
Disisi lain.
Hampir menjelang sore,shing ming dan juga putri nuan masih duduk diatas pelana,sambil sesekali menarik erat kuda nya,menghentakkan kaki nya seirama,dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan,
Bagaikan anak panah,mereka berdua melesat menelusuri rimbun nya pepohonan,tanpa sedikit pun menghentikan laju nya.
Tak terasa,senja telah menempati posisi nya,sang surya berjalan teratur meskipun lambat menuju singgasana nya.,langit mulai redup,bertanda hari mulai petang,
Saat ini mereka berdua hampir memasuki gerbang kota hangzhou,
Melihat banyak kerumunan yang berbaris teratur,shing ming dan juga putri nuan menghentikan kuda nya.
Tanpa sadar mereka berdua akhirnya telah sampai di gerbang masuk kota hangzhou.
Satu tahap tujuan nya telah terselesaikan.
Keduanya pun berhenti dan turun tidak jauh dari gerbang masuk kota,sekitar 25 tombak shing ming dan putri nuan menancapkan langkah, sambil sesekali shing ming mengedarkan pandangan nya,melihat sekitar,
Disana terlihat banyak kerumunan orang orang yang datang dan pergi,hilir mudik dari berbagai daerah untuk memasuki kota hangzhou tersebut,
Perlu di ketahui,kota ini terletak di sebelah barat kerajaan ming,
Gunung huashan merupakan batas diantara dua kerajaan besar tersebut.
kota ini,merupakan pusat kemajuan perekonomian kekaisaran tang,ratusan hektar wilayah ini,didayagunakan oleh penduduk nya untuk bercocok tanam,
Berbagai macam tumbuhan rempah,bahkan umbi umbian banyak tersedia,hal itulah yang membuat nama kota hangzhaou sangat dikenal.
Salah satu ikon yang menonjol dari kota ini adalah teh nya,,
Kota hangzhaou merupakan penghasil teh terbesar,hingga teh longjie tercipta di tempat ini.
Teh yang sangat terkenal,dan terbukti keharuman nya.
Sebagian besar wilayah ini,terdapat hamparan teh yang begitu luas,banyak pedagang yang menjajakan dagangan serupa memenuhi kota tersebut,hingga suasana harum semerbak tercipta di area ini,
kota ini memiliki pemandangan alam yang sungguh indah,bahkan banyak orang yang menyebut bahwa kota ini merupakan sebuah kota surga dunia.
**
Kota hangzhou merupakan daerah kekuasaan kekaisaran tang,
Semua peraturan di jalan kan dibawah naungan kekaisaran tang yang agung.
Maka dari itu,dibutuhkan tanda pengenal bagi siapa saja yang ingin memasuki kota ini,
__ADS_1
Tak heran bagi setiap orang yang tidak mempunyai identitas diri sebagai warga resmi kekaisaran tang,maka tidak akan diijinkan untuk memasuki kota tersebut.
Kewaspadaan prajurit sangat tinggi,hingga hukuman berat akan diberikan bagi penyusup yang dengan sengaja memasuki kota ini,
"Tuan muda,bagaimana cara kita memasuki kota,penjagaan nya sangat ketat,"
Ucap putri nuan,sengaja menoleh ke arah pemuda di samping nya tersebut,membuka percakapan.
Shing ming diam sejenak,merenungkan perkataan dari putri nuan,tidak mungkin bagi nya untuk menerobos masuk,itu sama hal nya memulai sebuah pertempuran,
Meskipun sebenar nya,sangat mudah bagi shing ming untuk mengalah kan semua penjaga gerbang tersebut,
Terlihat,sekitar 100 prajurit kerajaan tang melakukan pemeriksaan bahkan patroli di sekitar gerbang masuk kota hangzhou,
Mereka sangat arogan,bahkan tidak jarang para prajurit itu memeras siapa saja yang memasuki kota tersebut,alasan nya sangat sederhana yaitu penarikan upeti kerajaan.
"Aku punya cara tersendiri nona,"
"Percayakan semua nya padaku,!" ucap shing ming seraya tersenyum kecil kerah putri nuan,
"Bagaimana cara nya?apakah kita habisi saja mereka semua," balas putri nuan,masih menatap pemuda itu yang tak lain adalah shing ming.
