Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Kekalahan ketua kaibo


__ADS_3

Disisi lain,shing ming merasakan getaran dari kontak bathin nya,sebuah suara dengan resolusi tinggi memberitahukan mengenai keberadaan informasi yang dikatakan geo,


Shing ming sangat menyadari bahwa ada sesuatu hal buruk yang menimpa putri Nuan,hingga geo berusaha memanggil nya,


Namun dalam hal ini,shing ming tidak bisa serta merta dengan seketika meninggal kan arena pertempuran tersebut,


Dia masih bertahan menghadapi serangan dari ketua kaibo.pertempuran ini masih berlangsung,belum ada jawaban mengenai siapa pemenang diantara kedua nya.


Ketua kaibo tersenyum gembira ketika melihat pemuda yang dilawan nya itu sedang terdiam sejenak,seakan akan fokus nya sedang terpecah,


Benar saja,dengan memanfaatkan momen tersebut,ketua kaibo seketika melompat keatas langit setinggi 50 tombak,dengan ancang-ancang,dia menggunakan pedang panjang nya, menebas kebawah sekuat tenaga,


Semua energi yang tersimpan dia fokuskan dalam tebasan itu,hingga pedang itu bergerak secepat kilat,membelah angin dengan mengeluarkan api biru di sepanjang lapisan pedang nya.


Aliran energi yang menyelimuti pedang itu seketika terhempas,sangat ganas dan mematikan,mengarah tepat ke tubuh shing ming,


Udara seakan akan berhenti seketika,terjaga menikmati kekuatan yang mematikan itu.


Beberapa duplikasi dari tubuh shing ming pudar terkena hempasan pedang tersebut,


Hingga menyisakan shing ming seorang diri,bertahan diatas tanah dengan wajah sayu,


Tidak berhenti disitu,hempasan pedang itu masih menyapu disekitar arena tersebut hingga mengakibatkan arena di wilayah itu porak poranda,


Shing ming terlempar kebelakang sejauh 5 tombak seraya mengeluarkan seteguk darah,


Dia mencoba bangkit berdiri sembari berkata kepada geo melalui kontak bathin nya.


"Jagalah nona nuan,aku segera kesana."


Shing ming kemudian meningkatkan kewaspadaan,kecerobohan nya telah mengakibat kan dirinya hampir terluka.


Ketua kaibo tersenyum gembira,karena dapat memukul mundur lawan nya hingga mengakibatkan pemuda itu sedikit terluka.dia berjalan dengan angkuh,seraya berkata:


"Matilah kau anak muda."


"Hari ini akan aku tunjukkan bagaimana itu rasa sakit".


"ha.ha.ha."


"Akan aku kirim kau ke neraka dengan cepat."


Ketua kaibo mengumpul kan kekuatan,dia menggerakkan tangan nya membentuk jurus,tujuan nya untuk menyerap tubuh nya melakukan peningkatan kekuatan ganda,


Otot otot nya terlihat membesar dan membesar.


Sekali lagi ketua kaibo mengeluarkan pil dari tempat penyimpanan,pil yang sama persis dengan pil yang pertama ditelan nya.


Tanpa menunggu lama ketua kaibo menelan pil berwarna merah darah itu.

__ADS_1


Seketika tubuh nya mengejang,dengan mata melotot ketua kaibo merapalkan sebuah mantra,


Masih dengan tubuh yang sama,sekilas tidak nampak perbedaan,hanya saja saat ini tubuh ketua kaibo diselimuti oleh hawa hitam yang menakutkan.


Shing ming merapalkan mantra perlindungan,seketika sebuah cahaya keemasan membungkus nya,


Fokus nya saat ini adalah ingin segera melenyapkan monster itu agar segera dapat membatu geo menyelamatkan putri nuan.


Pedang langit melesat kearah ketua kaibo,dari satu muncul ribuan pedang yang siap menghujam pemimpin berusia paruh baya tersebut.


"Jurus pedang pemecah bayangan" ucap shing ming dalam hati.


