Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Akhir pertempuran


__ADS_3

Shing ming melangkah berlahan mendekati raja naga,dia mengitari pandangan nya,banyak prajurit dari istana naga tergeletak meregang nyawa.


Shing ming dengan penuh keengganan menyaksikan peristiwa berdarah tersebut.


"Menyerah lah..."


"Jangan anda hancurkan kerajaan ini karna keegoisan mu"


Raja naga mulai bangkit berdiri,dengan tatapan tajam penuh dendam dia mulai membuka suara;


"Jangan kau kira aku akan menyerah dengan mudah"


"Lebih baik aku mati dari pada menyerah kepadamu"


"Jika aku kalah,akan aku bawa kehancuran kerajaan ini bersamaku",ucap nya lantang tak kenal takut.


"Baik lah..akan aku kabulkan permintaan mu", ucap shing ming tanpa ampun.


Sebenarnya shing ming masih berlaku sopan kepada raja naga,dan masih ingin membangun hubungan baik dengan nya,namun melihat sisi negatif yang penuh keangkuhan,shing ming sudah tidak menaruh simpati lagi kepada raja naga itu.


Raja naga melancarkan serangan,dia mulai lebih serius,karna ini menyangkut antara hidup dan mati.


Dia mulai memainkan senjata trisula dengan baik dan sempurna,dia memutar nya dengan cepat hingga membentuk sebuah angin tornado.


Semakin besar dan semakin besar,puing puing pohon serta sisa sisa bangunan melayang membentuk pusaran besar,dan titik pusaran itu tepat berada di tangan raja naga.


Dengan sekuat tenaga, pusaran tornado itu menyerap semua benda yang berada di dekat nya,termasuk hal nya dengan shing ming,dia mulai tertarik menuju pusaran tornado.


Tarikan itu begitu kuat dan kuat.


Dengan kecepatan cahaya shing ming menghindarinya,dia melakukan lompatan hukum ruang,dari satu titik ke titik lain nya,hingga dia dapat meloloskan diri dengan mudah.


Raja naga mulai membaca arah pergerakan shing ming,dia mengunci setiap pergerakan yang dilakukan ,ketika mencapai sudut tertentu,raja naga mengarahkan angin tornado itu dan menghantam kan nya dengan secepat kilat ke arah shing ming.


Tidak hanya itu,raja naga juga menyebarkan racun ulat sutra putih yang mematikan,dia menyuntikkan nya kedalam pusaran angin tornado,dia ingin memukul sekaligus membunuh nya.


Putaran angin tornado yang besar melahap semua yang dilewati,


Shing ming melihat semua itu dengan tersenyum masam.


" Mainan anak anak" ,gumam nya meremehkan.


Dalam hal ini shing ming tidak terlalu menaruh keseriusan,karna bagi shing ming dia telah mempelajari sepenuh nya jurus pengendalian angin.


Namun shing ming tidak menggunakan jurus tersebut untuk menghalau laju angin tornado yang akan menghantam nya.


Shing ming lebih memilih jurus hukum waktu,dia merasa ingin mencoba dan melatih kesempurnaan jurus yang telah dia pelajari beberapa saat yang lalu.


Shing ming mulai konsentrasi,"jurus hukum waktu".


Dengan satu kali tarikan nafas,waktu berhenti tiba tiba,dalam radius 100 tombak semua yang ada diarea itu seakan akan berhenti bergerak,

__ADS_1


Mulai dari hewan,pohon dan seluruh isi alam yang masuk dalam jarak radius tersebut,mereka semua membeku tidak bergerak sama sekali.


Shing ming melihat takjub setiap butiran butiran air yang berhenti di udara,semua mata memandang tanpa berkedip,karna mereka tidak mempunyai kuasa untuk melakukan nya.


Angin tornado yang ingin menerjang nya dengan membawa serta puing puing bangunan yang berada di dalam nya ikut berhenti,sungguh tidak ada pergerakan sama sekali.


Shing ming memainkan peran nya,dia berjalan mengitari angin itu dan menyentuh apa saja yang berada didekat nya,benar benar hal yang paling mustahil untuk dilakukan.


Namun hukum waktu ini tidak bisa bekerja lama,artinya penghentian ini hanya bisa dilakukan dalam waktu seperempat dupa,atau paling lama hanya sekitar 2 menit.meskipun jurus ini bisa dilakukan terus menerus.


Shing ming berjalan cepat mendekati raja naga,dengan satu kedipan mata suasana yang membeku tadi, berubah normal kembali,mereka bisa bergerak dan bernafas seperti sedia kala.


Angin tornado melahap,meluluh lantahkan area dimana shing ming berdiri,kawasan istana itu terlihat hancur dan hancur.


Shing ming tidak bisa membayang kan apa yang terjadi dengan nya,apabila shing ming tidak menghindar.


