
Raja jinggu tersenyum lebar mendengar pengaturan dari tuan muda nya yang begitu rapi dan cemerlang ,dia merasa puas atas ketegasan dan kebijaksanaan tuan mudanya itu.
Raja jinggu melangkah satu tombak kedepan dan menangkupkan kedua kepalan tangan nya tanda hormat yang tulus,kemudian berbicara;
"Tuan muda,hamba dan raja golem telah sepakat untuk kedepan nya akan mengikuti tuan muda melakukan misi."
"Bawalah kami berdua tuan muda,"
Raja golem melihat raja jinggu seraya menganggukkan kepalanya tanda setuju atas usulan saudaranya itu.
"Dalam dua hari kedepan,kami juga akan siap siap meninggalkan istana ini dan mengikuti tuan muda." tambah nya.
Shing ming yang mendengar pernyataan dari kedua pengikutnya itu tersenyum bahagia,dia sangat kagum dengan kesetiaan pengikutnya,
Namun beberapa saat kemudian dia menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju.
Kedua nya saat ini tengah menatap pemuda yang berada dihadapan nya,mereka menunggu jawaban atas pertanyaan nya tersebut.
Shing ming berjalan mendekati mereka berdua,seraya menepuk pundaknya kemudian berkata;
"Raja jinggu dan raja golem,saya tahu niat baik kalian berdua,saya juga tidak akan menilai seberapa besar kesetiaan kalian,"
"Namun ada tugas lain yang lebih penting untuk kalian berdua lakukan."
"Saat ini saya membutuhkan kalian semua untuk membangun kerajaan kalian masing masing,buat lah menjadi sebuah kerajaan yang kuat.agar dimasa depan tidak akan ada yang berani mengusik nya."
Shing ming menatap keduanya lekat lekat,lalu melanjutkan.
"Raja jinggu,tunjuk beberapa bawahan mu untuk mengintai arah pergerakan pasukan dari kekaisaran tang dan sekte hitam,lapodkan kepadaku secara berkala.
"Dan untuk mu raja golem,pilihlah juga beberapa diantara bawahan mu yang terbaik,awasi keadaan dari sekte pusaka emas,kabari aku jika ada kejadian yang membahayakan sekte atau penyerangan dari pihak lain."
"Baik tuan muda ,tugas ini akan kami laksanakan dengan baik", ucap keduanya kompak.
Kemudian kedua nya berbalik kembali ketempat duduk nya.
Tiba tiba mereka dikejutkan oleh kedatangan wanita cantik yang berjalan dengan mantab masuk ke aula dalam,tempat dimana para bawahan berkumpul.
Semua tetua dan punggawa kerajaan melihat takjub atas kecantikan wanita muda yang melamgkah masuk tersebut.
Wanita itu menggunakan gaun biru yang indah,dengan sebuah jade melingkar diatas kepala nya.belahan vertikal di baju bagian samping betis nya menambah keanggunan ketika sedang berjalan.
Semua yang hadir di aula melihat wanita itu tanpa berkedip.
__ADS_1
Tetua kim yang sudah mengenal putri Nuan menangkupkan tangan nya tanda hormat,
Begitu juga dengan shing ming,dia menyambut kedatangan wanita cantik itu dengan tersenyum,
Putri Nuan berjalan mendekati shing ming,kemudian menangkupkan telapak tangan nya tanda hormat dan berkata;
"Salam hormat tuan muda,maaf jika kedatangan saya mengganggu anda,"ucap putri Nuan sopan.
"Jangan terlalu sungkan nona,kita semua berkumpul disini hanya ingin mendengar laporan dari beberapa punggawa istana,benar begitu tetua kim?" ucap shing ming dengan menatap tetua kim.
"Benar apa yang dikatakan tuan muda,nona Nuan jangan terlalu sungkan," balas tetua kim sembari tersenyum.
"Baik lah,para tetua dan saudara saudaraku semua yang hadir di aula ini,"
"Perkenalkan,ini adalah teman saya,dia bernama putri Nuan,"
"Hormatilah dia sebagaimana kalian menghormati ku"
"Berbicaralah dengan sopan sebagaimana kalian berlaku sopan kepadaku,"
"Kita semua sekarang adalah saudara,sewajarnya bagi kita untuk menjaga satu dengan yang lainya."
"Ibarat kita adalah sebuah tubuh,dan tidak mungkin untuk dipisahkan,"
"kami mengerti tuan muda," ucap nya serempak.
"Baik lah jika tidak ada yang lain,untuk sementara bubarkan diri kalian," tambah nya.
Para pengikut nya berdiri seraya menangkupkan kedua tangan nya,tanda hormat yang tulus,kemudian mereka berlalu meniggalkan ruangan itu satu persatu.
