System Rich Over Famous

System Rich Over Famous
BAB 32


__ADS_3

"He-he-he, ini baru permulaan, ayo kita lihat foto selanjutnya," ucap Alfazro.


Alfazro pun memperlihatkan foto selanjutnya adalah foto keduanya sambil tersenyum.


"Hentikan itu!" teriak Ando berlari ke arah Alfazro dan mendorong Alfazro. Alfazro pun terjatuh dan ia memegang tombol enter dan terputarlah video papa Andi yang sedang menyuapi sekretarisnya.


Ando langsung menghentikannya. "Apa-apaan ini! Kalian susah mencemari nama baik ku maka sekolah kalian akan ku tuntut!" teriak Ando dengan wajah memerah hingga keluar uratnya.


"Tuan Ando, ini adalah bukti bahwa ucapan murid kami benar, Anda tidak bisa menuntut apa pun sekolah kami!" ucap kepala sekolah tegas.


"Tidak! Ini tidak benar! Tidak!" teriak Ando mengambil laptop lalu menghempaskannya, ia juga membanting proyektor itu lalu menginjaknya.


"Ini menandakan jika Anda benar-benar bersalah, saya bisa menuntut atas nama kasus kerusakan material. Alfazro, apa kamu punya buktinya lagi?" tanya kepala sekolah.


"He-he-he, tenang saja aku bahkan bisa salin sepuluh kali banyaknya," ucap Alfazro.

__ADS_1


"Simpan, kita jadikan buktinya," ucap kepala sekolah.


"Apa! Kalian keterlaluan! Berikan salinannya! Atau kalian menyesal!" teriak Ando naik pitam. Ia mengejar Alfazro.


"Jika berani kau mengejar ku maka Video mu akan ku kirim ke media sosial," ucap Alfazro mengangkat tangannya dan jempolnya pas di tulisan kirim.


"Tidak! Berikan ku salinannya!" teriak Ando berusaha mengambil ponsel Alfazro.


Tadinya Alfazro hanya ingin menakuti saja, tapi karena di senggol oleh tangan Ando dan jempolnya pun terpencet tulisan kirim dan video itu pun terkirim.


"Sialan kau!" teriak Ando mengangkat tangannya ingin memukul Alfazro.


"BERHENTI! Jika kau berani memukul murid ku maka hukuman mu akan berat, sekali pun kau banyak uang itu tidak akan berguna," ucap kepala sekolah membela Alfazro.


"Apa! Cepat hapus salinan itu!" sergah Ando.

__ADS_1


"Sudah terlambat, video itu sudah terkirim, kau sendiri yang membuat aku memencet tanda kirimnya," ucap Alfazro.


"Aku akan bertanggung jawab masalah ini, aku yang akan menjadi saksi jika Anda yang membuat murid ku yang mengirimnya," ucap kepala sekolah.


"Kalian benar-benar ingin membuat ku marah!" teriak Ando dengan suara yang sudah hampir habis karena dari tadi berteriak terus.


Video itu pun cepat tersebar, hingga sampai ke media sosial milik istrinya. Karmila membuka ponselnya dan melihat video suaminya bersama sekretarisnya, mereka sedang bermesraan. Di tambah lagi Ando merangkul pundak sekretarisnya dan sekretaris tersenyum senang, ia menyenggol Ando dengan genit dan Ando pun menyuapi sekretarisnya dan mereka tertawa bersama. Terlihat jika itu adalah pasangan serasi.


"Papa! Papa! Apa yang sudah kau lakukan? Kau … Kau benaran selingkuh dengannya?" tanya Karmila menahan nafasnya.


"Itu … Tidak, kami … kami hanya melakukan untuk proyek drama, iya proyek drama," jawab Ando mengelak.


"Proyek drama macam apa itu? Kalau proyek drama kenapa orang tidak tahu? Kau juga sangat marah saat aku mengeksposnya? Kau berdalih agar tidak ketahuan gitu? Kalau beneran ini proyek drama kenapa harus kau dan sekretaris mu? Apa kau ingin buat film perselingkuhan? Kalau begitu mana rekamannya?" tanya Alfazro membuat Ando tak bisa berkata-kata.


"Istri ku, percayalah, itu hanya untuk proyek drama saja kok," ucap Ando memohon.

__ADS_1


__ADS_2