
Tiba tiba sekelebat bayangan muncul berdiri di sebelah patriak changying,tampak sosok muda yang gagah dan tampan,dengan tatapan yang penuh santun mendekat,sorot mata yang memancarkan ketenangan membuat yang menatap nya menjadi nyaman..
Sambil memberi hormat,shing ming berkata.
"Ayah biarkan ananda yang menghabisi para gerombolan sampah ini,mereka mempunyai mulut yang besar."
"Ananda ingin melihat seberapa jauh kekuatan nya."
"Jangan biar kan tangan ayah dan penatua semuanya kotor oleh darah busuk meraka"..ucap shing ming dengan menangkupkan tinjunya.
"Hei anak muda,jangan banyak bacot."
"Matilah"...ucap pemimpin gerombolan Seraya melempar golok nya kearah shing ming.
Namun belum selesai dia berkata,tiba tiba cahaya melesat memotong leher pemimpin itu.
Kresss...
Kepala pemimpin itu jatuh menggelinding ke bawah...
Darah menggenangi lantai aula tersebut..
Bau amis darah menyeruak sampai ke hidung..
Dengan satu tarikan nafas,shing ming memenggal leher pemimpin itu menggunakan jurus pedang terbang nya,
Shing ming menumbangkan pemimpin gerombolan itu dengan sangat mudah...
"Ternyata memang bermulut besar" gumam shing ming sambil mengedarkan pandangan nya melihat sebagian lain dari gerombolan itu.
Semua mata yang melihat kejadian itu bergidik ngeri.
mereka tidak menyangka akan secepat itu..
Betapa cepat dan tepat nya jurus tersebut,beberapa siswa yang dulu nya memandang sebelah mata pada shing ming,sekarang berubah pandangan nya menjadi sembilan puluh derajat, segera mereka merubah sikap nya dari acuh menjadi kekaguman.
Mereka sangat memuji kehebatan nya...
Tiba tiba semua anggota gerombolan yang tersisa berlutut sujud bersimpuh memohon ampun kepada tuan muda shing ming,
Mereka mengira bahwa perjuangan nya nanti akan berakhir dengan sia sia,
Dengan keadaan seperti ini memaksa pun pada akhir nya mereka pasti akan mati.
Karna pemimpin yang menjadi puncak kekuatan mereka telah dikalahkan dengan mudah,
Besar kemungkinan,mereka juga akan ikut terpenggal seperti pemimpin nya nanti.
Para gerombolan itu membayangkan dengan ngeri,apa yang selanjut nya akan menimpa pada dirinya.
Dalam pikir mereka,secepat mungkin meraka harus memohon pengampunan pada sekte ini,
meskipun menjadi pembantu atau pesuruh pun akan mereka terima,daripada mati sia sia.
__ADS_1
Dengan mengusap peluh yang membasahi dahi nya,salah satu rombongan itu berkata.
"Tuan muda,"maaf kan kami,
"Ampuni kami yang bodoh ini."
"permasalahan ini mungkin telah menyinggung anda dan patriak,dengan segenap jiwa raga ,kami meminta pengampunan mu,"
"Tolong tuan muda sudi melepas kan nyawa anjing kami",tambah salah satu gerombolan itu...
"Kami bersedia menjadi anjing dan kudamu di masa depan",tuturnya sembari memohon.
"Tidak dibutuhkan."
"Tidak ada kata maaf untuk kalian semua,"
"kalian telah merendahkan sekte kami,hanya nyawa yang bisa menebus nya,"balas shing ming tegas.
Suingg..crass...crasss..
Dengan tiga tarikan nafas,semua kepala gerombolan yang tersisa itu terpisah dari tubuh nya...
Darah segar memenuhi pelataran arena tersebut.
Bau anyir darah menyeruak.
Siapa saja yang melihat nya pasti ingin muntah.
"kuburkan secara layak"..ucap shing ming memerintah kepada para murid sekte..
kemudian shing ming menyimpan kembali pedang langit itu ke cincin penyimpanan nya...
Shing ming membalikkan badan nya menemui ayah nya.
"Ayah maaf kan ananda yang datang terlambat",ucap shing ming sambil membungkuk kan kepalanya..
"kamu belum terlambat anakku,"
"meskipun banyak murid yang terluka,tapi biarkan ini menjadi pengalaman yang berharga untuk mereka semua."
