
Disisi lain
ketua Jing dan geo mengumpulkan anak anak yang telah disekap oleh kelompok penculik tersebut.
Jumlah mereka ada sekitar 47 anak,semua nya masih dalam keadaan baik baik saja,namun ada beberapa yang mengalami trauma bahkan shok hingga sering menjerit ketakutan.
Geo hanya bisa memberikan pil penenang agar anak anak tersebut sedikit dapat bernafas lega,tidak lagi memikirkan hal menakutkan yang menimpa nya tersebut.
Ketua Jing meminta semua anak anak berbaris merapat,kemudian mengambil batu teleportasi yang diberikan oleh tuan muda nya itu.
Atas instruksi dari Shing ming,ketua jing menyalurkan energi qi kedalam batu tersebut.
Seketika dalam satu tarikan nafas semua orang yang berada di halaman markas tersebut menghilang dari tempat itu.
kemudian dalam satu kali tarikan nafas berikut nya,mereka semua muncul di depan pintu gerbang desa Shengchun,
Rasa gembira anak anak itu rasakan tatkala melihat wajah desa nya kembali.
Suasana akrab,terpancar dari anak anak itu.
Geo maju selangkah mendekati ketua jing seraya berkata:
"Ketua jing,"
"bagaimana kalau saya panggil kepala desa jangyu,dan menyuruh semua warga desa kesini,agar mereka dapat menjemput anak anak nya?"
Ketua jing sangat senang mendengar usulan dari rekan nya tersebut,kemudian mengangguk kan kepala nya tanda setuju,lalu ketua jing berkata:
"Usul yang sangat bagus adik geo"
"Cepat pergilah,panggil semua warga kesini,"
"Saya akan menjaga anak anak ini disini."
Ketua jing tersenyum kepada geo atas usul yang brilian itu.
Seketika geo melesat,pergi ke kediaman para penduduk,Menemui kepala desa jangyu agar segera memberitahukan kepada para warga nya untuk menjemput anak anak nya di pintu gerbang desa.
***
Ditempat lain
Istana alam jiwa.
Shing ming bergegas membersihkan dirinya,setelah berganti pakaian dia berjalan kembali menuju ruangan tempat dimana putri Nuan tengah berbaring,
Sayup sayup suara batuk terdengar dari ruangan itu,
Shing ming memperkirakan bahwa Putri Nuan pasti sudah siuman,dia mengeluarkan beberapa buah langka dari cincin petir dan membawanya menuju ruangan itu.
Terlihat dari kejauhan putri nuan sedang berusaha bangun dari tempat pembaringan nya,
Dia sangat terkejut tatkala tidak ada satu benang pun yang melekat pada tubuh nya.
Dengan malu malu putri Nuan menutupi tubuh nya dengan selimut pemberian dari Shing ming,
Tak jauh dari ruangan itu.
Sorang laki laki tampan tampak mendekati wanita yang tengah berbaring tersebut,
Dalam 5 langkah kedepan dapat dipastikan bahwa laki laki itu akan sampai di tepi ranjang,
__ADS_1
"Tuan muda,kamu disini?"
"Maaf kalau merepotkan tuan muda."
Ucap wanita itu yang tak lain adalah putri Nuan seraya menanggal kan senyum ceria,
"Tetap lah tidur,jangan banyak bergerak dulu."
"Sebentar lagi tubuh mu pasti akan pulih."
Ucap pemuda tampan itu,yang tak lain adalah Shing ming,seraya memberikan beberapa buah buahan langka yang berkhasiat tinggi kepada putri nuan.
Putri Nuan tanpa banyak berpikir menerima semua pemberian dari tuan muda nya itu😃,seraya menancapkan hati nya yang tengah berbunga bunga.
"Terimakasih kasih tuan muda."
Ucap nya pelan.
"Tuan muda,kalau boleh tahu,kita berada dimana?"
Tambah putri Nuan membuka percakapan.
Shing ming yang mendengar pertanyaan dari nona Nuan hanya tersenyum kecil,seraya berkata:
"Kamu ditempat yang aman."
