System Rich Over Famous

System Rich Over Famous
BAB 25


__ADS_3

"Ow, kalian punya senjata tajam rupanya ya," ucap Alfazro.


"Heh! Kenapa? Kamu takut? Jika takut maka biarkan kami pergi," ucap begal itu.


"Enak saja aku membiarkan kalian pergi, jika aku membiarkan kalian pergi maka kalian pasti akan mencari mencari mangsa lain," ucap Alfazro.


"Oh, jadi kau memang ingin mati ya, kalau begitu mati saja kau!" teriak mereka yang menyerbu ke arah Alfazro dan menyerang Alfazro.


Alfazro pun menghindar serangan dari senjata tajam mereka.


'Waduh, jika seperti ini maka aku akan terluka, aku harus pikirkan sesuatu,' batin Alfazro.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Di saat sedang menghindar, Alfazro mencari sesuatu di systemnya.


"Oke! Aku menemukannya," ucap Alfazro.


[Gunakan poin untuk kekebalan tubuh dari senjata tajam]


[Kekebalan senjata tajam di aktifkan]


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…

__ADS_1


40%…


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


[Poin Anda di potong 20 poin]


[Sisa poin Anda 80 poin]


"Hm … Sepertinya sudah di aktifkan," ucap Alfazro.


Mereka juga terkejut karena senjata tajam mereka tidak berfungsi di tubuh Alfazro. Mereka pun kembali menyerang Alfazro, tapi untuk kali ini Alfazro tidak menghindar.


Dan benar saja, senjata tajam itu kembali memantul.


"Apa? Tidak mempan?" tanya mereka bingung.


"Sudah puas belum memukulnya? Kalau begitu gantian aku yang memukul kalian," ucap Alfazro.


Alfazro menarik senjata tajam mereka lalu mengambilnya dan membengkokkannya. Alfazro langsung mematahkannya di hadapan mereka.


Pletak!


"Apa! Dia … Dia … Kaborrrrrrrrrrrrr!" teriak mereka ketakutan.

__ADS_1


"Hey! Mau lari kemana kalian hah! Tidak mau tanggung jawab kah?" tanya Alfazro menarik baju bagian belakang mereka.


"Tolong ampuni kami!" teriak kedua begal itu langsung berlutut.


"Apa kalian bilang? Minta ampun! Saat kalian melukai bapak itu apa kalian pernah pikirkan akan ada kejadian seperti ini? Kalian tidak akan di beri ampun," ucap Alfazro menarik kedua orang itu.


"Jika kami tidak di beri ampun kalau begitu kau kami akan mengajar mu dari pada tidak berbuat apa-apa," ucap mereka melayangkan tinjunya ke arah Alfazro.


Alfazro menghindar dan ia pun menarik kedua orang itu lalu menghempaskan ke tanah lalu melemparnya.


Bruuk!


"Aduuuuuh! Sakitnya," ucap mereka kesakitan, mereka berusaha bangun dan kembali menyerang Alfazro.


Alfazro menangkap tangan begal itu lalu menekukkan kebelakang dengan kuat. Akan tetapi datang temannya yang satu lagi melingkarkan tangannya di leher Alfazro dan menariknya kebelakang.


Alfazro tetap memegang tangan pria itu karena lehernya di tarik oleh teman begal itu, Alfazro pun semakin kuat memegang tangan pria itu dan akhirnya …


Krakkk!


"Aaaaaaaaaaaaa!" teriak begal itu kesakitan yang amat luar biasa karena tangannya patah.


"Eh, patah ya," ucap Alfazro. Ia pun memegang tangan teman begal itu lalu ia berbalik dan memutar tangan begal itu juga.


Karena begal itu berusaha menarik tangannya dengan kuat agar terlepas dari pegangan tangan Alfazro, Alfazro juga menyilangkan tangannya membuat tangan begal itu juga patah.


Krakkk!


"Aduuuuuh!" teriaknya kesakitan dan ia terjatuh di tanah sambil berguling-guling menahan sakit.


"He-he-he, siapa suruh kau menariknya, rasakan itu," ucap Alfazro menyengir.


"Aduuuuuh sakit! Cepat telpon Ambulan!" teriak mereka.


"Oh, mau telpon ambulan ya, rasanya rugi sekali hanya mematahkan tangan kalian, kalau begitu aku patahkan beberapa bagian yang lain," ucap Alfazro.

__ADS_1


__ADS_2