Takdir Sang Penguasa

Takdir Sang Penguasa
melanjutkan perjalanan part 2


__ADS_3

Tak berselang lama,seorang pria paruh baya berjalan dengan cepat menghampiri shing ming dan putri nuan yang tengah asyik menikmati suasana pagi.


"Salam hormat tuan muda,dan juga tuan putri nuan,"


"kuda kuda yang tuan muda pesan sudah kami siapkan," ucap ketua jing sopan seraya menangkupkan tangan nya,tanda hormat yang tulus.


Shing ming mengenali suara tersebut,segera dia menatap pria paruh baya itu yang tak lain adalah ketua jing dengan menganggukan kepalanya,sembari berkata,


"Hormat mu aku terima,"


"Terimakasih ketua jing atas pengaturan nya,sebentar lagi kami akan berangkat,"


Sembari menganggukan kepalanya,shing ming berjalan mendekat kearah pengikut nya itu,


"Tuan muda,apakah perlu hamba kumpulkan semua anggota kita,"


Ucap ketua jing pelan masih menundukkan kepalanya,


"Tidak diperlukan,aku tidak ingin mengganggu kegiatan pasukan kita,"


Shing ming melambaikan tangan nya,seraya menatap ketua jing dengan penuh penegasan,


"Ketua jing,jangan lupa,segera aku tunggu kedatangan mu di kota hangzhao,"


"Secepat nya kamu selesaikan tugas mu disini,"


Ucap shing ming singkat,harapan nya adalah segera sampai di kota hangzhao dan membereskan situasi markas kelompok penghisap darah disana,


Mendengar titah dari tuan muda nya,ketua jing menganggukkan kepala penuh penghormatan,seraya berkata,


"Baik tuan muda,hamba laksanakan secepat mungkin,"


"Secepat nya,hamba menyusul tuan muda,kita bertemu dikota hangzhao,"


"Baik lah,Nona nuan,mari kita bersiap siap," ucap shing ming seraya menoleh kearah putri nuan,kemudian berlalu meninggal kan ketua jing yang masih berdiri ditempat nya.


Putri Nuan meninggalkan senyum kecil kepada ketua jing, seraya berlalu dari tempat itu mengikuti shing ming, berjalan tepat disamping nya,


****


Shing ming kembali ke rumah utama di temani oleh putri nuan,rencana mereka selanjut nya adalah melanjutkan langkah menuju kota hangzhou,


Segera mereka berdua berkemas,seperti biasa nya,geo telah masuk kedalam dunia jiwa milik shing ming,


Mereka berdua berjalan keluar,menuju halaman markas,disana nampak dua ekor kuda jantan tengah berdiri kokoh disamping halaman dengan dua orang pemuda sedang menuntun nya,


Mereka berdua kemudian segera mendekat tatkala melihat tuan nya keluar dari rumah utama tersebut.


"Tuan muda,ini kuda yang telah kami pilih untuk anda,semoga anda suka."

__ADS_1


Ucap salah satu pemuda itu dengan menundukkan kepala nya,tampak sopan,


Salah satu pemuda itu tak lain adalah hunan,


"Kelihatan nya kuda kuda ini sangat bagus,kalian memang pintar memilih,"


Ucap shing ming membalas,seraya memperhatikan lekat lekat kedua hewan terkuat itu yang saat ini berdiri kokoh tepat berada dihadapan nya tersebut


Tak menunggu lama,shing ming dan putri nuan kemudian naik diatas pelana kuda nya masing masing,seraya memegang kendali erat erat,


**


Seorang pria paruh baya sedang berlari kecil menuju kearah shing ming seraya berkata setengah berteriak,


"Tuan muda,tuan muda,tunggu sebentar,"


"Kami telah menyiapkan perbekalan untuk tuan muda dan putri nuan,"


"Bawalah ini tuan,"


Ucap pria paruh baya itu yang tak lain adalah ketua jing,tanpa menunggu aba aba,dia menyerahkan bungkusan yang dibawanya tersebut kepada shing ming,


