Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
Lembah kuning markas kelompok penghisap darah


__ADS_3

Matahari telah bersinar di ufuk timur,Sinar nya merayap menapaki desa shengchun pertanda pagi sudah menjelang.


Desiran angin membawa dingin menyelimuti desa itu,


Sontak seluruh warga berduka atas kejadian yang menimpa kepala dess jangyu,mereka berduyun duyun melihat kejadian pilu semalam.


Seorang pemuda tampan berdiri dengan kokoh di depan gerbang desa,di samping nya sosok cantik menemani berdiri tepat di sebelah nya,


Tak luput dari penglihatan,seorang pria paruh baya dengan ikat kepala berwarna hitam berada didepan kedua nya,sosok pria itu melangkah menuntun jalan.


Ketiga nya berjalan perlahan meninggalkan desa itu,mereka adalah shing ming,putri Nuan dan pengikut nya yang baru yakni ketua jing.


Mereka bersama melangkah beriringan menuju markas kelompok penghisap darah,dimana para anak anak disekap disana sebelum dibawa ke sekte darah iblis.


"ketua jing,berapa lama kita sampai ke markas kelompok penghisap darah?"


Ucap shing ming membuka suara,


Ketua jing yang mendengar pertanyaan dari tuan muda nya itu menarik nafas dalam dalam,tanpa ragu ragu ketua jing menjawab:


"Tidak terlalu jauh tuan muda,jika kita terbang paling cepat membutuh kan waktu setengah dupa,"


Dalam hal ini setengah dupa berarti sekitar 30 menit,


"Baik lah,kita mulai perjalan kita,"


"Ketua jing,pimpin lah jalan."


Ucap shing ming tegas.


Ketiga nya kemudian melesat ke langit,menapaki awan,melewati hutan dengan beberapa pohon besar yang menjulang tinggi.


Mereka terbang secepat angin,menyusup cahaya matahari yang kian meninggi,


Hari nampak cerah tanpa ada mendung diatas langit.


"Tuan muda,sebentar lagi kita akan sampai,"


"Berhati hatilah,kita turun dibawah bukit itu,dari sana kita akan berjalan menuruni lembah kuning,"


"Markas kelompok penghisap darah ada di pusat lembah kuning,"


Ucap ketua jing membuka percakapan seraya menunjukkan letak bukit itu.


Shing ming yang mendengar perkataan pengikut nya itu hanya menganggukkan kepalanya,tanpa mengeluarkan pembicaraan sama sekali,


"Tuan muda,semalam waktu saya mengejar penculik itu,saya kehilangan jejak nya di bukit ini,"


"Mungkin benar apa yang dikatakan ketua jing,disana pasti markas nya," gumam putri Nuan,berbicara perlahan,


Dia membenarkan apa yang dikatakan oleh ketua jing,


Shing ming tersenyum kecil seraya berkata,


"Nona nuan,kamu bersiap lah,mungkin yang kita hadapi saat ini tidak mudah,"


"Kamu harus berhati hati."


Putri nuan menganggukkan kepalanya tanda setuju.

__ADS_1


Tak berselang lama,mereka turun disebuah dataran tinggi dekat bukit,mereka bertiga akan melanjutkan perjalanan menuju ke kawah kuning dengan berjalan kaki,


Medan nya sangat tidak memungkin kan untuk menempuh perjalanan dengan cara terbang,karna beberapa sisi kawasan ini terdapat pohon yang besar menutupi area tersebut.


Shing ming mengedarkan pandangan nya,berdiri diantara pepohonan.


"Geo keluarlah," ucap shing ming singkat.


Seberkas cahaya muncul didepan shing ming seraya menundukkan tubuh nya 90 derajat tanda hormat yang tinggi,


Ketua jing nampak terkejut melihat kemunculan mahluk kura kura itu.


"Geo menghadap tuan muda."


"Tugas penting apa yang hamba harus lakukan tuan muda," ucap geo menangkup kan telapak tangan nya,


"Geo,Saudaraku,"


"Aku membutuhkan bantuan mu,jagalah nona Nuan untukku,"


Ucap shing ming tegas,sembari meninggalkan senyum nya,


"Baik tuan muda,hamba patuh."


Ucap nya singkat.


Tanpa basa basi mereka ber empat berjalan beriringan menuruni jalan setapak,


Semak belukar menutupi jalan itu hingga tidak ada yang tahu apa yang ada didepan mereka ber empat.


Tetua jing menuntun jalan,sesekali dia memperingatkan untuk berhati jati dalam menapaki langkah,karna banyak jebakan terpasang disana.


