System Rich Over Famous

System Rich Over Famous
BAB 27


__ADS_3

"Sejak kapan? Bukankah kalau punya uang boleh makan di sini?" tanya Alfazro menekuk alisnya melihat ke arah pegawai yang berdiri di sampingnya.


"Masalahnya uang kamu memang cukup buat makan di sini? Kamu kan miskin, pergi sekolah aja naik sepeda, sok-sokan makan di restoran mahal," ucap Asmara dengan gayanya yang lebai.


"Asal ada uang dan tidak ngutang siapa saja bolehkan makan di sini?" tanya Alfazro lagi.


"Iya boleh." angguk pegawai itu.


"Kalau kau beneran punya uang mana uang mu? Keluarkan?" tantang Asmara.


"Aku nggak punya uang Cash, tapi aku punya black card," ucap Alfazro mengeluarkan black card dari saku celananya.


"Ini coba cek saldonya," ucap Alfazro. Pegawai itu mengambil black card tersebut dan memasukkan ke mesin pembayaran dan mengecek saldonya.


"Saldonya lumayan banyak kok, masih cukup 10x makan lagi di sini," jawab pegawai itu.


"Weee dengar tuh," ejek Alfazro.


"Cuma 10x makan, aku bisa 100x makan lagi di sini," balas Asmara tak mau kalah.


"Yang pentingkan aku punya uang, masalah buat kamu! Aku yang makan kok kamu yang sewot," ucap Alfazro mengambil buku menu itu.

__ADS_1


"Miskin ya miskin aja, sok-sokan mau makan di tempat mewah," ucap Asmara menjulingkan matanya.


"Kenapa memangnya? Toh restoran ini juga bukan punya bapak Lo, kalau kamu nggak mau ada orang miskin makan di sini, sana bikin restoran sendiri dan hanya berpenghuni keluarga kalian saja," ucap Alfazro.


"Cih! Menyebalkan kamu ya!" denggus Asmara kesal ia berdiri dan menepuk mejanya membuat beberapa orang melihat ke arahnya.


"Maaf Nona Tuan, di sini tempat makan, jika kalian ingin ribut silakan keluar," ucap pegawai itu menengahi.


"Aku datang untuk makan, usir saja orang yang buat onar," ucap Alfazro menyengir.


"Apa kamu bilang?" Asmara membulatkan matanya melihat ke arah Alfazro.


Alfazro tersenyum di balik buku menu itu melihat ke arah Asmara.


"Aku sudah selesai makan, sungguh nggak mood makan lihat orang miskin ada di sini!" denggus Asmara kesal dan mengajak teman-temannya untuk pergi.


"Nona, sebelum pergi bayar dulu!" panggil pegawai itu.


Asmara terdiam dan ia berbalik badan.


Alfazro tak bisa menahan tawanya dan ia pun tertawa.

__ADS_1


"Ha-ha-ha, sok-sokan jadi orang kaya, makan habis makan kabur," ujar Alfazro cekikikan.


"Tuan," sapa pegawai itu melihat ke arah Alfazro agar Alfazro diam.


"Eh, maaf-maaf," ucap Alfazro yang masih menyimpan tawanya sambil tersenyum.


"Berapa!" tanya Asrama kesal.


"Semuanya 1,5 juta," jawab pegawai itu.


Dengan kasar, Asmara mengambil uang dari tasnya dan memberikan kepada pegawai tersebut dan ia menyelonong pergi dari pada ia mendapatkan ejekkan dari orang yang ia ejek tadi.


"Haishhhh, mau makan aja mendadak ketemu gorila dulu. Mbak, aku mau pesan ini satu ya sama minuman ini satu," pesan Alfazro.


"Baiklah, tunggu sebentar ya," ucap pegawai itu mengambil buku menu dan ia pun kembali menuju dapur.


Tak lama kemudian, makanan pesanan Alfazro pun datang dan pegawai itu menghidangkan makan tersebut di atas meja.


Tanpa pikir panjang lagi Albezro melahap makanannya karena perutnya sudah kelaparan.


Di saat ia sedang asik makan, pemandangan yang luar biasa ia lihat.

__ADS_1


__ADS_2