
Bus pun melaju dan akhirnya mereka pun sampai di tempat perkemahan. Saat sampai di sana jam sudah menunjukkan pukul 11:20 menit.
"Baiklah anak-anak semua, kalian berkumpul ya, Bapak akan beri kalian kelompok. Untuk satu kelompok terdiri dari 4 orang. Yang pastinya untuk anak laki-laki dan perempuan terpisah tempatnya ya. Bapak akan memberi nama sesuai urutan absen saja," ucap pak Hendra.
Pak Hendra pun mengambil absen setiap kelas dan mulai menyebutkan nama-nama kelompok tersebut.
Kelompok Alfazira terdiri dari Agi, Alfazira, Ami dan Adinda.
Kelompok Alfazro terdiri dari Alfazro, Alfi, Ali dan Atta.
"Kelompok yang sudah di beri silakan untuk membangun tendanya yang sudah di siapkan," ucap pak Hendra.
Mereka yang sudah di beri kelompok menuju sebuah mobil yang mengangkut perlengkapan kemah.
"Wah, nggak nyaka kita satu kelompok," ucap Alfi melingkarkan tangannya di leher Alfazro.
Mereka pun mengambil satu tenda yang memang hanya cukup untuk 4 orang tidur di dalamnya.
__ADS_1
"Untung saja tenda yang langsung bisa di pasang, jika tidak kita pasti akan repot untuk mengurusnya," ucap Alfi.
Setelah membentanginya, mereka kembali ke bus untuk mengambil tas milik mereka masing-masing dan memasukkan ke dalam tenda agar tenta tetap berat dan tidak tidak terbawa angin.
"Akh, setengah harian di perjalanan cukup membuat sakit pinggang juga," ucap Ali memukul pinggangnya.
"Ayo anak-anak semuanya, siapa yang sudah selesai memasang tenda ayo berkumpul di lapangan!" terdengar suara pak Hendra dari sebuah toa.
Sebelah kiri ada tenda untuk anak laki-laki, dan sebelah kanan ada tenda untuk anak-anak perempuan dan di tengah-tengah adalah lapangan untuk mereka berkumpul. Bukit itu cukup luas untuk di penuhi beberapa ratus orang.
"Karena ini sudah tengah hari, kalian semua sudah laporkan?" tanya Pak Hendra selaku wakil kepala sekolah.
"Baiklah, para guru sudah membawa nasi bungkus khusus siang ini saja ya, setelah makan kalian istirahat sejenak lalu kita bersama-sama mencari kayu bakar untuk masak makan malam," ucap pak Hendra lagi.
Semua anak berkumpul dan berbaris, mereka mendapatkan jatah untuk makan siang.
"Kamu bawa makanan apa?" tanya Alfi.
__ADS_1
"Aku hanya bawa makanan ringan saja," jawab Alfazro.
"He-he-he, aku ada bawa masakan Mama ku nih, daging asam pedas kesukaan ku," ucap Alfi mengeluarkan sebuah kotak makan yang penuh dengan daging sapi.
"Wuuuwww! Mantap nih," ucap Alfazro.
Mereka pun bersama-sama makan dengan lahap, Alfi juga enak di ajak berteman.
Sekelebet cahaya lewat tidak jauh dari tenda mereka seperti bayangan asap hitam yang tipis.
Akan tetapi Alfazro tidak menggubrisnya karena ia pikir itu hanya asap biasa, entah mungkin yang lain ada yang membakar sesuatu dan asap itu di bawa angin.
"Oh ya, terakhir kali orang berkemah di sini kapan?" tanya Alfazro.
"Mana ketehek, kau malah tanya pada ku," ucap Alfi.
"Terakhir kemah di sini 2 bulan yang lalu, waktu itu terakhir Abang ku yang berkemah di sini bersama teman-temannya, tapi setelah pulang dari sini salah satu temannya ada yang sampai sekarang tidak keluar dari kamarnya," ucap Atta tiba-tiba yang mulutnya penuh dengan nasi.
__ADS_1
"Ha? Kenapa? Tapi tidak ada berita masalah itu?" tanya Alfi.