Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
penyembuhan


__ADS_3

Seorang pemuda tampan berjalan terarah sembari membopong seorang putri,melangkah dengan tenang memasuki istana kecil nya,


Beberapa saat kemudian sampai lah dia kedalam sebuah ruangan besar dengan dekorasi yang sangat indah,


kemegahan sangat nampak di setiap dinding istana itu.


Pemuda itu kemudian membaringkan tubuh seorang putri yang sangat cantik itu namun pucat di atas pembaringan,


kedua orang tersebut tidak lain adalah Shing ming dan putri Nuan.


Tanpa menunggu lama,segera Shing ming menyiapkan penawar bubuk racun penghancur tulang yang diberikan oleh ketua Jing,


Penawar racun ini berbentuk seperti pil yang mempunyai ukuran yang kecil,bentuk nya bulat berwarna bening,tanpa ada aroma sedikitpun.


Shing ming menatap sahabat nya lekat lekat.


Dengan mengambil satu buah pil penawar,Shing ming berusaha membuka mulut putri nuan dengan jari nya, kemudian dengan hati-hati dia membantu putri nuan melarutkan pil tersebut agar segera masuk kedalam tubuh nya,mencair larut kedalam perut nya,


Shing ming menarik nafas dalam dalam,kemudian menitik kan jari telunjuk diantara titik titik penting yang terdapat pada tubuh putri nuan,


Shing ming bertujuan menyalurkan energi qi yang dimiliki nya,agar putri nuan segera mencerna pil itu sehingga dia dapat mengedarkan nya ke setiap tubuh.


Beberapa saat prosesi penyembuhan itu telah berlalu,hingga seteguk darah keluar dari mulut putri nuan,


Dengan ter batuk batuk, putri nuan membuka matanya.


Putri nuan sedikit mendapatkan kesadaran nya kembali.


Shing ming sedikit gembira melihat putri nuan telah sadar,


Setengah dari racun yang diderita oleh putri nuan telah tersembuhkan.


Masih ada tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh Shing Ming,yakni mengeluarkan racun darah dari tubuh putri nuan,


Namun dengan kesadaran putri nuan saat ini,Shing ming dapat bernafas dengan lega.


"Bagaimana keadaan mu nona?"


"Apakah nona nuan baik baik saja?"


Ucap Shing ming seraya menyentuh tangan putri nuan,mengambil nadi nya.


"Sudah agak baikan tuan muda."


"Hanya nafas ku masih terasa berat,"


"Maaf kan saya, telah merepotkan tuan muda."

__ADS_1


Ucap putri Nuan dengan suara perlahan yang disertai dengan batuk batuk kecil.


saat ini yang dirasakan putri nuan adalah perasaan berat di sekujur tubuh nya disertai dengan sensasi panas di bagian dada putri nuan,


hal ini disebabkan oleh bubuk racun penghisap darah yang mulai menjalar di setiap nadi nya.


Untung nya putri nuan menguasai jurus es bawaan yang bersarang didalam tubuh nya,jika tidak...


"Tenangkan dirimu nona,"


"Aku akan berusaha mengeluarkan racun didalam tubuh mu,"


Ucap Shing ming dengan raut wajah berseri seri menenangkan hati sahabat nya itu.


Putri Nuan yang mendengar perkataan dari pemuda di depan nya itu hanya berusaha tersenyum kecil seraya mengangguk kan kepala nya pelan.


Shing ming kemudian mengeluarkan kan beberapa jarum perak di cincin penyimpanan nya,


Pada dasarnya Shing ming merupakan jenius dari sekte pusaka emas,dalam usia nya yang masih muda,Shing ming dapat mempelajari berbagai jenis pengobatan akupuntur yang berasal dari leluhur nya dengan sangat baik.


Bahkan banyak dari resep pengobatan yang sanggup dia hafal diluar kepalanya.


Namun oleh ayahanda nya,Shing ming lebih dititik beratkan untuk melakukan latihan fisik yang menuntut nya untuk menjadi seorang pendekar pilih tanding.


