
Pria itu pun mengayunkan tangannya ingin meninju Alfazro, Alfazro pun mendorongnya kebelakang membuat ia terjerembab ke tanah.
Pria itu Bagun lagi dan ingin memukuli Alfazro. Alfazro pun menarik tangannya lalu melemparnya.
Alfazro membuka ikatan tali tersebut dan tali itu terbuka. Sang ibu langsung memeluk anaknya yang menangis tersebut.
"Terima kasih sudah menolongku," ucap ibu itu sambil menangis.
"Sama-sama." angguk
Pria itu bangun lagi dan ingin memukuli Alfazro secara membabi buta, Alfazro pun menarik tangannya lalu memukul kepala pria itu. Terlihat ia menjadi pusing dengan mata sayupnya.
Lama-kelamaan ia pun pingsan dan jatuh ke tanah.
Ibu itu pun menjadi lega sambil memeluk anaknya.
"Terima kasih ya sudah membantu ku Dek. Aku harus lapor pak RT dulu masalah ini lalu menceraikannya dan pergi jauh dari sini, dari pada nanti aku di bunuh olehnya," ucap ibu itu.
"Iya, lebih baik begitu Buk, lagian meskipun ia masuk penjara, paling tahanannya beberapa tahun, setelah keluar ia pasti akan mencari ibu lagi dan takutnya ia pasti akan membalas dendam," ucap Alfazro.
"Iya." angguk ibu itu.
"Ya sudah, aku ikat dia dulu ya, takutnya nanti dia tiba-tiba bangun dan kembali menyerang kita," ucap Alfazro berjalan mendekati pria itu.
Dan benar saja, pria itu tiba-tiba saja bangun dan ia menarik leher Alfazro membuat Alfazro terjatuh.
Ibu itu pun menjerit ketakutan dan ia pun lari ke depan rumah untuk memanggil orang-orang untuk meminta bantuan.
Pria itu menindih tubuh Alfazro dan mencekik lehernya, Alfazro menahan tangan pria itu agar tidak mencekiknya lalu dengan kuat membalikkan tubuhnya dan pria itu pun terjatuh di tanah.
Alfazro langsung menarik kedua tangan pria itu lalu memutarnya kebelakang dan menahannya dengan kuat.
"Lepaskan! Lepaskan!" teriak pria itu berusaha untuk melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Alfazro. Akan tetapi Alfazro menahannya dengan kuat.
__ADS_1
Para orang-orang pun datang dan menghampiri Alfazro.
"Tolong! Suami saya menggila! Tolong tangkap dia!" teriak ibu itu panik.
Para warga pun datang dan ikut memegang pria tersebut, mereka mengikat tubuh pria itu dengan tali dan memboyongnya membawanya ke depan.
"Kau berulah lagi Amir!" teriak pak RT murka.
"Dia … Dia tidak memberi ku uang! Beri aku uang!" teriaknya.
"Sepertinya dia ini sungguh tidak bisa kita tangani, kita harus lapor polisi. Dia ini sudah tidak bisa di nasehati, biarkan saja polisi yang mengurusnya," ucap pak RT melihat ke arah ini itu.
"Aku setuju saja Pak RT, saya kerap kali di pukuli setelah pulang dari mabuk dan meminta uang. Sedangkan dia saja nggak kerja, saya yang kerja, pulang-pulang minta uang. Saya sudah nggak tahan lagi hidup dengannya, terserah Pak RT saja mau gimanakan dia, aku mau pergi saja dari tempat ini," ucap ibu itu dengan mata berkaca-kaca sambil memeluknya.
Pak RT terdiam sejenak karena ia merasa sedih. "Jika itu adalah keputusan mu dan terbaik untuk mu … lakukanlah. Semoga engkau dan anakmu menemukan kebahagiaan," ucap pak RT.
"Terima kasih Pak RT, terima kasih semuanya. Terima kasih ya Dek, sudah datang membantu ku. Terima kasih banyak," ucapnya. Ia pun masuk ke dalam rumahnya untuk segera membereskan pakaiannya.
Sedangkan warga membawa pria Tiu ke kantor polisi.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mendapat penambahan saldo sebesar 7.000.000]
[Selamat Anda mendapatkan 2 buah robot pembersih]
[Selamat Anda mendapatkan 100 poin]
[Saldo \=32.000.000]
[Kecepatan \=20]
__ADS_1
[Kelincahan \=20
[Kekuatan \=20]
[Kecerdasan \=20]
[Level \=9]
[Poin \=300]
[Reward\= 2 buah robot pembersih]
Setelah sampai ia di rumah, Alfazro pun membuka pintu rumahnya terlihat 2 orang itu sudah terkapar kelelahan.
"Hey! Apa sudah di bersihkan semua?" tanya Alfazro.
"Sudah, apa nggak lihat semuanya sudah bersih," jawab Rendi kesal saat mendengar pertanyaan Alfazro di saat ia kelelahan.
"Oke, aku akan cek, apa kalian benar-benar bekerja atau tidak," ucap Alfazro mengambil ponselnya lalu melihat CCTV di sofa sultannya.
"Oke, semuanya sudah kalian kerjakan, hanya saja tidak tahu bersih atau tidaknya mari kita cek," ucap Alfazro.
Alfazro berjalan ke sebuah ruangannya.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Alfazro pun mengklik gambar robot dan secara otomatis robot itu pun keluar dari system'.
Alfazro menekan tombol on dan robot itu berjalan.
[Kebersihan, kebersihan]
__ADS_1
Kedua robot itu pun berjalan keluar dari ruangan dan berjalan di lantai.
"Wah ada robot ada robot," ucap Leo antusias.