Dari kejauhan terlihat sebuah dasar lembah yang diselimuti oleh tumbuhan merambat,disana terdapat sebuah rumah dari kayu yang tersusun tegak,


Shing ming melihat tempat itu dari kejauhan,dia mengedarkan pandangan nya,tidak nampak satupun orang yang berjaga didalam tempat itu,entah mereka bersembunyi atau sudah meninggalkan tempat ini beberapa saat yang lalu sebelum kedatangan nya.


Semua pertanyaan masih dipendam hingga mereka berhenti di suatu tempat dengan batu besar dihadapan nya,


Tetua jing menghentikan langkah nya di salah satu sudut batu besar itu,dia membalikkan tubuh nya seraya menatap shing ming lekat lekat,kemudian memberanikan diri untuk berkata:


"Tuan muda,sebentar lagi kita akan sampai di markas kelompok penghisap darah,"


"Saya telah mengetahui strategi kelompok itu,"


"Sangat rumit ,namun saya bisa memimpin menembus nya,"


"Mereka tidak akan membiarkan orang lain memasuki markas ini,"


"Mungkin mereka sudah tahu kalau saya telah berbelot,"


"Untuk itu mohon petunjuk nya tuan muda?"


ketua jing berkata seraya menundukkan kepalanya,menjaga kesopanan.


Shing ming melihat disekitar tempat itu,dia membuat perhitungan serta perencanaan agar dapat memasuki markas itu dengan aman,kemudian menyergap kelompok tersebut.


Sebenar nya mudah bagi shing ming untuk menghancurkan tempat ini,mungkin dalam tiga kali tarikan nafas,jurus penguasaan inti es akan dapat dengan mudah membekukan markas itu,


Namun dia tidak bisa menjamin keselamatan semua anak anak yang telah mereka culik yang saat ini masih berada di markas itu,

__ADS_1


Shing ming mendekati tetua jing 2 langkah kemudian berkata:


"Tetua jing dimana anak anak itu di sekap?"


"Dan bagaiman sistim penjagaan markas ini?"


Shing ming bertanya menyelidik,


"Tuan muda,para anak anak disekap disebuah ruangan tengah,kita dapat menyelematkan nya,namun kita harus melawati penjagaan yang tersebar di dalam tembok mirip labirin itu,dan kita harus mengalahkan nya,"


"Kita harus hati hati dengan labirin ini,disetiap sudut nya dijaga oleh beberapa anggota kelompok penghisap darah,dia menggunakan semua upaya untuk melumpuhkan musuh,termasuk dengan menggunakan bubuk racun."


Ucap ketua jing menjelaskan dengan detail,dia menggambarkan denah markas itu diatas tanah.


"Kamar pemimpin nya berada di pojok markas sebelah barat tuan muda,"


"Kita bisa kesana dengan cara memutar,"


"Pemimpin itu bernama ketua kaibo."


"Hati hati ketika berhadapan dengan nya,dia sangat ganas dan brutal,dia merupakan salah satu kaki tangan suhu angbai tuan muda."


Ucap ketua jing panjang lebar,


Shing ming menganggukkan kepalanya tanda paham,


"Baik lah,"


"Kita akan berpencar,Nona nuan,geo dan ketua jing akan pergi melawati jalur depan,melewati labirin itu,"


"Sedangkan aku akan memutar langsung menusuk jantung pemimpin itu,kita akan bertemu dia aula tengah,"


"Apakah kalian mengerti?"


Dengan berat hati geo dan nona nuan menganggukkan kepala nya,


"ketua jing apakah kamu sanggup melawan mereka?" tambah shing ming menegaskan.


"Saya sanggup tuan muda,ilmu mereka tidak lebih baik dariku,"


"Tuan muda berhati hatilah menghadapi ketua kaibo,dia sangat licik,"


Ucap ketua jing seraya menegaskan ucapan nya,agar shing ming mengerti.


"Terimakasih atas saran nya ketua jing,aku akan berhati hati."


"Geo dan Nona nuan apakah kalian berdua sudah siap?"


Ucap shing ming menambahkan,


"Kalau kalian sudah siap kita lakukan sekarang juga."


Putri Nuan dan geo menatap tuan muda nya dalam dalam seraya berkata:


"Kami sudah siap tuan muda, ayo kita akhiri dengan cepat."


"Tuan muda berhati hatilah."


Ucap geo seraya membungkukkan tubuh nya tanda kepatuhan.

__ADS_1


****


Bersambung


__ADS_2