
Tetua kim membuka percakapan, beberapa saat yang lalu perhatian mereka telah terpecah dengan terbuka nya kotak peninggalan dari kaisar langit.
Mereka merasa bangga atas pencapaian dari tuan muda nya itu.dia yakin karir dan masa depan mereka akan sekuat naga dan phoenix.
Tetua kim,mengarah kan pandangan nya kepada mereka semua,sesaat kemudian tetua kim berkata;
Tuan muda apakah setelah ini kita akan pergi mengunjungi raja naga giok?
Betul tetua,apakah tetua punya saran yang bagus?tanya shing ming singkat.
Saya sudah akrab dengan lokasi ini ,sudah lama sekali saya berdiam diri disini,sudah hampir seratus tahun.gamam nya pelan.
saya bisa mengantar tuan muda dan sahabat sahabat semua sampai hutan terdalam lapis tiga,kita bisa melewati gunung soka,dan mengitarinya,tapi kita membutuhkan waktu yang agak lama.menurut perhitungan saya kita bisa sampai disana sekitar satu malam.
Selebih nya saya hanya mengetahui situasi disekitar istana,namun sampai saat ini saya belum pernah masuk kedalam istana naga giok,karna saya lihat beberapa waktu yang lalu penjagaan disana sangat ketat.
Saya juga mengamati akhir akhir ini di istana naga giok terselimuti kabut ..tetua kim menjelaskan dengan panjang lebar.
Kami sebenar nya tidak perlu masuk tetua,rencana kami kesini hanya ingin mengintai dan menguasai keadaan,seberapa kuat penjagaan istana itu,dan mencari celah untuk melakukan penyerangan ketika saat nya tiba nanti,ucap shing ming menambahkan.
Sebenar nya dalam hal ini saya tidak ingin adanya peperangan dengan istana naga giok,saya hanya ingin menjalin persahabatan dengan nya,agar dikemudian hari mereka mau beraliansi dan tunduk sepenuh nya pada kekaisaran ming,tiba saat nya nanti kami membutuh kan tenaga dan sumber daya yang mereka punya..
Dan sebenarnya tujuan utama saya berkunjung di istana giok adalah membuktikan bahwa raja naga giok memiliki ulat sutra putih yang konon raja naga giok ini memilikinya.untuk sumberdaya pengembangan racun nya.
shing ming mennggeleng gelengkan kepalanya sembari menambahkan;
Tapi kemungkinan besar dua permintaan saya ini tidak bisa mereka terima,dan mungkin mereka memilih untuk berperang.
Semua bawahan shing ming manggut manggut mendengarkan pembicaraan kedua nya.
tuan muda,dan tetua kim,sebenar nya ada jalan yang terdekat agar kita bisa sampai ke gerbang istana naga tanpa terlihat,namun kita harus melalui danau biru,sedang kan danau itu dikuasai oleh tuan putri ular panca,dan saat ini kerajaan tuan putri tersebut sedang bertikai dengan siluman buaya putih.ucap pendekar kelelawar meyakinkan.
__ADS_1
Bagaiman pendapat tuan muda,untuk jalur ini?tambah nya.
Baik lah kita mengambil resiko menempuh perjalanan pada malam hari melintasi danau biru.
Tetua kim,maaf sebelumnya,apakah tetua bisa memberikan tumpangan kepada kita semua?dan apakah anda bisa terbang dalam keadaan gelap?
tanya shin ming dengan sopan.
Saya bersedia tuan muda,tidak usah khawatir dengan saya,bahkan saya masih mampu melintasi nirwana menuju dunia fana ini,jawab nya singkat
Baik lah,sudah kita putuskan bahwa ketika malam gelap,kita akan berangkat.ucap shing ming memutuskan.
Mereka semua tampak senang dengan keputusan bijaksana ini.
***
Setelah beberapa saat menunggu,gelap pun mulai datang merayap,udara dingin yang menusuk menyelimuti kehampaan malam.suasana dihutan ini begitu sunyi dan sepi,hanya terdengar bisikan bisikan binatang malam yang sedang bercengkrama.
tetua kim kemudian melesat menuju angkasa.dan terbang bebas kesana,manuver yang dilakukan tetua kim sungguh bagus,sehingga penerbangan itu berjalan sempurna.
