
Shing ming merenung didalam kamarnya,dia memikirkan mengenai kitab mantra formasi,yang ternyata adalah milik dewa tertinggi alam nirwana,
Sebenar nya dia ingin menceritakan kepada putri Nuan mengenai keberadaan kitab tersebut,Namun dia merasa tidak dibutuhkan,karna berbagai pertimbangan,akhirnya dia mengurungkan niat nya.
***
Shing ming berjalan mengitari kamar nya,Dia memikirkan langkah selanjut nya dalam beberapa hari kedepan,kemudian dia memanggil geo melalui kontak bathin,karena ada beberapa hal yang harus shing ming katakan.
Tanpa menunggu lama seberkas cahaya muncul dihadapan nya,cahaya itu kemudian berubah wujud menjadi geo.
"Salam hormat tuan muda,apakah ada yang perlu hamba lakukan tuan?" ucap geo sambil menangkupkan telapak tangan nya tanda hormat,
Shing ming menatap geo lekat lekat sambil berjalan mendekat dengan tangan berada di belakang punggung nya.
"Hormatmu saya terima,jangan terlalu sungkan,kita sudah seperti keluarga",ucap nya membalas sambil meninggalkan senyum.
Kemudian shing ming mulai mengatur nafas,dan berkata;
"Geo..
"ya tuan muda," jawabnya.
"Pencarian ulat sutra putih sudah tidak dibutuhkan lagi,saya sudah berhasil menemukan nya,
"Sekarang tugas mu selanjutnya adalah mencari informasi mengenai benda yang kedua yakni rumput pembalik,"
"Tiga hari kedepan,kita akan meninggalkan istana ini,saya ingin dalam waktu tiga hari kamu kumpulkan informasi mengenai benda itu."
"Bawa sumberdaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan informasi ini."
"Lebih cepat akan lebih baik.." ucap shing ming sambil berjalan mendekati geo dengan serius.
"Baik tuan muda,hamba mengerti," balas geo dengan menganggukan kepalanya.
"Satu lagi,perjalan kita nanti akan ditemani oleh putri Nian,semoga kalian bisa akrab dan melindungi satu dengan yang lainya."
"Siap ,semua titah akan hamba laksanakan", jawab geo singkat sambil menangkupkan kepalan tangan nya,kemudian undur diri meninggal kan kamar itu.
***
Shing ming masih berdiri tegak menatap langit langit kamar,lebih dari satu minggu shing ming telah meninggalkan sekte pusaka emas,
Masih ada sisa waktu dua bulan lebih bagi shing ming untuk kembali dan mengumpulkan semua benda benda itu,
Perjalanan masih panjang yang harus dia lalui,meskipun dia belum tahu seberapa bahayanya perjalanan nanti yang akan mereka hadapi,tapi dia meyakinkan dirinya, bahwa sebuah usaha tidak akan menghianati hasil.
__ADS_1
Namun fakta juga tidak bisa dipungkiri,dalam kurun waktu sedekat itu,dia sudah dapat menyatukan kerajaan hutan terdalam menjadi satu kesatuan dengan dia sebagai pemimpin nya.
Hal itu membuktikan betapa kuat nya shing ming,sebuah bakat yang mengguncang langit.
Sebuah terobosan yang sangat luar biasa ,seseorang dengan usia begitu muda dapat menjadi penguasa kerajaan hutan terdalam.
***
Shing ming mencari tempat terbaik didalam sudut kamarnya ,Dia duduk bersila sembari memejamkan mata,
Dia memutuskan untuk memasuki alam jiwanya,Disana sebuah dunia kecil telah tumbuh menjadi sangat menakjubkan,pepohonan tumbuh rindang,sebuah istana megah dengan berbagai macam ornamen tertata rapi.
Dia mulai berjalan mengitari istana itu,setelah beberapa saat, sampailah di pinggir danau dengan pemandangan air terjun yang indah.
Shing ming menambahkan beberapa gazebo didekat sungai yang mengalir dengan air yang sangat jernih,begitu menyejukkan,
Semilir angin meniup dengan pelan,hingga membuat siapa saja yang berada disana pasti akan merasakan kenyamanan yang luar biasa.
Beberapa saat shing ming berada di dunia kecil nya itu,hingga sang fajar menyingsing.
***
Disisi lain,Putri Nuan telah bangun dari tidur nya,Dia merasa sangat segar dan segar,
Beberapa tahun belakangan,putri Nuan tidak bisa beristirahat dengan tenang,dia selalu dilanda kecemasan.
