
Shing ming mengayunkan kedua jari nya seraya merapalkan mantra petir,
Sekilas langit menjadi bergemuruh,kilatan cahaya turun dari atas langit,menggelegar kemudian mengular menyambar tubuh ketua aiguo yang tengah membeku mejadi bongkahan es,
Tubuh itu seketika hancur berkeping keping hingga menyebar ke atas tanah,tidak ada setitik darah pun yang membasahi bumi,hanya butiran butiran kecil seperti kristal kasat mata yang menyebar disana.
Semua pasukan kelompok penghisap darah sangat terkejut melihat peristiwa itu,
Mulut mereka menganga,seakan akan tak percaya,menyaksikan sebuah kekuatan besar yang mengguncang langit.
Benar benar sebuah bakat yang kemunculan nya dalam 1000 tahun sekali.
Kaki mereka lemas melihat kekuatan besar tersebut.
Dengan menundukkan kepalanya,mereka serta merta berlutut diatas tanah meminta pengampunan.
Dugaan terkuat,meskipun mereka memaksa melawan, perbandingan kekuatan sangat besar,yakni antara bumi dan langit,dapat dipastikan mereka semua akan tewas jika pertempuran ini masih berlangsung.
Lie jie beserta kawanan nya hanya menunduk diam tanpa membuka suara.
menurut nya harapan dari kelompok ini telah musnah,
Mereka menyaksikan betapa sadis nya ketua mereka tewas,hal itu membuat semua para pengikut nya menjadi ciut nyali nya,tidak ada satupun terbesit bagi para pasukan itu untuk memikirkan sebuah kesempatan melarikan diri.
Saat ini yang mereka rasakan hanya kepatuhan dan ketakutan.
Namun berbeda hal nya dengan lie jie,di dalam hatinya dia tidak rela jika kelompok ini pada akhir nya akan hancur.
Dia mulai menyusun strategi untuk segera melarikan diri dari situasi tersebut.
Dengan bekal kelicikan,dia ingin meninggalkan para rekan rekan se perjuangan nya itu,
Namun niatan jahat terlintas didalam benak nya,ketika menatap pemuda yang tengah berdiri tegak tidak jauh dari nya.
Kebencian didalam hatinya membara,lie jie ingin menghabisi pemuda yang bernama Shing ming itu disaat lengah sebelum meninggal kan tempat ini.
Lie jie dengan sembunyi-sembunyi menyiapkan sebuah mata panah yang diselipkan disela sela jarinya.
Dia merayap menyatu dengan rumput,dengan sesekali menyeka busur nya,memasang nya lekat lekat mencoba mengambil peruntungan.
Kesempatan besar muncul ketika shing ming berjalan mendekati ketua jing dan kedua sahabat nya,
Berlahan namun pasti,shing ming menapaki langkah dengan kokoh,dia bermaksud mendekati tempat dimana seluruh pasukan musuh berlutut menyerah.
Disana terdapat ketiga sahabat nya yang tengah bersiap siaga mengintimidasi para pasukan penghisap darah tersebut.
Melihat sasaran nya berada pada titik tembak,lie jie menarik busur nya erat erat sembari memicing kan mata nya,kemudian mengarahkan nya tepat di kepala shing ming,
Dugaan nya bahwa shing ming akan tewas dalam sekali serangan,sehingga dia dapat mengontrol kembali kuasanya didepan para pasukan tersebut,
Kesempatan kelompok ini untuk bangkit akan terbuka lebar,pikir nya.
__ADS_1
Secepat kilat mata panah itu meluncur mengunci pergerakan shing ming,
Bidikan nya sangat tepat.
indra ke enam shing ming bekerja ketika ada sesuatu benda yang datang mendekat membahayakan hidup nya,
Benda itu bergerak sangat cepat dan cepat.
Tanpa menoleh sedikit pun shing ming menangkap anak panah itu dengan kedua jari nya,ketika jarak nya satu jengkal hampir mengenai kepala,
Senyum kecil terukir di bibir shing ming,kemudian masih tanpa melihat,Shing ming memusatkan energi di tangan nya,kemudian membalikkan senjata itu,melesatkan ke pemilik nya.