Tak mau kalah, ketua kaibo mengambil pedang panjang nya kemudian memutar kan nya secepat mungkin,layak nya sebuah gansingan tajam yang bergerak melingkar secara beraturan.


Fungsi gerakan itu untuk menghalau ribuan pedang dari shing ming yang berusaha menghujam nya.


Booomm..


Kedua kekuatan besar beradu,hingga terjadi hempasan udara disekitar area tersebut,


Sebuah lingkaran terbentuk hingga radius 15 tombak.


Tanah tempat dimana mereka berpijak seakan akan bergetar menahan serangan yang menakutkan tersebut.


Shing ming terlempar 3 tombak,sedangkan ketua kaibo terlempar melayang seperti layangan putus hingga sejauh 10 tombak.


Belum juga ketua kaibo bangkit,


''petir datanglah."


ucap shing ming dengan mengacungkan jari telunjuk nya keatas langit.


Seketika sekelebat cahaya terang bersisik api mengular diatas langit,


Kemudian turun menerjang awan menghantam tepat ditubuh ketua kaibo.


Duarr...


Sengatan listrik beribu ribu volt menghantam monster itu hingga meringkuk,menyusut mengecil sebagaimana wujud awal nya.


Sekujur tubuh ketua kaibo diselimuti oleh luka,pakaian nya compang camping tidak berbentuk.


Darah menetes dari setiap luka nya,


Sembari mengeluarkan seteguk darah dari mulut nya, ketua kaibo berkata dengan memohon,


"Ampun..Ampuni aku anak muda."


"Ampuni nyawa orang tua yang bodoh ini."

__ADS_1


Shing ming tanpa bersuara sedikitpun berjalan mendekat,


"Katanya kau ingin mengirim ku ke neraka?"


"Ayo berdiri kita lanjutkan pertarungan."


Ucap shing ming dengan berjongkok dihadapan ketua kaibo dengan nada provokasi.


Melihat kesempatan itu,ketua kaibo mengeluarkan belati didalam penyimpan nya,bermaksud ingin menyayat leher shing ming yang berada tepat didekat nya.


Shing ming hanya tersenyum kecil melihat niat busuk itu,dia kemudian menggerakkan jari nya keatas,kemudian mengarahkan nya kearah lelaki paruh baya itu.


Seketika petir keluar dari jarinya menyayat tangan kanan ketua kaibo yang sedang memegang belati.


Tangan kanan nya hancur menjadi abu,kemudian hilang terbawa angin.


Suara teriakan keluar dari mulut ketua kaibo menahan sakit yang diderita nya,hingga teriakan itu menyayat hati siapa saja yang mendengar nya.


"Bagaimana pak tua?"


"Apakah masih ingin diteruskan?"


Ucap shing ming seraya beranjak berdiri dari tempat itu.


"Bunuh aku,jangan kau siksa aku seperti ini.''


Ucap ketua kaibo sembari menyemburkan darah dari mulut nya.


"Pemimpinku suhu angbai pasti akan menuntut balas,"


"kamu pasti akan mati pemuda busuk." tambah nya seraya mendongakkan kepalanya keatas.


Shing ming menatap ketua kaibo lekat lekat kemudian berkata dengan lantang:


"Dengarlah pak tua,"


"Aku sedikit pun tidak takut kepada pemimpin mu itu."


"Akan aku hancurkan sekte yang kalian bangga banggakan,dan akan aku kirim pemimpin kalian ke neraka."


Dengan nada setengah berteriak shing ming berjalan berlalu dari tempat itu.


Namun sebelum nya,shing ming melambaikan tangan nya kearah ketua kaibo,


Seketika sebuah petir dengan api biru di sekitar nya,menghantam tubuh pria paruh baya itu hingga berubah menjadi abu hitam.


Ketua kaibo tewas seketika ditempat tanpa meninggalkan jasad,jasad nya berubah menjadi abu,kemudian hilang tertiup angin.


***

__ADS_1


Bersambung bos q


__ADS_2