Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Kekalahan ketua penculik


__ADS_3

Putri Nuan berlari meninggalkan ruangan mengejar penculik itu,tanpa menoleh kebelakang dia fokus melesat pergi,


Disisi lain,seorang laki laki paruh baya dengan ikat kepala putih mendekap mangsa nya dengan sekuat tenaga,penculik itu terbang berlari menembus malam melangkahi rindang nya rerumputan,


Hal yang sama dilakukan oleh Putri Nuan,dia melesat seperti bayangan meninggalkan shing ming yang sedang bertarung.


Disebuah ruangan yang lain


Seorang laki laki paruh baya dengan ikat kepala warna hitam mengerahkan semua kemampuan nya menerjang shing ming,


Ratusan jurus sudah dia keluarkan,hingga tenaga yang dimilikinya menurun hingga tersisa 40 persen,


Shing ming nampak tersenyum menatap laki laki paruh baya itu,yang tak lain adalah pemimpin penculik tersebut,


"Ayo pak tua,"


"Apakah hanya itu kemampuan mu,"


"Jika kau sudah puas sekarang giliran ku,"


Ucap shing ming menyunggingkan senyum kecil nya memprovokasi pemimpin itu,


"Jangan sombong kau anak muda,"


"Kali ini kau pasti mampus!!"


Ucap ketua penculik itu menegaskan dengan kata mampus,agar pemuda itu bergeming,seraya mengatur nafas nya menghimpun kekuatan.


Shing ming yang mendengar perkataan orang tua itu hanya diam tak memperdulikan nya,baginya pemimpin itu hanya membual,seperti hal nya tong kosong berbunyi nyaring.


"Buktikan kehebatan mu pak tua,"


"Jangan hanya bisa nya membual,"


"Sudah berapa kali kau berbicara ingin membunuhku?"


"Mana buktinya?"


Ucap shing ming memancing amarah,sembari mengucapkan nya dengan intonasi sebuah ejekan.


Pemimpin itu mulai terpancing emosinya,dia sangat geram kepada pemuda itu, secepat nya dia ingin memenggal kepala nya menjadi beberapa bagian.


Kemudian ketua penculik itu menarik nafas dalam dalam, memusatkan kekuatan nya,dia memejamkan matanya seraya mengucapkan mantra.


Tiba tiba tubuh pemimpin itu terbelah ,muncul 5 wujud seseorang yang sama persis dengan pemimpin penculik itu,mereka berlima berdiri berbaris menatap shing ming,


Pemimpin itu mengeluarkan jurus membelah diri.


"Ha..ha..ha.."


"Sekarang rasakan kematian mu,"

__ADS_1


Ucap pemimpin itu dengan meninggalkan senyum kepuasan.


Shing ming terdiam tanpa bersuara melihat jurus itu,dia mulai mempelajari setiap inci jurus yang pemimpin itu gunakan,


Dia mulai mengaktifkan ilmu dari kitab tanpa tanding,setiap mantra dan gerakan yang diucapkan ataupun dilakukan pemimpin itu seketika melekat di dalam benak shing ming.


Dalam lima kali kedipan mata shing ming sudah dapat mempelajari jurus tersebut,meskipun belum tahap sempurna namun jauh lebih baik dari pada level penguasaan pemimpin kelompok itu.


Shing ming membalas tatapan pak tua itu dengan menyunggingkan bibir nya,seraya berkata:


"Pak tua,bukan hanya kau saja yang bisa membelah diri,aku pun juga bisa."


"Perhatikan baik baik."


Shing ming menggunakan jurus dari pemimpin itu seraya merapalkan mantra yang sama persis dengan apa yang di ucapkan ketua penculik tersebut,


Seketika sepuluh tubuh muncul tiba tiba,tubuh itu menduplikasi mirip dengan shing ming,mereka berjejer berbaris menyamping.semua nya secara serempak meninggalkan senyum kepada pemimpin kelompok itu dengan senyum ejekan.


Salah satu diantara tubuh yang mirip dengan shing ming itu melangkah kedepan seraya berkata:


"Bagaimana pak tua?apakah kau terkejut?"


Pemimpin itu melangkah mundur satu tombak,dia merasa tidak percaya mengenai apa yang dilihat nya,benar benar jurus yang sama,namun tingkat kesempurnaan jurus,shing ming berada di level lebih tinggi.


"Bangsat",bagaimana bisa kau mencuri jurus ku!"


"Mati saja kau!!!"