"Biarkan mereka berpikir sendiri,harus menjadi apa agar mereka bisa mempertahankan sekte ini",ucap changyi ming tegas sambil mengelus rambut anak nya.
"Ananda mau meminta ijin berlatih tertutup ayah,mungkin beberapa bulan ini ananda tidak berlatih disini",ucap shing ming memohon.
"Baik lah,"
"Ayah memberikan ijin,manfaatkan waktumu berlatih dengan baik",balas changyi ming bangga.
Shing ming segera memohon undur diri dari aula.
Dia menangkupkan kepalan tinjunya pada panatua yang hadir disitu,
Shing ming meminta ijin untuk melakukan kultivasi tertutup beberapa bulan di gua dekat hutan bukit kejora.
__ADS_1
Shing ming ber anggapan kalau peristiwa ini baru permulaan,
Setelah peristiwa ini,dapat di prediksi akan terjadi kekacauan yang lebih besar lagi,mungkin akan lebih memakan jiwa.
Dapat disimpulkan bahwa pertikaian selanjut nya akan melibat kan pendekar pendekar kelas elit dan pendekar ranah tinggi.
Sehingga shing ming memutuskan untuk meningkatkan ranah kultivasi nya agar menjadi lebih kuat.
Dia beranggapan,mungkin peristiwa ini hanya keberuntungan nya saja,
Dia berhadapan dengan musuh dengan ranah kultivasi yang sama yakni tingkat langit,jika mungkin kultivasi lawan lebih tinggi,maka besar kemungkinan pertempuran tadi akan sulit untuk dimenangkan nya.
Dengan kesimpulan itu dia memutuskan untuk memperkuat basis kultivasi nya agar lebih tinggi,dan dapat membantu bahkan melindungi sekte pusaka emas ketika menghadapi peristiwa besar nanti terjadi...
"Ayah mungkin nanti nya akan ada gelombang pertempuran yang lebih besar lagi,"
"kalau ananda boleh memberi saran,mungkin ayah mulai menyiapkan murid murid sekte ,"
"mereka harus melatih kekuatan diri dan meningkatkan kultivasi nya,agar kedepan nya kita tidak mengalami kekalahan seperti ini lagi." ucap shing ming sambil menatap ayah nya dalam dalam.
"Ananda telah menempatkan segel tingkat tinggi didepan pintu gerbang,hal ini bisa membantu melindungi sekte ini dari serangan pihak luar",tambah shing ming dengan penuh ketenangan.
"Bagus..bagus anakku,"
"Ayah akan menerima usulan dari mu,"
"Mulai saat ini,ayah akan memperkuat segala lini,dan meningkatkan kekuatan para murid murid kita,agar dapat mempertahan kan sekte dari serangan musuh."
"Sekte ini sudah bagaikan rumah bagi mereka."
"kita telah menyatakan perang dengan sekte darah iblis,apapun resiko nya,kita akan mempertahan kan nya.."
"Anakku shing ming,ayah sangat bangga padamu,"
"kemajuan mu sangat pesat,"
"Ayah berharap banyak padamu,harapan ayah, kamu bisa membawa sekte ini melewati masa sulit,dan meraih puncak kemenangan." ucap patriak sambil memeluk putranya itu...
Tanpa berselang lama,kondisi sekte pusaka emas kembali normal,mereka sudah mulai beraktifitas seperti biasanya,dengan sigap dan tanggap mereka membersihkan sisa sisa pertempuran tadi.
Mereka dibagi menjadi tiga tim.
Tim pertama mengurus mayat mayat dari sekte hitam yang mati terpenggal,dan menguburkan nya.
Tim kedua membersihkan kekacauan di aula pelatihan,termasuk mengepel lantai dan membersihkan puing puing aula yang hancur,atas insiden tadi.
Dan tim ketiga,membawa murid murid yang terluka,baik yang mengalami luka dalam ringan ataupun luka dalam berat,meraka dikumpul kan ditempat yang berbeda.
Terdapat dua aula penyembuhan dalam sekte pusaka emas.yang pertama aula khusus penyembuhan luka berat,yang berada di bagian dalam yang terdiri dari beberapa puluh ruangan.
Dan ada juga aula penyembuhan bagian luar yang dikhususkan untuk penyembuhan luka yang tidak terlalu serius.
Sehingga bagi murid murid yang terluka akan cepat pulih,karna ditangani oleh beberapa tabib sekte yang selalu siap siaga dengan sumber daya pengobatan yang melimpah.
__ADS_1