Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Mengunjungi markas


__ADS_3

Tragedi kelompok penghisap darah telah usai,para warga sekitar kembali menghirup udara segar,teror bahkan ancaman yang yang dilakukan oleh kelompok tersebut tidak akan lagi terdengar disana,


Berganti dengan sebuah kelompok yang menjunjung tinggi perdamaian tanpa permusuhan yakni kelompok keabadian yang dipimpin oleh shing ming.


Shing ming dan semua anggota kembali ke markas yang berada di sebuah kaki gunung huashan.


Maksud kedatangan nya kesana yakni hanya sekedar ingin berkunjung,serta mengarahkan perubahan tujuan yang sesungguh nya mengenai kelompok ini.


Markas itu berada tidak terlalu jauh dari gerbang desa huashan.


Disela sela perjalanan shing ming memanggil ketua jing,


"ketua jing,aku ingin kamu siap kan 2 ekor kuda,besok pagi aku akan berangkat ke kota hangzhou"


"Disiplinkan kelompok keabadian di tempat ini,kemudian menyusul lah ke kota hangzhou,aku tunggu disana!"


Mendengar perkataan dari tuan muda nya,ketua jing hanya menganggukkan kepalanya mengerti,seraya berkata,


"Hamba patuh tuan muda,akan hamba siapkan," ketua jing menangkupkan kedua telapak tangan nya,tanda hormat.


Jarak antara gunung huashan dengan kota hangzhou tidak terlalu jauh,diperkirakan hanya membutuh kan waktu setengah hari jika dilakukan dengan berkuda,


Itu pun jika keadaan lancar,


***


Beberapa saat kemudian mereka semua telah memasuki sebuah perkampungan yang cukup besar,terlihat bangunan rumah berdiri kokoh dengan berjejer sangat rapi,


Beberapa ruas jalan nampak bersih dan teratur,banyak tumbuh bunga bugenvil disana,terlihat indah dan indah.


Dapat di simpul kan bahwa kawasan ini sangat dirawat dengan teratur,hingga tercipta sebuah kondisi yang sangat baik untuk dilihat.


Shing ming memasuki sebuah rumah dengan ruangan yang cukup luas, tempat ini merupakan markas utama mereka,tempat dimana seorang ketua tinggal.


Tidak ada penjaga satupun disana,rupanya mereka semua sudah mengetahui perihal kekalahan kelompok nya tersebut,hingga banyak diantara mereka yang masih tersisa tunggang langgang meninggalkan tempat ini.


"Tuan muda,masuk lah,lewat sini tuan muda,"


Ucap ketua jing memimpin jalan,karena pada dasar nya,ketua jing lah yang mengetahui seluk beluk tempat ini.


Bagaimana pun,tempat ini merupakan sebuah markas yang sebenar benar nya tempat ketua jing memimpin pasukan.


Beberapa saat melangkah mereka sampai di sebuah ruangan yang mempunyai ukuran cukup luas,kursi kursi tertata rapi disana,tampak kemewahan furnitur turut serta menghiasi ruangan itu.

__ADS_1


Shing ming mengambil tempat duduk yang berada di depan,di ikuti oleh geo dan putri nuan yang berada tepat dibelakang nya.


"Silahkan tuan muda,duduk disini," ucap ketua jing sopan,seraya mengatur kursi untuk para sahabat nya yang lain,


Disana hanya tersisa empat orang,yakni shing ming,putri nuan,geo dan ketua jing.


semua pasukan yang lain telah memasuki bangsal mereka masing masing,dan mulai beraktifitas layak nya tidak ada kejadian penting yang baru saja menimpa kelompok nya.


Shing ming mengeluarkan dua buah buku dari tempat penyimpanan nya,


"Ketua jing,ini merupakan sebuah buku yang telah berhasil aku rangkum."


"Buku ini mengajarkan kan mengenai penggabungan jurus pembelah diri dan jurus pedang bayangan,pelajarilah dengan sempurna,"


"Ini akan sangat berguna untuk mu."


"Sedangkan buku yang satu nya ini,mengajarkan mengenai penguasaan elemen tanah,yang beberapa waktu lalu di terapkan oleh ketua aiguo,"


"pelajarilah semua nya dengan sempurna,"


Shing ming berkata dengan tegas,seraya menjelaskan sedikit jurus kepada ketua jing dengan sangat terperinci,


Ketua jing sangat gembira menerima pemberian dari tuan muda nya tersebut,bagi nya tidak ada yang lebih berharga yang dia idam idam kan kecuali buku pemberian tuan muda nya tersebut yang memuat jurus penguasaan elemen tanah.


Ucap ketua jing penuh kegembiraan.


Pasal nya ,memang ketua jing mengakui bahwa jurus yang dia gunakan belum sepenuh nya efektif,bahkan bisa dikatakan belum dari kata sempurna.


Apalagi untuk mempelajari jurus penguasaan elemen tanah,bagi nya sungguh sangat mustahil.


"Ini untuk mu,aku percayakan pada mu,"


"Buat lah kelompok ini kuat,rekrut anggota sebanyak mungkin,"


"Apakah kau paham maksud ku?"


ucap shing ming sembari menyerahkan dua buku hasil rangkuman nya tersebut.


"Hamba sangat paham tuan muda,"


"sepenuh nya jiwa tua ini,akan selalu mengabdi pada tuan muda."


Ucap ketua jing tulus,seraya menerima pemberian dari tuan muda nya tersebut.

__ADS_1


"Ketua jing,dimana tempat penyimpanan harta kelompok ini?"


Tanya shing ming sedikit menyelidik.


"Ada di ruangan sebelah tuan muda,mari saya antar ke sana,"


Ucap ketua jing seraya menunjukkan arah.


Kemudian mereka ber empat berdiri,melangkah dengan kokoh mengikuti ketua jing yang saat ini sedang memimpin jalan.


Sebuah ruangan yang cukup besar terpampang didepan mata mereka,


Ketua jing maju kedepan seraya membuka pintu yang terbuat dari besi tersebut,


Krakkk...


Sebuah suara gesekan terdengar tatkala pintu besar itu sedikit terbuka.


Shing ming bersama putri nuan dan geo melangkah masuk,


Terlihat tumpukan koin emas yang menggunung disana,jumlah nya sangat banyak,hingga sangat sulit untuk di hitung jumlah nya.


"Tuan muda,"


"Semua harta kelompok ini sebagian besar koin emas,"


"Koin ini kami dapat kan dari suplay sekte darah iblis dan kekaisaran tang."


Ucap ketua jing mencoba menjelaskan.


Shing ming yang mendengar perkataan dari bawahan nya itu hanya menganggukkan kepalanya,tanda mengerti,


"Baik lah,gunakan sumber daya yang kita miliki untuk membangun kelompok kita,persenjatai anggota kita dengan baik," ucap shing ming sembari menatap tumpukan koin emas tersebut.


"Ketua jing,latih para anggota kita dengan giat,berikan sumber daya,agar mereka tercukupi,"


"Kelak,aku yakin kelompok kita akan menjadi kelompok yang besar dan kuat." tambah shing ming meyakinkan.


"Hamba mengerti tuan muda,semua perintah tuan muda,akan hamba lakukan,"


Ucap ketua jing seraya menundukkan kepala nya,


****

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2