
Mereka berempat masuk disebuah ruangan yang cukup luas,didalam nya terdapat beberapa kursi-Kursi dari bambu,mereka tertata dengan rapi dan rapi,
Beberapa vas bunga diletakkan berderet di sebelah pojok ruangan dengan bunga hidup didalamnya,menambah kesan cantik ruangan itu,penataan ruangan ini juga sangat rapi,hingga banyak menyita perhatian bagi setiap orang yang melihatnya,termasuk juga shing ming dan Putri Nuan,
Mereka nampak tersenyum riang melihat suasana yang begitu menyegarkan di ruangan itu.
Tak ketinggalan,sebuah lukisan keindahan alam yang berukuran panjang juga menempel di sebelah timur dinding ruangan tersebut,lukisan itu mirip dengan garis keindahan suasana alam desa ini.
Terlihat sebuah pemandangan berupa rerumputan hijau yang merupakan tanaman padi,dengan wajah perbukitan yang menjulang kokoh mengelilingi hamparan hijau nan luas tersebut,begitu berwarna dan sangat indah.
Dapat dipastikan bahwa bagi setiap pengunjung yang melihat lukisan pemandangan itu,akan memahat indah di benaknya kesan adem dan suasana menyegarkan jika menatap lekat lukisan itu.
Tempat ini memeng ditata sedemikian rupa agar setiap pengunjung nya merasa nyaman dan juga betah tinggal di rumah ini,
Shing ming beranggapan,mungkin dalam beberapa waktu ini sering ada pengunjung yang singgah, atau bisa dikatakan orang asing dari luar daerah banyak yang datang,bahkan sering menginap ditempat ini.
***
Kepala desa jangyu mempersilahkan ketiganya untuk duduk disebuah kursi bambu dengan meja kayu berukuran besar berbentuk persegi panjang ditengah nya,
Dengan meninggalkan senyum,jangyu masuk kedalam sebuah ruangan kecil disudut rumah itu.dia keluar dengan membawa sebuah nampan yang diatas nya terdapat beberapa gelas yang diisi minuman jenis anggur hutan,kemudian menghidangkan nya diatas meja.
Penyambutan yang sungguh luar biasa baik dan sopan.
"Tuan muda mari diminum,"
"Ini adalah minuman khas desa ini."
Ucap kepala desa jangyu mempersilahkan sembari tersenyum kecil menatap shing ming dan putri Nuan.
Shing ming menganggukan kepalanya seraya berkata:
"Minuman jenis apa ini tuan jangyu?"
"kelihatan nya sangat enak,dan aromanya begitu harum."
Shing ming mengambil segelas kecil dan langsung meminum nya,tanpa ragu sedikitpun.
Kepala desa jangyu yang melihat semangat dari tamunya itu,merasa sangat senang dan tersenyum gembira.
kesan jangyu terhadap pemuda tampan ini sangat istimewa,baginya pemuda ini sangat berbeda.
"Ini adalah sari buah anggur hutan,rasanya sangat enak dan menyegarkan,"
"Mari minum lagi tuan muda,"
"Kami masih mempunyai banyak."
Ucap kepala desa jangyu mengisi gelas nya lagi dengan menggunakan teko.
Putri Nuan menatap keakraban kedua nya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun,dia hanya tersenyum masam melihat shing ming yang berada persis disebelah nya.
__ADS_1
Shing ming yang merasa dirinya ditatap oleh Putri Nuan,segera membalas nya dengan sebuah anggukan,seraya mengalihkan pandangan nya ke tuan jangyu,dengan ketenangan yang tinggi,kemudian berkata,
"Tuan jangyu,kami berdua datang kesini,sebenar nya ingin meminta ijin untuk menginap,"
"Apakah kami boleh?"
Jangyu yang mendengar suara itu berasal dari mulut pemuda didepan nya,segera saja menganggukkan kepalanya seraya berkata:
"Boleh tuan muda,
"Boleh..."
"Maaf jika membuat anda merasa tidak nyaman,"
kepala desa jangyu menatap adiknya yang duduk persis didepan nya,seraya berkat:
"Tangli antar kan tuan muda shing ming dan putri Nuan ke kamar nya,"
"Biar kan mereka berdua beristirahat."