Putri Nuan semakin kagum melihat ketegasan shing ming,tekad nya sudah bulat,bahwa dia akan selalu menemaninya,hingga akhir hayat,meskipun semua perasaan nya tidak bisa diungkapkan,namun dia merasa bahagia meskipun hanya sekedar menjadi pengikut nya yang setia.
Shing ming berdiri lurus memandangi kepergian para pengikut nya,putri Nuan dan Tetua kim berdiri di sebelah nya,sedangkan raja golem dan raja jinggu masih setia menemani pemimpin nya itu,mereka tidak lekas pergi meninggalkan aula dalam.
Sebenarnya shing ming ingin menceritakan asal usul Putri Nuan beserta sejarah istana ini,namun shing ming khawatir kalau membuat putri Nuan terancam keselamatan nya.
"Tetua kim,putri Nuan,bergabung lah bersama raja jinggu dan raja golem,ada yang ingin saya tanyakan pada kalian," ucap shing ming mendominasi.
Mereka kemudian duduk bersama,Shing ming mengeluarkan buah buahan abadi,dan diletakkan memanjang diatas meja,
"Nikmatilah..."ucap shing ming mempersilahkan.
Mereka semua senang dengan keberadaan buah langka tersebut,selain dapat meningkatkan kekuatan,buah ini juga berfungsi untuk menambah umur.
__ADS_1
Dengan lahap mereka menikmati bermacam macam buah tersebut,shing ming segera memanggil geo untuk bergabung didalam pembicaraan itu,
Tanpa menunggu lama seberkas cahaya putih muncul dan menampakkan dirinya menjadi Geo.
"Hamba menghadap tuan muda" ucap nya dengan menundukkan kepala.
"Duduk lah," jawab shing ming singkat.
"Bagaimana geo perkembangan misi yang saya tugaskan,apakah sudah ada hasil?" tanya shing ming sambil menatap geo dalam dalam.
Tetua kim dan lainya menyimak pembicaraan antara pemimpin nya dan sahabat nya geo tersebut,
"Maaf kan hamba tuan muda,hamba belum bisa melaksanakan tugas dengan baik,hamba belum menemukan informasi dimana tempat rumput pembalik tersebut berada," ucap geo sopan,dengan menundukkan pandangan nya merasa bersalah.
Shing ming menganggukkan kepalanya tanda mengerti,betapa sulit nya mencari keberadaan benda tersebut,
Kemudian shing ming menatap tetua kim dan lainya,seraya berkata;
"Sahabat ku semua nya,saya kesulitan menemukan benda kedua yang akan saya cari,mungkin dari kalian semua apakah pernah mendengar mengenai sebuah benda yang bernama "Rumput pembalik,dan usianya tidak kurang dari 100 tahun,'' ucap shing ming,
Semua yang hadir disitu menggelengkan kepala,termasuk juga Nona Nuan,yang telah hidup hingga ratusan tahun,dia belum pernah mendengar mengenai benda itu.
Tetua kim nampak tenang,seakan akan sedang memikirkan sesuatu dengan keras.kemudian dia membuka suara;
"Tuan muda,dulu sekali ketika saya sedang dalam perjalanan ke hutan terdalam,saya pernah singgah di sebuah kota yang bernama kota hangzhao,kalau tidak salah kota ini berada didalam kekaisaran tang."
Shing ming mendengarkan perkataan tetua kim dengan seksama.
"Temuilah seorang tabib yang bernama tabib hua,dulu ketika singgah disana,hamba tidak sengaja satu meja dengan nya,dia pernah mengatakan mengenai Rumput pembalik,khasiat dari rumput itu sangat melegenda hingga dia membelinya dari petani herbal dengan harga yang mahal." ucap tetua kim meyakinkan."
Shing ming melihat penjelasan tetua kim dengan mata berbinar,dia merasa bahagia ,meskipun belum pasti mengenai ada dan tidak nya benda yang dicari,,namun sebuah celah sudah muncul,dan patut untuk ditemukan keberadaan nya.
"Namun saya harap tuan muda ber hati hati jika ingin menemui tabib huo,ketika anda masuk dikota hangzhao,penjagaan disana sangat ketat,"tambah tetua kim menjelaskan,kemudian tetua kim melanjutkan
"Terlebih anda adalah cucu dari kaisar ming yang agung"
"Terimakasih atas nasehat nya tetua,budi baik tetua akan saya ingat sepanjang masa", ucap shing ming sopan.
Tetua kim menganggukan kepalanya tanda mengerti,seraya berkata;
"Tuan muda,hamba adalah pengikut mu,tidak layak bagi tuan muda untuk berkata seperti itu,Semua yang ada pada saya merupakan milik tuan muda,kelak hamba juga bersedia mengorbankan nyawa demi tuan muda."
***
__ADS_1