Maka banyak waktu yang teralihkan yang seharusnya digunakan untuk mempelajari pengobatan,namun dengan berat hati waktu luang tersebut dia gunakan untuk melatih kekuatan fisik nya.


Oleh karena itu Shing ming belum sepenuh nya mempelajari ilmu pengobatan ini dengan sempurna.


namun, belum juga Shing ming memulai teknik jarum nya,tiba tiba putri Nuan menjerit mengejang.


Shing ming segera mendekati putri nuan seraya berkata:


"Tenangkan dirimu nona,sebentar lagi kamu pasti akan pulih,"


"Aku akan mengeluarkan racun itu dari tubuh mu,"


Ucap Shing ming menyakinkan.


Namum beda hal nya dengan putri nuan,dia tiba tiba merasakan panas yang amat sangat menyiksa dari dalam tubuh nya,


Apapun yang Shing ming ucapkan,dia tidak dapat mencerna nya,


Putri nuan berusaha bangun dari tempat tidur nya,seraya merobek baju yang dipakai,dia tiba tiba mendekap tubuh Shing ming,


Dia mendekap dengan sangat kuat hingga Shing ming terasa sesak,sulit untuk melepaskan.


"Nona,apa yang kamu lakukan?"

__ADS_1


"Ayolah..lepaskan dekapan mu,tenangkan dirimu nona."


"Aku akan mengeluarkan racun ini."


Ucap Shing ming seraya mencoba melepaskan diri dari putri nuan,


Shing ming sebenar nya tidak tega atas apa yang di derita oleh sahabat nya itu,


karena bagaimanapun juga,sebab dari racun yang diderita sahabat nya itu adalah akibat dari perintah Shing ming untuk misi penyelamatan anak anak dari para penculik.


Putri nuan nampak sayu,pakaian yang dia kenakan sudah terlepas semua nya,


Rasa panas yang berpusat di dada nya menyebabkan wanita cantik itu kehilangan kesadaran untuk yang kedua kali,


Sembari memeluk wanita cantik itu,,Shing ming meletakkan kan kembali tubuh putri nuan di atas pembaringan,


Nampak kulit putih bersih terpampang jelas dihadapan nya,wajah cantik namun sayu tersirat diantara senyum nya yang sedikit memudar,rambut lurus hitam sebahu dibiarkan terurai menutupi sebagian wajah nya.


Shing ming mengalihkan pandangannya,dia tak kuasa menatap tubuh sahabat nya itu.


Dalam sekali tarikan nafas🙂,Shing ming mengeluarkan semua jarum perak yang telah dia sterilkan.


Jarum itu kemudian terbang secepat kilat dan menusuk 12 titik akupuntur pada tubuh putri nuan.


Diantara nya adalah titik zusanli dan titik fenglong.


Kemudian Shing ming menyuntikkan energi qi kedalam setiap jarum jarum tersebut secara berurutan,


Nafas pemuda itu mulai memburu,peluh sudah membasahi sebagian tubuh nya,


Namun Shing ming berusaha menguasai keadaan,dia mengatur nafas nya,menstabilkan energi.


Kali ini Shing ming mengeluarkan energi qi nya secara besar besaran,


kedua belas jarum itu bergetar hebat,diatasnya keluar darah berwarna hitam pekat,


Bisa dipastikan bahwa darah tersebut merupakan percampuran darah putri nuan dengan bubuk racun penghisap darah.


Setelah setengah dupa berlalu, Shing ming akhirnya dapat mendetoksifikasi racun yang berada didalam tubuh putri nuan,


Setelah dirasa cukup bersih,Shing ming membalikkan kekuatan nya mencabut setiap jarum yang menusuk tubuh putri Nuan satu persatu dengan sangat hati hati.


"Akhir nya berhasil."


"Aku berhasil.mengeluarkam racun racun itu,"


Ucap Shing ming dalam hati,seraya meninggalkan senyum lalu berdiri dari tempat itu membersihkan darah yang keluar dari tubuh putri nuan hingga bersih,kemudian mengambil selimut dan menutupi nya ke tubuh wanita cantik itu yang masih tak sadarkan diri.

__ADS_1


xxxx


Bersambung


__ADS_2