System Rich Over Famous

System Rich Over Famous
BAB 56


__ADS_3

"Hey! Apa-apaan kamu! Ini di tempat ramai, ayo pulang!" ajak pria itu marah dengan suara pelan sambil melihat sekeliling.


Ya, ada beberapa pengunjung di sana melihat kejadian tersebut, ada juga yang sedang mengangkat ponselnya untuk memvideokan kejadian tersebut.


"Biar! Biar sekalian kamu malu! Pria seperti mu harus di permalukan seperti ini baru tau diri! Ingat! Kau itu punya istri punya anak! Kau malah di sini makan dengan wanita lain! Dari pada buang uang nggak jelas begini lebih baik kau beri anak mu makan! Jika kau tidak ingin memberi kami makan jangan anggap anak mu itu sebagai anakmu!" tukas istri sahnya dengan mata memerah.


Pengurus Deval pun datang. "Maaf ya Bapak dan Ibu tenang sebentar ya, tidak baik bertengkar di sini bagaimana kita keluar dan selesaikan masalahnya," saran pengurus Deval.


"Bagaimana aku bisa tenang, kalau bisa ayo videokan masalah ini dan viralkan! Agar dia tak punya muka lagi!" teriak wanita itu geram.


"Aku ke sana sebentar ya, kamu di sini dulu," ucap Alfazro berdiri.


"Iya." angguk Alfazira.

__ADS_1


Alfazro pun menuju tempat pertengkaran itu.


"Maaf Pak, Buk, ayo saya bantu selesaikan masalah ini di luar ya, restoran ini adalah milik saya, jadi saya tidak mau kehilangan pelanggan saya karena ada kejadian yang tidak mengenakan ini, mohon di mengerti ya," ucap Alfazro tersenyum tapi menekan.


"Apa! Ini restoran milik Alfazro?" tanya Ado terbelalak. Saat itu mereka sedang bersembunyi di samping pintu karena penasaran dengan pertengkaran tersebut.


"Punya Alfazro? Masa sih?" tanya Deni menekuk alisnya.


Terlihat Alfazro, pengurus Deval dan ketiga orang itu keluar dari restoran tersebut dan menuju ke samping restoran.


"Wah benaran punya dia ya? Nggak nyangka jika dia ternyata orang kaya," ucap Ado menggeleng kepala.


"Berarti mobil itu juga punya dia, motor mahal kemaren juga punya dia, kira-kira dia tinggal di mana ya?" tanya Yoga penasaran.

__ADS_1


"Waduh, kalau semua itu benar miliknya berarti dia orang kaya donk, tapi kenapa selama ini kita tidak tahu ya?" tanya mereka kebingungan.


"Kita selesaikan masalah di sini," ucap Alfazro.


"Bagaimana aku bisa terima, di saat keluarganya butuh kasih sayang kau malah bermain api di belakang, kalau kau seperti ini apa untuk apa kau menikahi ku dulu! Kenapa tidak menikah dengannya!" teriak wanita itu mulai menangis.


"Tapi sebenarnya dia hanya rekan kerja Mas kok, kami nggak ada apa-apa, kamu aja yang salah sangka," ucap pria itu mencoba menjelaskan.


"Oh hanya rekan kerja ya, lalu kenapa mesra sekali, chat saja pakai panggil sayang, kau bahkan lebih romantis dengannya di banding aku yang mengurus mu dan mengurus anak-anak mu!" jawab wanita itu di balik air matanya ada mata yang menatap tajam.


"Dari mana kau tau? Kau memeriksa ponselku ya!" pria itu tampak marah.


"Kenapa memangnya, aku bahkan menyadap ponsel mu, makanya aku tau jika kau selingkuh! Aku tau di tempat pertemuan kalian! Aku yang sudah capek-capek mengurus rumah tangga tapi kau malah enak-enakan di luar, coba kau tanya pada perempuan ini apa mau dia mengurus anak-anak mu! Jika kau seperti ini, ingin mencari istri yang cantik terus, mau istri 10 pun tidak akan cukup bagi mu!" tukas wanita itu murka.

__ADS_1


__ADS_2