"Tidak,kita tidak boleh memicu peperangan,masih ada jalan lain yang kemungkinan besar akan berhasil,"
"Nona,masuk lah ke dunia jiwa ku,bawa serta kudamu,dan juga kuda ku,sisa nya serahkan kepadaku,"
Ucap shing ming meyakinkan,seraya menatap tajam kearah putri nuan,
Putri nuan yang melihat tatapan pemuda disamping nya itu seketika menundukkan kepalanya,dia tak kuasa menahan getaran,tatkala kedua mata mereka bertemu.
Putri nuan menganggukkan kepala nya seraya bergumam lirih,
"Baik lah,saya ikuti saran tuan muda,"
Ucap putri nuan masih menundukkan kepalanya.
Seketika shing ming menarik nafas dalam dalam,lalu merapalkan sebuah mantra,
Cahaya keemasan tiba tiba muncul,cahaya itu bergerak cepat membungkus putri nuan beserta kuda kuda tunggangan nya,
Dalam satu tarikan nafas,putri nuan beserta kuda kuda itu menghilang dari tempat nya berdiri,kemudian secepat kilat muncul kembali di dunia jiwa milik shing ming,
Dalam setengah kesadaran,putri nuan membuka kedua mata nya.
Bagi putri nuan,tempat ini merupakan sebuah tempat yang sudah tidak asing lagi,karna beberapa waktu yang lalu,putri nuan telah memasuki dunia kecil milik shing ming ini,tatkala terkena racun yang dilancarkan oleh para pengikut ketua kaibo.
__ADS_1
Dan ditempat ini lah, putri nuan dirawat oleh shing ming.
Disisi lain,shing ming kelihatan sangat tenang,wajah nya sedikit tersenyum memancarkan kepercayaan diri nya yang sangat besar.
Rencana nya dia ingin menggunakan tekhnik ilusi,
Benar saja,dalam satu tarikan nafas,sosok seorang kakek dengan wajah tua renta sedang berdiri mematung dimana shing ming berdiri sebelum nya,
Shing ming telah mengganti wujud nya menjadi sosok kakek tua tersebut,
Dengan perlahan namun pasti,sosok tua tersebut,berjalan menuju pintu gerbang kota hangzhou,dimana dalam gerbang itu,terdapat ratusan prajurit tang yang sedang berjaga disana,
"Hai pak tua,tunjukkan identitas mu,"
Teriak salah satu penjaga gerbang,yang memiliki suara sedikit berat tersebut,
Melihat dirinya dipanggil,shing ming menghentikan langkah nya,dan menoleh kearah pemuda yang berjalan mendekati nya tersebut.
"Tuan,anda memanggil saya,?" ucap shing ming,pura pura ketakutan.
"Benar pak tua,tunjukkan identitas mu,"
ucap penjaga itu seraya menatap shing ming dengan tajam.
"Maaf kan hamba tuan,hamba telah menjatuhkan identitas saya," ucap shing ming beralasan.
"Maafkan orang tua yang bodoh ini," tambah shing ming dengan berpura pura ketakutan,
Nampak beberapa prajurit penjaga lainya menghampiri shing ming,
"Asan,biarkan dia masuk,"
"Jangan mempersulit nya,orang tua seperti itu,apa yang dia punya,"
Ucap salah satu prajurit penjaga itu kepada rekan nya yang bernama asan tersebut,yang saat ini sedang menginterogasi shing ming,
"Diam lah!!,aku tau yang harus aku lakukan," ucap asan setengah berteriak kepada rekan nya yang baru saja berbicara tersebut,
Asan menatap orang tua yang berada di depan nya tersebut,dalam pikiran nya,apa yang dikatakan oleh rekan nya nya itu memang benar,orang tua ini bukan merupakan ancaman.
"Pak tua,hari ini kau sangat beruntung,masuk lah,temui kepala desa mu,segera minta identitas yang baru,"
Ucap asan,dengan nada menghentak kepada shing ming,sambil membukakan pintu,membiarkan orang tua itu masuk.
"Baik tuan,terimakasih telah membiarkan orang tua ini masuk,." ucap shing ming yang saat ini mengubah dirinya menjadi sosok pria tua,dia berlalu dari tempat itu,dengan berjalan membungkukkan tubuh nya,menghayati peran.
__ADS_1
***
Bersambung