Tetua kim memecah angin melewati hutan hutan lebat dan sesekali melewati padang perbukitan ,cahaya bulan bersinar terang waktu ini,mereka bagaikan pendekar penguasa angkasa yang bermartabat.
Beberapa waktu telah berlalu,ribuan mil hutan telah mereka lewati,dengan kokoh tetua kim melaju tanpa henti menggilas waktu.tiba saat nya mereka di sebuah danau yang nampak indah.
Namun keindahan itu tiba tiba berganti dengan suara dentingan pedang dan jeritan kesakitan.nampak nya pertempuran sedang berlangsung.
Tetua kim,kita turun sebentar melihat keadaan.sebaik nya kita bersembunyi diatas pohon besar itu,ucap shing ming sambil menepuk nepuk punggung walet tersebut.
Baik tuan muda,jawab tetua kim singkat.
kemudian tetua kim menukik kebawah dan melembutkan sayap nya,mereka turun ketanah dan terbang diatas pohon yang besar.mereka melihat sekitar dan mengedarkan pandangan nya.
__ADS_1
***
Pertempuran besar terjadi di istana putri ular sanca.
Kalau dilihat dari skema penyerangan,kelihatan nya ada penyergapan dari siluman buaya putih,ucap raja golem berbisik kepada tetua kim
Anda benar saudaraku,berdasarkan pengamatan saya saat ini,pasukan buaya putih lebih matang dalam penyerangan,dan mereka menang dalam persenjataan dan dalam jumlah nya.balas tetua kim pelan.
semua bawahan shing ming ikut mendengarkan pengamatan mereka.namun benar adanya,seluruh pasukan dari putri sanca sudah sangat terdesak,mereka banyak yang menjadi bulan bulanan,bahkan ada sebagian yang kabur menyelamatkan nyawa mereka.
putri ular sanca dibantu dengan seorang tetua sedang bertempur melawan pemimpin siluman buaya putih,pertempuran mereka sangat dahsyat,hingga air danau biru beriak tak tentu arah..
istana putri ular sanca ini terletak di sebelah timur danau biru.istana ini nampak indah,dibelakang istana ini terpampang sebuah danau yang mempunyai air berwarna biru.untuk itu danau ini dinamakan danau biru.
Sedangkan siluman buaya putih ini merupakan penghuni muara hutan terdalam,satu kawasan dengan danau biru,sebenar nya keseharian mereka hidup rukun dan damai,tapi entah apa yang terjadi,hingga akhir nya mereka bermusuhan.
Peperangan puncak pun terjadi,shing ming dan sahabat nya masih belum bergerak,mereka masih melihat situasi disekitar nya.samar samar peperangan itu pun berlahan terhenti.para pasukan dari putri sanca menyerah,menanggalkan senjatanya.
Sedangkan putri ular sanca yang dibantu oleh panatua tersebut masih sibuk berusaha memenangkan pertempuran melawan pemimpin siluman buaya putih tersebut.pertempuran tidak imbang dua melawan satu masih berlangsung dengan sengit.
suara dentuman dan kilatan sinar pedang bersahut sahutan,pertempuran itu bertahan hingga pagi hari,ketiga nya penuh dengan luka luka serius.mereka sama sama kuat dan tanpa menghiraukan luka yang diderita nya itu.
Sebenarnya jika putri sanca bertarung sendiri maka hasilnya sang putri kalah telak,namun melihat tuan putri sanca terdesak segera panatua itu membantunya.akhir nya mereka bisa mengimbangi kekuatan siluman buaya putih tersebut,bahkan sanggup membuat nya terdesak.
Dengan sisa sisa tenaga,mereka mengatur nafas nya.
Tuan putri kita sudah kalah,semua pasukan kita sudah menyerah,tinggal kita berdua yang masih tersisa disini,ucap panatua itu sambil menarik nafas nya dalam dalam dan menghembuskan nya.
Aku tidak mau menyerah paman,lebih baik aku mati dari pada menjadi istrinya.ucap putri ular itu,setitik air mata mulai membasahi pipi yang putih ,perasaan hancur mulai menyelimuti nya.segera jari lentik nya mengusap air yang mengalir dari pelupuk matanya itu hingga bersih tak tersisa.
***
__ADS_1