Shing ming menatap tuan jangyu lekat lekat kemudian mengeluarkan 10 koin emas dari saku penyimpannya,dan menyerahkan nya kepada kepala desa jangyu,namun sebelum itu shing ming berkata:
"Terimakasih tuan jangyu atas kebaikan anda,"
"Satu hal lagi tuan jangyu."
"Kami berdua ingin masakan terbaik di desa ini,"
"Apakah koin ini cukup?"
Jangyu yang melihat beberapa kepingan emas itu tampak tersenyum senang,baginya sudah beberapa tahun terakhir ini,dia tidak pernah memiliki kepingan uang emas tersebut,dia hanya mempunyai beberapa kepingan uang perak dan perunggu.
Jangyu menganggukkan kepala nya,seraya berkata:
"Cukup tuan muda,ini lebih dari cukup.."
"Baik lah,akan segera saya siapkan,"
"Tuan muda dan nona muda silahkan beristirahat terlebih dahulu."
kepala desa jangyu meminta adik nya tangli untuk mengantarkan kedua tamu tersebut ke kamar yang sudah disiap kan,ada beberapa kamar yang memang khusus untuk para pengunjung.
Akhir nya shing ming dan lainya beranjak dari ruangan itu,dipimpin oleh tangli mereka menuju ke sebuah kamar yang telah disediakan.
***
Mereka bertiga berdiri di sebuah kamar,tangli menatap kenalan baru nya itu lekat lekat kemudian berkata:
"Tuan muda dan nona muda,saya ingin berpesan,"
"Sebenarnya ini sangat rahasia,namun melihat kebaikan tuan muda dan nona muda,saya mengecualikan nya,"
__ADS_1
"Tidurlah lebih awal,jangan keluar dari rumah ini selepas pukul 10 malam,"
"Karna akan sangat berbahaya bagi tuan muda dan nona muda,"
Shing ming dan putri Nuan yang mendengar pernyataan dari tangli mengerutkan dahi nya,
Shing ming menatap tangli dengan serius dan berkata:
"Bahaya apa yang sering muncul tuan tangli?"
"Hingga membuat anda sekuatir ini?"tanyanya sopan.
Tangli tidak pernah mengira,bahwa kedua tamu yang berdiri tepat berada didepan itu adalah seorang ahli bela diri dan juga pendekar sejati.
Tangli tersenyum masam seraya berkata:
"Beberapa hari belakangan ini,setiap malam,desa kami diresahkan oleh kedatangan hewan jadi jadian penghisap darah,"
''Banyak dari warga desa ini yang sudah menjadi korban keganasan nya,"
"Sudah banyak upaya yang kami lakukan,"
"Salah satu nya,kami juga sudah mendatangkan banyak pendekar dari kota untuk membunuh mahluk itu,namun sejauh ini,para pendekar tersebut belum berhasil menangkap nya,"
"Malah banyak dari para pendekar itu tewas dalam pertarungan melawan hewan jadi jadian tersebut."
Tangli menundukkan kepala nya,memandang sedih ketanah,
Shing ming mengerti penderitaan yang dirasakan tangli dan desa ini,dia menganggukan kepalanya dihadapan tangli,seraya berkata:
"Terimakasih tuan tangli atas nasehat anda,"
"Kami berdua akan sangat berhati hati dan menjaga sikap."
"Baik lah,kami berdua masuk dulu dan beristirahat."
Tangli yang mendengar suara itu,kemudian kembali menaikkan kepalanya berusaha tersenyum dan kembali berkata:
"Baik lah tuan muda dan nona muda,"
"Maaf membuat kalian berdua menunggu."
"Silahkan anda beristirahat,kalau tuan muda dan nona muda butuh apa apa,"
"Kalian berdua bisa mencari ku,saya juga tinggal di rumah ini,kamar paling ujung."
Ucap tangli seraya menunjukkan letak kamar nya dengan jari telunjuk.
Shing ming dan Putri Nuan menganggukkan kepalanya tanda mengerti, kemudian mereka berdua membuka pintu dan masuk ke kamar nya masing masing,
Antara shing ming dan putri Nuan,mereka memiliki kamar yang bersebelahan,jadi sangat mudah bagi mereka berdua untuk berkomunikasi,serta menjaga satu dengan yang lainya.
__ADS_1
****
Bersambung...