Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Awal negosiasi 2


__ADS_3

Jendral hao dengan wajah geram melangkah keluar dari gerbang istana,melihat tingkat kultivasi shing ming,jendral hao beranggapan bahwa anak muda itu bukan lah suatu ancaman.


Shing ming menekan tingkat kultivasinya di level ranah bumi,agar prajurit dan para pembesar kerajaan naga giok tidak mencurigai nya,sebuah pemikiran yang briliant.


Shing ming menatap dengan tenang kedatangan jendral hao dan beberapa pasukan tempur yang bersama nya,mereka menghentikan langkah nya 3 tombak dari tempat shing ming berdiri.


"Anak muda,informasi penting apa yang ingin kamu sampaikan kepada rajaku"?,Tanya jendral hao,dengan tegas.


"Informasi ini sangat penting mengenai hidup dan matinya kerajaan anda,"jika anda tidak menginginkan informasi yang berharga ini,maka saya akan segera pergi dari sini,"shing ming berpura pura acuh,dia merasa mereka sudah termakan umpan nya.


"Haha..haa..jangan kira kau bisa seenak nya saja datang dan pergi dari tempat ini!,pasukan tangkap bocah itu,kita bawa menemui raja",ucap jendral hao memerintah.


Shing ming pura pura terkejut,kemudian tanpa perlawanan dia ditangkap beberapa pasukan,dan didorong masuk kedalam istana.


Shing ming mengitari pandangan nya,dia nampak tertegun sejenak,benar apa yang dikatakan raja golem,istana ini mempunyai banyak penjaga,dan lapisan pintu gerbang ini memang tidak lah mudah untuk menembus nya.


Namun cara berpikir mereka dangkal,karna ada banyak macam cara masuk ke istana tanpa menembus pintu gerbang dengan penyerangan serentak.


Melakukan penyerangan langsung merupakan metode kuno,dan metode ini terlalu menyianyiakan nyawa,karna pada dasar nya jalan masuk ke istana tidak harus melewati penjagaan ketat seperti hal nya pintu gerbang lapis tiga ini.


Shing ming mulai menghitung secara abstrak tingkat kekuatan pasukan naga giok,dia mencari celah yang kiranya dapat melemahkan pasukan musuh,dan benar saja,banyak sekali celah diantara mereka,shing ming menandainya dengan mantra ilusi.

__ADS_1


Dengan mantab shing ming melangkahkan kaki nya bersama beberapa pasukan yang menangkapnya masuk lebih dalam ke aula istana naga.


Disana shing ming sudah melihat ada beberapa panatua dan pejabat istana duduk menunggu nya,shing ming melihat di sekitar,namun dia belum menemukan keberadaan raja naga giok.


Shing ming dibawa beberapa prajurit yang menangkap nya maju kedepan,jendral hao melangkah maju dan menangkupkan tangan nya kepada beberapa panatua dan pejabat lain yang tengah duduk.


"Jendral hao menghadap tetua kun dan para tetua lainya,ijin melapor,saya membawa seorang pemuda yang ingin bertemu dengan raja naga,dia mengatakan bahwa mempunyai informasi yang sangat penting,"ucap jendral hao sopan.


Tetua kim berdiri dari duduk nya,dan mendekat ke arah shing ming,dia menatap nya dengan tajam seolah olah mengintimidasi buruan nya.


Shing ming membalas tatapan tetua kun dengan tenang tanpa ada beban sedikitpun.kemudian shing ming maju selangkah dan membuka pembicaraan;


"Para tetua dan para jendral,sebelum nya perkenalkan bocah yang tidak mempunyai sopan santun ini,nama ku shing ming,dan saya datang kesini untuk bertemu dengan raja kalian.ada sesuatu yang sangat penting yang ingin saya bicarakan dengan nya,"ucap shing ming tegas tanpa ber tele tele.


Shing ming hanya tersenyum kecil,dia sudah mengira,bahwa tetua ini sangat arogan dan tetua ini merupakan kepercayaan raja nya,sehingga banyak diantara tetua dan pejabat istana lain nya yang diam saja tidak berani memprofokasi nya.


Tetua kun berteriak sekali lagi,dan memandang shing ming dengan niat membunuh.


"Bocah cepat berlutut dan katakan sekarang juga,informasi apa yang ingin kau sampaikan kepada rajaku???


Shing ming menanggapinya dengan tersenyum kecut,dia tidak menggubris teriakan tetua kun.

__ADS_1


"Pengawal bunuh dia,kalau tidak mau bicara..potong kedua kaki nya dan siksa dulu sebelum kalian membunuh nya!",bentak tetua kun,mencoba menguasai keadaan.


"Anda memang sangat kejam tetua,jangan harap anda bisa selamat hari ini,"ucap shing ming tenang.


Kemudian shing ming merapalkan mantra pengikat jiwa,dan mengarahkan nya kepada tetua kun,kilatan cahaya yang diselimuti petir bergerak bebas seperti tambang yang besar,menangkap tetua kun dan melilit nya dengan kuat,sontak mereka yang berada di aula itu terkejut,mereka tidak menyangka,bahwa bocah yang hanya memiliki tingkat ranah bumi bisa memiliki kekuatan sebesar itu.


Tetua kun mencoba sekeras mungkin melepaskan lilitan itu,namun seberapa keras nya dia berusaha,lilitan itu semakin kuat dan kuat.


Jendral hao terdiam sesaat melihat peristiwa mencekam itu,dia mengeluarkan pedang nya dan membantu tetua kum melepaskan lilitan itu,namun sebelum sampai menyentuh nya,jendral hao terkena kilatan petir yang berasal dari lilitan itu,dan terpental bebas kebelakang hingga 10 tombak.


Jendral hao mengeluarkan seteguk darah dan mencoba bangkit kembali.namun dia kembali diam terpaku setelah mendengar suara yang datang dari bocah itu;


"Diam disitu dan panggil raja mu,atau hari ini kalian akan menyaksikan tetua kun mati tak tersisa.


Dengan satu hentakkan kaki,tetua kun jatuh tak berdaya berlutut ditanah.dia meronta menahan kesakitan yang diderita nya,


"Mohon ampuni aku tuan muda,tolong selamatkan aku"pintanya dengan merintih menahan sakit.


Kesombongan dan wibawa yang dia bangga banggakan musnah seketika dihadapan shing ming.


"Kalian hanya mau melihat tetua busuk ini menderita atau cepat panggil raja mu,teriak shing ming mem profokasi jendral hao.

__ADS_1


"Baik baik tuan muda, tunggu sebentar, saya akan segera memanggil raja naga."ucap jendral hao,segera dia pergi dari aula itu menghadap raja nya.


Semua panatua dan pejabat kerajaan melihat semua itu dengan diam tak bersuara sambil menundukkan kepalanya.


__ADS_2