
Raja naga melangkah dengan mantab mendekati kubangan itu,dia mulai mengedarkan pandangan nya mencari sosok bocah kecil yang membuat nya menahan amarah beberapa saat yang lalu.
Asap berlahan mulai memudar,menghilang tersapu angin,raja naga tidak menemukan apapun disana.
Hanya ruang kosong yang telah raja naga hancurkan,
Suara yang familier terdengar sayup sayup namun jelas ditelinga raja naga,
"Anda mencariku tuan raja?"Shing ming menatap raja naga dan mengeluarkan senyum khas nya.kemudian di berjalan dan berkata;
"Jangan anggap aku akan kalah dengan mu semudah itu,"
"Anda terlalu dini untuk merayakan kemenangan mu!",
"Bocah sombong matilah!!!",raja naga melemparkan trisula nya dan mengarahkan nya tepat di kepala shing ming,
Tidak hanya itu,raja naga melesat menyusul trisulanya dari belakang kemudian menghantamkan bola api yang berwarna merah yang keluar dari telapak tangan nya.
Haiya....duarrr...domm..booom..
Aula pertemuan yang awal nya cantik dan tertata rapi , kini menjadi medan pertempuran antar dua pendekar tingkat tinggi itu,
Semua bawahan raja naga dan tetua lainya segera menyingkir dari tempat itu, mereka melesat pergi membantu pasukan lain yang berada di dalam pintu gerbang,mereka mendengar ada serangan lain dari luar istana naga.
Disisi lain...
Pasukan yang dipimpin oleh tetua kim dan raja golem melancarkan serangan panah yang berderet deret,anak panah itu berhasil menghantam satu persatu prajurit istana naga.
Dalam kepanikan akan serangan yang tiba tiba itu,membuat sebagian prajurit istana kalang kabut,dan beberapa pasukan lainya roboh ditempat,karna terjangan anak panah dari pasukan raja golem.
Tidak hanya berhenti disitu,beberapa pendekar bawahan raja jinggu juga sedang menghadapi pertempuran satu lawan satu dengan beberapa bawahan dan tetua dari istana naga.
Perhatian mereka dipecah sedemikian rupa agar para pasukan raja golem dapat aktif menyerang pasukan istana naga,tanpa ada hambatan.
Pertempuran mereka semakin sengit..
Disisi lain,pendekar kera putih memimpin pasukan yang berada di dalam istana,
Mereka mulai merambat masuk ke dalam istana,mencari celah menuju pertempuran.
Meraka dapat dengan mudah merobohkan satu persatu pasukan istana yang terpisah dari rombongan.
__ADS_1
Pendekar laba laba,pendekar lipan dan pendekar kalajengking,mulai mengaktifkan segel racun pelemah saraf,mereka menjaga kekompakan sebagai satu tim yang solid.
Segel racun mulai menyebar dengan sempurna,beberapa prajurit dari istana naga yang menghirup racun itu mulai kehilangan kesadaran,bahkan ada beberapa pasukan yang sudah tidak kuat berdiri,kaki dan tubuh mereka tiba tiba menjadi lemas tak bertenaga.
Mereka semua ambruk tidak kuat menahan beban tubuh mereka sendiri.
Jendral hao yang melihat beberapa pasukan nya yang mulai roboh tanpa sebab khawatir dan panik.
"Ayo bangun lah,ada apa dengan kalian semua?" teriak jendral hao kepada pasukan nya yang terkulai lemas tak berdaya.
"Ampun jendral,saya tidak tahu jendral,tiba tiba tubuh saya menjadi lemas,dan saya tidak dapat menahan tubuh saya sendiri," ucap salah satu prajurit istana naga.
"Aneh...benar benar aneh..." gumam jendral hao.
Jendral hao mendekati salah satu prajurit itu,dan mulai memeriksa keadaan nya,
Namun belum sampai ditempat prajurit itu jatuh,jendral hao merasakan sakit di bagian kepala tak tertahankan,pandangan nya mulai kabur,kedua kaki nya menjadi lemas sulit untuk digerakkan..
Brukkk....jendral hao jatuh ketanah masih dalam kesadaran,
"Gawat..ini racun,benar...ini pasti racun pelemah saraf," gumam nya pelan.