Dalam satu tarikan nafas anak panah itu menembus kepala lie jie,hingga darah mengucur di kepalanya.tidaka ada kesempatan bagi lie jie untuk menghindar.
Dengan mata melotot penuh pertanyaan,lie jie meregang nyawa sebelum dapat melarikan diri dari tempat itu,
Tubuh lie jie menegang,sebelum akhir nya berhenti bergerak,tertelungkup diatas tanah,tak berdaya.
Cairan merah kental menggenangi tubuh itu,kemudian berlahan hilang terserap bumi.
"Kalian semua bangun lah," ucap shing ming membuka keheningan.
Mendengar perintah itu,semua pasukan mengangkat tubuh nya,berdiri berbaris menghadap shing ming,
"Hari ini,kalian semua tidak lagi menjadi anggota kelompok penghisap darah,"
Shing ming berbicara dengan tegas dan berwibawa,tatapan nya tajam,dengan sesekali berjalan menatap barisan pasukan.
"Apakah kalian menerima?" ucap shing ming penuh ketegasan dan intimidasi.
"Jika diantara kalian ada yang tidak setuju,majulah!!,"
"Kita akan berhadapan satu lawan satu."
Ucap shing ming dengan nada setengah berteriak,tujuan nya untuk membangun kembali mental para anggota kelompok tersebut.
Semua pasukan itu hanya menunduk diam ketika shing ming menegaskan perkataan nya,
Awal perubahan telah dimulai,
Melihat tidak ada pergerakan dari pasukan itu yang membantah,shing ming merapalkan mantra pengikat jiwa,
Tiba-tiba sebuah cahaya berbentuk segitiga melesat di langit,kemudian turun kebawah menerobos masuk kedalam kepala masing masing anggota kelompok penghisap darah tersebut.
Tidak ada penolakan dari mereka semua,mereka hanya menunduk dalam diam tanpa mengeluarkan sepatah kata.
"Hari ini kita akan memberi nama kelompok kita yang baru."
"Kelompok ini akan aku namakan "keabadian"
"Ketua jing,pimpin kelompok ini dengan baik," ucap shing ming seraya mengalihkan pandangan nya kepada ketua jing.
__ADS_1
"Aku ingin tahu,berapa jumlah anggota kelompok penghisap darah sebelum nya,?" tambah shing ming menyelidik,
Ketua jing menyatukan tangan nya menunduk penuh hormat,
"Perintah tuan muda,bawahan ini patuh,"
"Di huashan kami mempunyai sekitar 500 anggota,"
"Sedangkan di pusat kota Guangzhou kita mempunya hampir seribu anggota,"
ketua jing menjelaskan dengan detil.
"Siapa pemimpin kelompok dikota hangzhao?"
Tanya shing ming,seraya berjalan mendekati ketua jing,
"Maaf tuan,pemimpin nya ketua aiguo,"
"Namun saat ini dia telah tewas,"
Ketua jing berkata sembari menatap tuan muda nya lekat lekat.
"Di huashan ini,dulu hamba pemimpin nya tuan muda," tambah nya singkat.
"Bagus .ini semakin menarik saja,"
"Baik lah mulai saat ini,kontrol para anggota kita,"
"Hari ini juga,kita putuskan hubungan dengan sekte darah iblis,"
"Kita akan melangkah dengan lembaran yang baru,wajah baru,"
Ucap shing ming optimis mengatur strategi,dia bermaksud membuat batu pijakan yang lebih besar untuk digunakan pada saat nya nanti.
Salah satu tujuan nya adalah menghancurkan sekte darah iblis,yang saat ini dipimpin oleh suhu angbai.
Tujuan shing ming selanjut nya yakni memperkuat pengaruh,serta memperluas jaringan agar pondasi nya menjadi lebih kokoh.
Shing menganggukkan kepalanya seraya berkata penuh wibawa.
"Ketua jing,pilih lah orang kepercayaan mu untuk menjadi ketua di huashan,"
"Sedangkan kau ketua jing,ambil alih kepemimpinan di kota hangzhao."
"Baik tuan muda,hamba patuh."
Ucap ketua jing sembari menundukkan kepalanya,penuh hormat.
****
Bersambung
__ADS_1