Kelima duplikasi nya menyerang shing ming secara membabi buta,sama hal nya dengan shing ming,10 duplikasi dirinya melesat maju kedepan mempertahan kan diri memukul mundur seluruh duplikasi ketua itu,


Hingga pada akhir nya,seluruh duplikasi itu hilang satu per satu terkena pukulan yang mematikan dari shing ming.


ketua penculik itu terpental mundur kebelakang,lagi lagi di mulut nya mengeluarkan seteguk darah.


Dengan putus asa,pemimpin itu melihat celah,dia ingin melarikan diri dari tempat pertempuran tersebut,


Didalam pikiran nya,sulit untuk mengalahkan pemuda itu,anggapan nya bahwa anak buah nya pasti sudah berhasil menculik target,artinya bisa dikatakan bahwa misi ini sudah berhasil.


Sekarang tiba giliran nya untuk segera melakukan pelarian dari tempat itu,


Dengan sisa sisa tenaga yang dimilikinya,ketua itu melemparkan pedang panjang nya menembus udara mengarah kepada shing ming,


Dengan sangat mudah shing ming dapat menghindari nya,melihat jeda tersebut,ketua penculik itu segera membalikkan tubuh nya melesat melarikan diri dari tempat tersebut,


Shing ming tersenyum kecut melihat sikap pengecut dari pemimpin penculik tersebut,dengan satu tarikan nafas,shing ming menghilang dari tempat itu,dan tiba tiba muncul didepan pemimpin tersebut,


Dia terpaksa menggunakan jurus hukum ruang.


"Mau pergi kemana kau pak tua?"


"Tidak semudah itu kau bisa sesuka hati meninggalkan tempat ini,!"

__ADS_1


Ucap shing ming tegas.


Pemimpin itu mulai gemetar ketakutan,dia melangkah mundur,sikap sombong nya yang dibangga banggakan hilang seketika,


Pemimpin itu mengeluarkan tombak dari cincin penyimpan nya,dia berinisiatif ingin melemparkan tombak itu kearah shing ming,dan mencoba melarikan diri lagi,


namun sebelum tombak itu dapat dilemparkan,sebuah tendangan melingkar dilakukan oleh shing ming,


Kekuatan angin yang dikeluarkan membentuk cahaya putih melesat memukul dada ketua penculik tersebut,


Tubuh penculik itu terpental,mundur jatuh ketanah hingga sejauh 10 tombak,seteguk darah segar keluar dari mulut nya,


Shing ming berjalan mendekat,lalu menghentakkan kakinya ketanah,dalam hitungan detik sebuah tambang petir melesat melilit tubuh penculik itu hingga tak bisa bergerak.


Raungan kesakitan bergema di tempat itu,tanpa ampun shing ming menghentakkan kaki nya sekali lagi,tubuh ketua itu jatuh menubruk ke tanah hingga tidak ada kuasa untuk berlari.


Beban yang dia rasakan begitu berat hingga dia tidak bisa mengangkat kepala nya,


Penculik itu mengeram menahan sakit yang teramat kuat,


"Ampuni aku tuan muda,tolong ampuni aku."


Ucap ketua penculik itu memohon pengampunan seraya menangis tak tertahan kan,tubuh nya dipenuhi dengan peluh yang bercampur darah.


Raut mukanya sudah memerah hingga tak berbentuk,banyak darah yang keluar dari wajah nya.


"Aku akan melepaskan mu jika kau berjanji akan melakukan apa yang aku suruh."


Ucap shing ming sembari melangkah mendekati penculik itu.


"Baik lah tuan,aku berjanji dengan nyawaku."


"Tolong lepaskan aku tuan,ampuni aku."


Ucap ketua penculik itu menghiba.


Disisi lain,


Pengejaran Putri Nuan menemui jalan buntu,


Dalam gelap nya malam,putri Nuan menerobos lebat nya hutan,dia mengerahkan seluruh kekuatan nya mengejar penculik itu,


Namun ketika sampai disebuah tebing yang curam putri Nuan kehilangan jejak penculik itu,


Bayangan penculik itu menghilang tak berbekas,meskipun menggunakan jurus 'mata hati',dia benar benar tidak dapat menangkap aura pergerakan nya.


"Sungguh aneh, keman penculik itu bersembunyi." ucap nya didalam hati.


Kemudian setelah beberapa saat pencarian,putri Nuan kembali ke tempat shing ming berada dengan tangan hampa.


****

__ADS_1


Bersambung guys..


__ADS_2