Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Meninggalkan istana naga


__ADS_3

Keesokan harinya,banyak dari petinggi istana berkumpul di halaman,mereka ikut mengantarkan pemimpin nya untuk pergi berpetualang mencari sisa benda herbal pengobatan untuk ayahandanya.


Beberapa pasukan berjejer rapi seakan akan meminta instruksi dalam sebuah peperangan besar.


Meskipun kabut salju turun membasahi bumi istana naga,tak menyurutkan sedikitpun niat para pasukan itu meninggalkan halaman,bahkan untuk berteduh sekalipun,


Mereka berdiri kokoh diatas guyuran salju yang mulai turun berlahan.


Pasukan itu tetap menepati janji nya sebagai pengikut yang setia.


Shing ming,geo dan Putri Nuan melangkah beriringan,


Mereka berdua akan menemani tuan muda nya mencari keberadaan benda benda tersebut,di manapun kaki tuan nya melangkah,maka mereka berdua dipastikan akan selalu bersamanya.


Dengan langkah kokoh disertai pandangan yang tenang,mereka bertiga mulai berjalan memasuki halaman istana,


Para tetua yang hadir dengan tetua kim sebagai pemimpin nya berdiri di baris terdepan,


Di sebelah sisi barat,raja jinggu dan raja golem beserta beberapa jendral besar lainya,termasuk jendral hao berbaris rapi menyamping diantara para tetua berdiri.


Shing ming maju beberapa langkah,dan berhenti 10 tombak dari para pengikutnya,dia menatap semua pengikut nya dengan tatapan terdalam,


Suara keras bergema memenuhi istana naga,hingga beberapa mil jauh nya sampai di bagian hutan,


"Salam hormat tuan muda,"


"Semoga tuan muda panjang umur dan diberkati,"


Semua pasukan yang hadir di halaman itu serempak mengucapkan hormat kepada shing ming,tetua kim yang memimpin upacara tersebut berteriak lantang menggugah semangat para pasukan dan tetua lainya.


Hingga suasana riuh memenuhi halaman tersebut.


Semua pasukan dan para petinggi istana membungkukkan tubuh nya 90 derajat sebagai penghormatan yang tulus.


Shing ming tersenyum puas melihat para pengikut nya tersebut,dia kemudian melangkah sejauh lima tombak mendekat kearah tetua kim,seraya berkata:


"Bangunlah,hormat kalian aku terima."


Shing ming menghela nafas panjang,kemudian mulai melanjutkan berkata dengan suara yang lantang,


"Saudaraku semua nya,mulai hari ini kepemimpinan sementara,aku serahkan kepada tetua kim,dan aku menunjuk jendral hao sebagai jendral utama,"


"Patuhilah perintah mereka,sebagai mana kalian semua mematuhi ku,


"Untuk tetua kim dan jendral hao,"

__ADS_1


"Kerjakan tugas ini dengan baik,"


"Laporkan kepadaku jika ada hal hal yang penting,"


"Apakah kalian semua mengerti."


"Hamba mengerti tuan muda", jawab kedua nya serempak seraya menundukkan kepalanya.


Shing ming menatap setiap petinggi istana naga lekat lekat,seraya berkata,


"Jagalah istana ini sebagai mana kalian menjaga rumah kalian semua,"


"Apakah kalian bersedia?"


"Kami bersedia tuan muda", ucap para pasukan itu hingga suaranya bergema memenuhi halaman tempat mereka berkumpul.


kemudian shing ming memanggil putri Nuan dan geo untuk segera bersiap siap meninggal kan istana naga,


Tetua kim,raja jinggu dan raja golem mendekati tuan muda nya itu,mereka bertiga membungkukkan tubuh nya dalam dalam.


Tetua kim maju selangkah memimpin pembicaraan seraya berkata,


"Tuan muda hati hati dijalan,"


"Pergilah kearah barat menuju gunung huashan,tak akan lama anda akan sampai di kota hangzhao,"


"Terimakasih tetua kim,aku akan mengikuti arahan mu."


"Jagalah diri kalian semua,"


"Lakukan tugas kalian dengan baik."


ucap shing ming seraya menepuk pundak sahabat nya itu.


"Geo masuklah ke alam jiwa,"


"Nona Nuan,mari kita berangkat."


Shing ming dan putri Nuan segera meninggalkan halaman istana dan melesat terbang ke langit menelusuri hutan lebat menuju ke barat.


Tujuan mereka adalah gunung huashan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh tetua kim.


Tetua kim dan lainya menyaksikan kepergian pemimpin nya dari halaman istana,mereka belum beranjak pergi hingga mereka berdua menghilang dari pandangan nya.


***

__ADS_1


Masih di istana naga.


------------------------------------


Raja jinggu,raja golem dan tetua kim berjalan beriringan memasuki aula dalam,tempat dimana para pejabat tinggi istana sering berkumpul,


Mereka bertiga duduk berhadap hadapan,didepan nya terdapat sebuah meja panjang yang berbentuk oval dengan beraneka macam buah dan minuman berada diatas nya.


Raja jinggu menatap kedua sahabat nya lekat lekat,kemudian memulai pembicaraan,


"Tetua kim dan raja golem,"


"Mungkin hari ini saya juga harus kembali ke istana jinggu,"


"Tugas dari tuan muda harus segera saya laksanakan dengan baik,"


"Mungkin dimasa depan kita akan sering bertemu dan berbicara lagi."


"Jangan pernah sungkan untuk berkunjung di istana jinggu,'


"Saya secara pribadi sudah menganggap kalian semua sebagai saudaraku,"


Tetua kim dan raja golem yang mendengar perkataan dari saudaranya itu merasa bahagia,mereka menganggukan kepalanya tanda mengerti.


Tetua kim menepuk pundak raja jinggu dan raja golem seraya berkata,


"Aku akan membuat pengaturan,"


"bagaimana jika aku sebagai kakak pertama,raja jinggu sebagai adik kedua dan raja golem sebagai adik ke tiga,"


"Kita akan mengangkat diri kita sebagai saudara."


Raja jinggu dan raja golem saling menatap,mereka berdua tersenyum, seraya menganggukkan kepalanya,


"Ha..ha.ha.."


"Saya sangat setuju,bagai mana dengan mu raja golem?" ucap raja jinggu senang.


"Saya setuju dengan usul tetua kim,baik lah,mari kita bersulang."


"Kita akan menjadi saudara sehidup semati".ucap raja golem seraya mengambil gelas,mengisi nya dengan minuman,kemudian membagikan nya kepada tetua kim dan raja jinggu.


Mereka bertiga akhirnya bersumpah atas nama dewa untuk menjadi saudara yang saling menjaga satu dengan yang lain.


Perayaan kegembiraan menggema di aula tersebut,hingga menjelang sore hari, mereka baru berhenti,

__ADS_1


Raja golem juga memutuskan untuk kembali ke istananya,menyusul kakak nya raja jinggu yang sudah kembali ke istana jinggu.


Hari ini merupakan awal dari sebuah pilar kekuatan tiga kerajaan besar yang bersatu dibawah kepemimpinan tuan nya yang agung,yaitu shing ming.


__ADS_2