Kesadaran raja naga telah pulih sepenuh nya,dia tidak percaya kekuatan besar itu akan mudah dihindari oleh shing ming.


Semakin raja naga memaksa kekuatan nya,semakin besar pula bagi raja naga untuk mengalahkan nya,


Sangat mustahil bagi nya ketika shing ming secepat kilat sudah berada didekat nya.


Namun kesadaran itu berlahan memudar ketika sebilah pedang menembus kulit nya dan memotong kedua lengan nya.


Crass.....


Darah segar menyembur dari mulut raja naga,kedua lengan nya terjatuh ke tanah dengan darah mengalir di setiap sudut tangan nya.


Beberapa pasukan dari bawahan nya dan juga dari musuh yang menyaksikan kejadian itu bergidik ngeri.


Mereka tidak bisa membayangkan jika kejadian itu menimpa dirinya.


**


Shing ming melihat raja naga roboh ketanah,dia terkulai dengan darah segar berceceran diantara jasad nya.


Namun keanehan kemudian terjadi,kedua tangan dan kepala raja naga seakan akan masih hidup,setiap organ tubuh yang terpotong itu seakan akan berjalan mencari induk nya,yaitu tubuh raja naga.


Shing ming melihat nya dengan wajah lesu.ternyata raja naga belum sepenuh nya dikalahkan.


Organ tubuh yang terpotong tadi kemudian menyatu dengan tubuh induk nya,darah yang tadinya bercecer,seketika lenyap,raja naga membuka kedua matanya dan berusaha bangkit lagi..


"Ha..ha..ha..."


"Hai bocah tengik kau tidak akan bisa membunuhku", ucap nya menyombongkan diri.


Belum sempat berbicara lagi,sebilah pedang terbang melayang secepat kilat dan memotong setiap organ tubuh raja naga.


Semua organ terpotong seperti irisan tahu.tubuh raja naga hancur berlapis lapis.hingga tidak dapat dikenali.


Namun hal yang aneh terjadi lagi,semua organ tubuh yang terpotong,kembali lagi seperti semula.mereka saling mendekat dan membentuk tubuh baru,dengan keadaan yang sama persis seperti sedia kala.

__ADS_1


Shing ming berfikir keras untuk itu,hingga akhirnya dia memiliki sebuah ide.


Lagi lagi shing ming membangun serangan,


Pedang langit melaju secepat cahaya dan menusuk tepat di jantung raja naga,


Seketika itu,shing ming merapalkan mantra petir,


Dengan satu kali hentakkan kaki,petir yang menari nari dari langit turun kebawah dan menghantam tepat ditubuh raja naga..


Suara petir itu menggelegar dengan keras,seakan akan menampakkan kekuatan nya.


Seketika tubuh raja naga hancur menjadi debu,tersapu terbawa angin.


Raja naga tewas tak tersisa.


Shing ming senang..


Dibibir nya terukir senyum tipis,sambil bergumam;


"Akhir nya mati juga.."


Seluruh pasukan raja golem dan raja jinggu berkumpul menyaksikan tuan muda nya yang telah berhasil mengalahkan raja naga giok,


Shing ming telah berhasil menguasai sepenuh nya istana raja naga yang sepertiga bagian nya telah rusak parah.


Shing ming memanggil geo,pendekar lipan dan pendekar laba laba.


"Carilah keberadaan ulat sutra putih,bawa satu padaku"..


"Baik tuan muda",ucap mereka serempak kemudian berlalu meninggal kan tempat itu.


"Raja golem,raja jinggu,bawalah pasukan dan bereskan tempat ini,


"Bangun kembali istana ini seperti sedia kala,mungkin dalam beberapa hari ini kita akan tinggal disini.."ucap shing ming memerintah kedua nya.


"Baik tuan muda,titah tuan muda akan kami laksanakan dengan baik",jawab mereka kompak.


kemudian mereka membawa beberapa pasukan untuk membangun ulang istana naga ini.


Tetua kim,pimpin lah beberapa pendekar,obati setiap pasukan yang terluka,dan kelompokkan pasukan musuh yang sudah menyerah,menjadi 10 kelompok."


"Kebumikan dengan layak setiap pasukan yang tewas."


"Baik tuan muda,akan saya laksanakan" ucap tetua kim dengan menyatukan kepalan tangan nya,tanda hormat yang tulus.


Kemudian shing ming menyerahkan banyak pil penyembuhan dan beberapa peti buah abadi untuk dikonsumsi agar kekuatan mereka dapat pulih dengan cepat.


Shing ming kemudian melanjutkan;


"pendekar kalajengking,bawa beberapa pasukan dan berikan penawar kepada pasukan musuh yang sudah menyerah."

__ADS_1


"Hamba laksanakan tuan muda"ucap pendekar kalajengking,kemudian berlalu meninggalkan area itu.


__ADS_2