
"Baiklah sekretaris Mila, apa lagi yang harus aku tanda tangani?" tanya Alfazro.
"Oh iya Tuan, ada surat pengalihan perusahaan yang perlu di tandatangani. Berkas ini akan saya kirim kembali kepada pemilik pertama," ucap Sekretaris Mila mengambil beberapa berkas Dann meletakan di depan Alfazro.
Alfazro pun menanda tanganinya.
"Ini sudah selesai, ada apa-apa lagi?" tanya Alfazro.
"Tidak Tuan," jawab Mila menggeleng kepala.
Alfazro kembali melihat data perusahaannya yang sempat tadi menghilang. Ia memasukkan perusahaannya ke pasaran internasional agar perusahaannya bisa bersaing dengan perusahaan besar lainnya meskipun saat ini perusahaannya masih terkecil di banding perusahaan internasional lainnya.
Triring! Triring!
Triring! Triring!
"Hm … nomor apa ini?" tanya Alfazro memperlihatkan ke arah sekretaris Mila.
"Oh ini panggilan internasional Tuan," ucap sekretaris Mila.
"Oh begitu ya," ia pun segera mengangkatnya.
"Halo," jawab Alfazro.
"Hello, what is this with Mr. Alfazro?"
"Waduh, dia pake bahasa inggris, mana aku ngerti," ucap Alfazro pelan.
"Wait."
[Gunakan poin untuk bicara bahasa inggris]
Memuat…
Loading…
Mulai…
10%…
__ADS_1
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
[Poin Anda di potong 100 poin]
[Sisa poin Anda 900 poin]
[Bahasa inggris di aktifkan]
"Ya, saya sendiri," jawab Alfazro dalam bahasa Inggris.
"Saya adalah Joe, sekretaris perusahaan AZ ingin mengatakan jika perusahaan ini menjadi milik Anda, maka dari itu Anda di minta untuk datang ke Negera F untuk penyelesaian berkas-berkas kepemilikan. Kira-kira kapan Anda bisa datang?" tanya Joe.
"Hm … besok aku akan datang," jawab Alfazro mantap.
"Baik Tuan, saya akan menunggu kedatangan Anda," ucap Joe.
"Baiklah kalau begitu, setelah sampai di sana nanti akan saya beri tahu," jawab Alfazro.
"Baik Tuan."
Alfazro menarik nafas. Sebelumnya ia belum pernah keluar negeri, tapi karena sekarang ia orang besar, ia mungkin akan sering keluar negeri.
***
__ADS_1
Setelah menyelesaikan semua di perusahaannya, Alfazro pun kembali ke hotel untuk mengambil mobilnya.
Ia pun harus kembali pulang ke rumah untuk membereskan semua keperluannya untuk berangkat besok.
Ia pun melakukan mobilnya di jalanan.
Tuuut! Tuuut!
Tuuut! Tuuut!
"Halo," jawab buk Mei.
"Buk Mei, aku mungkin beberapa hari akan meminta izin," ucap Alfazro.
"Oh, kamu mau ke mana?" tanya buk Mei.
"Aku ingin keluar negeri untuk mengurus perusahaan ku."
"Oh begitu ya, kamu punya perusahaan di luar negeri, wajah kerena banget. Baiklah, Ibu akan beri tahu kepada kepala sekolah masalah ini, semoga sukses ya," ucap buk Mei.
"Terima kasih Buk."
[Ding Ding]
[Misi baru]
[Membantu seorang pengusaha yang saat itu di buntuti oleh rival bisnisnya]
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Alfazro meliah tempat lokasinya, tempat itu rupanya jalan yang sedang ia lalui saat itu.
Wushhhh!
Sebuah mobil melaju melewati mobilnya. Akan tetapi ada 3 buah mobil lagi yang datang dan melaju mengejar mobil pertama yang lewat.
"Oh itu ya." Alfazro pun langsung mengejar mobil tersebut.
__ADS_1
Alfazro berada di belakang mobil yang mengejar mobil pertama. Lalu ia menambah kecepatannya lagi hingga menyaingi mobil itu lalu ia pun melaju dan memelankan mobilnya saat sedang berada di depan mobil penjahat itu.
"Apa-apaan mobil itu?" tanya pengemudi yang mobilnya di halangi oleh mobil Alfazro kesal.