"Ini adalah istana dunia,istana ini terbentuk di alam jiwa ku"
"Kamu dapat beristirahat disini,"
"Aku bisa membawamu dengan aman, kemanapun aku pergi,"
"Sesuai janjiku..."
Putri nuan nampak bahagia,baru kali ini putri nuan merasakan hal yang menggugah jiwa nya.Padahal tanpa meminta pun segalanya akan dia berikan kepada pemuda itu,meskipun nyawa taruhan nya,
Seraya meninggalkan senyum,putri nuan berkata dengan perlahan:
"Benar kah itu tuan muda?"
"Saya merasa sangat bahagia."
"Terimakasih atas semua nya."
Ucap putri Nuan malu malu,seperti hal nya seorang gadis kecil yang telah diberikan permen.
Beberapa saat berikut nya, putri Nuan terlihat nampak segar setelah mengkonsumsi buah buahan yang baru saja diberikan oleh Shing ming,
Tanpa terasa air mata bahagia mengalir menetes dari pelupuk matanya,
Tanpa basa basi putri Nuan menarik tangan pemuda tampan itu yang tengah duduk didekat nya,
Dia menjatuhkan tubuh nya memeluk erat pemuda tampan itu yang tak lain adalah Shing ming.
"Tuan muda,jangan pernah tinggal kan aku."
ucap nya pelan serasa berbisik ditelinga Shing ming.
Shing ming hanya terdiam tak bergerak,di dalam hati nya,dia benar benar tidak menyangkan jika kejadian nya secepat ini,dengan tatapan kosong,Shing ming hanya menganggukkan kepalanya,meng iya kan.
kemudian dengan seteguh hati dia memberanikan diri untuk berkata:
__ADS_1
"Nona,sudah lah."
"Bersihkan dirimu,gantilah pakaian,tadi pakaian yang kamu kenakan sobek."
Putri Nuan tercekat atas perkataan Shing ming,dia sepenuh nya tidak menyadari bahwa saat ini dia tidak mengenakan pakaian sama sekali,
Dengan malu malu,dia melepaskan pelukan nya,menutupi tubuh nya yang tampak telanjang,
Shing ming mengalihkan pandangan nya,ragu untuk menatap putri nuan lebih dalam.
Putri Nuan kemudian meminta Shing ming untuk berbalik,agar dia bisa berganti pakaian kemudian secepat nya dapat membersihkan tubuh nya.
***
Desa Shengchun
Kepala desa jangyu beserta istri dan para warga nya tampak bahagia melihat anak anak nya telah kembali dengan selamat.
Suasana suka cita menggema di tempat itu,
Geo beserta ketua jing nampak terharu melihat para penduduk desa bergiliran mengucapkan terimakasih yang tulus kepada mereka berdua.
Tak henti hentinya,para warga desa memuji atas kebaikan geo dan ketua jing.
Anggapan para warga bahwa mereka berdua adalah pahlawan di hati nya.
Ketua jing menatap rekan nya geo lekat lekat,kemudian membuka percakapan:
"Adik geo,bagaimana kabar nona nuan dan tuan muda?"
"Apakah mereka berdua baik baik saja?"
geo membalas tatapan rekan nya itu dengan tersenyum kecil,kemudian geo berkata:
"Tuan muda dan nona nuan baik baik saja ketua jing."
"kamu jangan khawatir."
"Sebentar lagi mereka berdua akan kesini,"
"kita tunggu saja sebentar."
Ketua jing nampak senang atas ucapan rekan nya itu,seraya menganggukkan kepalanya,ketua jing berkata:
"Baik lah.dimasa depan kita akan selalu bersama adik geo."
"Anggap lah orang tua ini menjadi kakak mu."
Geo menganggukkan kepalanya seraya tersenyum cerah,dia gembira mempunyai rekan baru yang sejalan dengan pikiran nya.
"Aku setuju ketua jing."
"Mulai hari ini kita akan mengikuti tuan muda,dan menjaga kekompakan satu dengan yang lain,tanpa harus berselisih."
Ketua jing tersenyum bahagia mendengar perkataan dari geo.
Niat baik nya disambut geo dengan sangat menyenangkan.
"Aku setuju adik geo," ucap nya setengah berbisik kepada rekan nya itu.
***
__ADS_1
bersambung