"Ketua jing,tidak usah repot,terimakasih atas semua nya,"


"Kami akan berangkat sekarang,"


Ucap shing ming seraya menerima pemberian dari pengikut nya tersebut,


"Tak lama,tuan muda akan sampai di kota hangzhao,"


Ucap ketua jing menjelaskan rute dengan detil,


"Baik lah,terimakasih ketua jing,jagalah diri baik baik,aku tunggu di kota hangzhao,"


ucap shing ming seraya memacu kuda nya,keluar dari markas keabadian,begitu juga dengan putri nuan,dia bergerak,memacu kuda nya tepat dibelakang shing ming.


Ketua jing,hunan dan salah satu anggota lainya menatap tuan muda nya,tanpa bergerak dari tempat itu,hingga kedua nya menghilang,menjauh tertutup pepohonan disepanjang jalan tersebut.


***


"Kumpulkan anggota kita,kita akan mengumumkan ketua yang baru,siapa yang akan memimpin markas gunung huashan ini,"


Ucap ketua jing memberi perintah kepada pengikut nya,yang salah satunya adalah hunan,,,


"Baik ketua," ucap mereka berdua serempak,kemudian berlalu meninggalkan ketua jing yang masih berdiri di halaman markas,,


Mereka berdua dengan raut senang segera melaksanakan tugas yang ketua jing perintah kan,tugas nya cukup sederhana yakni mengumpulkan semua anggota kelompok keabadian di satu titik.


***

__ADS_1


Di sisi lain,


Matahari pagi menyinari gunung huashan bagian utara,


Dua orang pemuda pemudi yang tak lain adalah shing ming dan juga putri nuan,sedang memacu kuda nya melintasi pepohonan yang cukup rindang,


Samar samar sinar sang mentari menerobos dibalik pepohonan,menghangatkan daun yang sedikit layu,


Fokus mereka berdua tak terpecah,kedua pandangan nya stabil melihat kedepan,melintasi jalan berliku melesat menunggangi keras nya kuda.


Langkah nya begitu kokoh,tersirat sebuah kekuatan yang sulit untuk dilumpuhkan.


Hampir dua dupa mereka bergerak,tanpa berhenti sedikit pun,puluhan bukit telah mereka lewati,bahkan ratusan pohon turut serta menemani perjalanan mereka berdua.


***


Ditempat lain,


Markas keabadian


Suara riuh ratusan anggota kelompok keabadian sedang berdiri berbaris dengan rapi di halaman markas,Mereka dengan semangat menunggu informasi penting yang akan disampaikan oleh ketua jing.


Layak nya anggota biasa,mereka semua hanya mengira ira,bahkan belum berani memprediksi apa yang akan disampaikan oleh ketua jing tersebut.


Seorang pria paruh baya berjalan ke sebuah altar yang sudah di persiapan sebelum nya untuk acara penting seperti ini.


"Salam hormat ketua jing,"


Ucap semua anggota kelompok keabadian serempak,tanpa terkecuali.


"Hormat kalian aku terima,"


"Dengarkan lah,hari ini aku akan memilih seorang ketua beserta wakil nya,untuk menjadi pemimpin di markas huashan."


"Aku akan menggelar sebuah pertandingan,siapa yang terkuat diantara kalian,maka orang itu lah yang akan menjadi ketua nya,"


Suara riuh sorak sorai,menggema di halaman tersebut,itu artinya siapa saja berhak menduduki kursi sebagi seorang ketua,asalkan dapat mengalahkan semua rival nya,hingga menduduki peringkat pertama pertandingan ini.


"Hunan,bawa 10 orang,siapkan arena pertandingan,kita akan mulai seleksi hari ini juga,"


"Apa ada pertanyaan?"


Ucap ketua jing dengan penuh ketegasan memerintahkan anak buah nya untuk segera melakukan uji tanding merebutkan jabatan ketua tersebut.


"Baik ketua jing,hamba mengerti."


ucap hunan singkat😀,kemudian meninggalkan tempat itu.


****

__ADS_1


bersambung


__ADS_2