Senyum cerah terpancar dari wajah nya,Dia merasakan hari hari kedepan,akan sangat berbeda dan berwarna,hingga dia tak kuasa menahan kegembiraan yang luar biasa berkecamuk dalam hati nya.
Dengan langkah mantab,putri Nuan membersihkan dirinya dan mengganti pakaian yang terbaik,kemudian berjalan keluar dari kamar hanya sekedar ingin menemui shing ming.
***
Di aula dalam
Beberapa tetua dan punggawa kerajaan berkumpul di sebuah aula dalam,aula ini merupakan tempat untuk memutuskan sesuatu ataupun mendengar titah dari pemimpin nya.
Bahkan pada moment ini,banyak dari punggawa kerajaan akan melaporkan hasil dari tugas nya.
Pemimpin akan mendengarkan laporan itu dan mengevaluasi nya,kemudian memberikan tugas baru sebagai perwujudan jalan nya sebuah kerajaan.
Shing ming berjalan memasuki aula itu,dengan tetua kim yang berada dibelakang nya,mereka berdua berjalan dengan kokoh menuju kursi yang telah disediakan.
"Salam hormat tuan muda,semoga tuan muda panjang umur," ucap semua tetua dan punggawa kerajaan kompak,sambil menundukkan tubuh nya 90 derajat tanda hormat yang tulus.
Shing ming mengedarkan pandangan nya kepada mereka semua yang hadir di aula,kemudian dia berkata;
__ADS_1
"Hormat kalian aku terima,bangun lah," jawab shing ming tegas.
Shing ming kemudian duduk di kursi yang telah disediakan.
Jendral hao maju kedepan seraya mengepalkan tangan nya,kemudian berkata;
"Tuan muda,hamba mau melapor,"
Shing ming menatap nya dengan dalam,kemudian berkata;
"Apa yang ingin kamu laporkan jendral?"
"Tuan muda,didepan istana banyak dari berbagai kalangan yang datang ke istana untuk bergabung menjadi pasukan,apakah mereka semua akan diterima tuan muda?" ucap jendral hao.
Shing ming mendengarkan,kemudian mulai membuka suara,
"Mereka bertujuan baik,jangan kamu usir,seleksi dan atur mereka supaya menjadi pasukan istana,"
"Berikan masing masing kesempatan untuk menampilkan bakat nya,sehingga kamu akan tahu di bagian mana calon prajurit itu akan ditempatkan."
"Berikan sumber daya yang mereka butuhkan,persenjatai mereka,semakin banyak pasukan yang akan bergabung,maka akan semakin kuat pula kedudukan kita di kerajaan ini." ucap shing ming tegas.
"Baik tuan muda,akan kami laksanakan pengaturan ini," jawab jendral hao dengan hormat,kemudian meninggalkan aula itu menuju halaman istana.
"Raja golem,raja jinggu,bagaimana perkembangan istana,apakah sudah selesai dikerjakan? " tanya shing ming dengan mengarahkan pandangannya kepada mereka ber dua.
Raja golem dan raja jinggu berdiri,mereka berjalan mendekati pemimpin mereka,kemudian mereka berdua mengepalkan kedua tangan nya tanda hormat.
Raja golem melangkah satu tombak kemudian mulai berbicara;
"Tuan muda,semua area yang hancur telah kami bersihkan,pengerjaan pemulihan sudah berjalan lebih dari setengah,prediksi saya,2 hari kedepan istana ini akan kembali kokoh seperti sebelum nya."
"Baik lah,aku puas dengan kinerja kalian, dua hari kedepan aku juga akan meninggalkan istana ini melanjutkan misi ku,"
"Aku meminta kepada semua yang ada disini untuk bekerja dengan baik,amankan setiap aset didalam istana,"
"Tingkatkan keamanan,dan kabarkan padaku melalu kontak bathin,jika ada sesuatu hal yang sangat penting."
"Aku serahkan sementara kepemimpinan ini kepada tetua kim,"
"Semua pengaturan akan dibuat oleh nya."
"Apakah kalian semua paham?" ucap shing ming sambil menatap tetua kim meyakinkan.
"kami paham tuan muda", jawab mereka semua kompak.
__ADS_1
"Tetua kim,apakah anda sanggup?" tanya shing ming pelan.
"Hamba sanggup tuan muda",jawab nya singkat.