Namun nasi sudah menjadi bubur,banyak dari pasukan istana naga yang telah menghirup racun itu,dan semuanya sudah jatuh pingsan tak sadarkan diri.
Tetua kim dan raja golem sendiri sedang bertarung dengan sengit melawan beberapa tetua dari istana naga, diantara mereka belum bisa menilai hasil akhir,siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Disisi lain,pendekar elang dan pendekar rajawali melancarkan aksinya dengan senjata artefak langit yang dapat membentuk ratusan tombak melesat dari atas menghujam para penjaga gerbang lapis satu dan lapis dua,hingga akhir nya banyak dari mereka yang tewas dan menyerah.
Kedua lapis pintu gerbang sudah terbuka lebar,hingga banyak dari pasukan raja jinggu yang sudah memasuki area tersebut.
***
Ditempat lain..
Shing ming dapat menghindari serangan bertubi tubi dari raja naga,dengan mudah shing ming meloloskan diri dengan jurus hukum ruang.
Raja naga berkali kali membangun serangan,namun serangan itu seakan akan lenyap ditelan ruang hampa,bahkan beberapa kali serangan itu mengenai ruang kosong yang mengakibat kan ruangan istana naga porak poranda.
Kemarahan raja naga sudah diambang batas..dia menghancurkan apa saja yang menjadi pijakan shing ming,hingga peluh membasahi tubuhnya.
"Apakah anda sudah cukup puas tuan raja?Jika anda sudah puas menyerang,sekarang giliran ku.."ucap shing ming mantap.
__ADS_1
Sebilah pedang melesat seperti cahaya bergerak cepat menuju raja naga,dengan tepat bilah pedang itu menghujam jantung nya,
Shing ming mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat kepada raja naga giok.
Raja naga yang merasakan niat itu segera menarik senjata trisula nya membentuk benteng perlindungan,karna baginya tidak ada waktu lagi untuk menghindar.
Bilah pedang itu bergerak terlalu cepat dan cepat.
Boom..
Dua senjata langit itu beradu hingga mengeluarkan tekanan angin yang begitu hebat,semua bangunan hingga radius 100 tombak, hancur berkeping keping,rata dengan tanah.
Kerusakan yang sangat parah terjadi di aula istana,hingga bangunan yang awal nya megah,sampai tidak terbentuk lagi.
Beberapa pasukan ikut menyaksikan pertempuran akbar tersebut.
Akibat tabrakan kedua senjata itu ,shing ming mundur satu langkah sedangkan raja naga terpental mundur kebelakang hingga sejauh 20 tombak.
Raja naga jatuh terduduk ketanah hingga di mulut nya mengeluarkan seteguk darah..
"Ini tidak mungkin,bocah itu terlalu kuat",gumam nya..
Disisi lain,raja golem berhasil menjatuhkan salah satu tetua itu,hingga tersungkur ketanah tak sadarkan diri.
Disusul dengan tetua kim yang berhasil membunuh dua bawahan jendral hao dan satu tetua istana naga,mereka berdua tewas dengan mengenaskan.
Disisi lain
Raja jinggu yang memimpin 300 pasukan, berhasil menguasai pintu gerbang lapis ke tiga,hingga aula dalam istana.
Semua pasukan yang dipimpin oleh raja jinggu dan pasukan yang berada didalam istana dengan pendekar kera putih sebagai pemimpinya bekerja sama dengan baik dan solid hingga berhasil menduduki istana naga.
Banyak dari prajurit istana yang menyerah takluk terhadap pasukan raja jinggu dan pendekar kera putih.
Kekalahan mereka begitu telak, hingga banyak dari mereka yang terkena racun dan tewas karna terkena anak panah,ini semua karna kurang nya persiapan dari pasukan istana naga.
Semua pasukan istana menyerah tanpa syarat.
"Pendekar kera,kerja yang bagus",ucap raja jinggu.
"Terimakasih atas pujian nya tuan raja jinggu,hamba hanya mengikuti perintah,ini semua berkat tim pendekar laba laba,pendekar kalajengking dan pendekar lipan,mereka semua sangat hebat mengendalikan racun," Ucap pendekar kera putih tulus.
__ADS_1
Sedangkan mereka bertiga yang mendengar perkataan teman nya itu hanya mengangguk tersenyum.
***