Tangan Tangan Tua

Tangan Tangan Tua
TIGA T =15


__ADS_3

Pagi pertama untuk Jasmin di rawat di rumah sakit matanya perlahan terbuka lalu tersenyum karena yang pertama dia lihat adalah Jaafar suaminya..


"Afar " kata Jasmin


" Hmm kamu sudah bangun ?" kata Jaafar dengan tersenyum


" Hmm " kata jasmin


" Apa tidurmu nyenyak Afar ?" tanya Jasmin padahal Dia tahu Jaafar pasti tidak nyaman tidur dengan posisi duduk


" Tentu selama di sampingmu aku akan merasa nyaman " kata Jaafar


beberapa petugas masuk dan memberikan nampan berisi makanan dan obat untuk para pasien


Jaafar menerimanya lalu meletakanya di atas meja di samping tubuhnya


" Ayo Jasmin aku bantu duduk, kamu harus sarapan setelah itu minum obat "kata Jaafar Jasmin hanya mengangguk kemudian Jaafar membantu Jasmin duduk


Setelah Jasmin duduk Jaafar kembali mengambil nampan lalu dengan hati hati Jaafar menyuapi Jasmin, Mereka tidak berbicara apapun saat Jasmin tengah makan hanya pandangan mata mereka sesekali bertemu dan membuat bibir mereka masing masing saling tersenyum


Hampir 30 menit Jasmin baru menyelesaikan makannya lalu Jaafar memberikan obat kepada Jaasmin lalu Jaasmin meminum obat tersebut


Setelah selesai makan Jaafar kembali membantu Jasmin untuk berbaring


"Jasmin bagaimana sekarang keadaan perutmu ?" tanya Jaafar


" Masih sakit " kata Jasmin menunduk


" Bagaimana kalau dokter nanti datang dan memeriksa keadaanmu dan kamu masih seperti ini, pasti mereka akan menyuruhmu operasi Jasmin " kata Jaafar


" Tapi aku sangat takut Jaafar aku tidak bisa membayangkan masuk ke dalam ruang operasi " kata Jasmin


" Tapi ini semua untuk kesembuhanmu Jasmin " ujar Jaafar dengan lembut


Jasmin terdiam lalu perlahan mengangguk


" Baiklah, aku mau " kata jasmin


Jaafar tersenyum lega


" Benarkah, nanti aku akan bicarakan dengan dokter " kata Jaafar mengusap kepala Jasmin


" Apa kamu sudah makan ?" tanya Jasmin menatap Jaafar


" Belum , nanti aku akan makan " kata Jaafar


" Pergilah membeli makan Jaafar " kata Jasmin


" Jasmin, sebenarnya aku tidak membawa uang banyak saat kita ke sini, jadi uang yang aku bawa tinggal sedikit, aku berencana pulang terlebih dahulu untuk mengambil uang di tabungan " kata Jaafar


Jasmin menitikan air mata


" Maafkan aku Afar, aku tidak bisa melayanimu sekarang ini " kata Jasmin lirih


" Hei,kamu bicara apa Jasmin hentikan aku tidak apa apa " kata Jaafar

__ADS_1


" Sekarang kembalilah istirahat, aku akan menemui dokter dan setelah itu aku akan pulang ke rumah" kata Jaafar


" Cepatlah kembali Afar " kata Jasmin


" Tentu saja, aku akan cepat dan jika kamu butuh bantuan orang orang di sini begitu baik minta tolonglah dengan mereka "kata Jaafar tersenyum menatap Jasmin


Jasmin mengangguk dan membalas senyum Jaafar


Jaafar mencium kening Jasmin


" Istirahatlah,aku akan segera kembali " kata Jaafar kemudian berdiri meninggalkan Jasmin


Jaafar berjalan menemui orang yang membantunya menjaga Jasmin kemarin


" Eh pak ada perlu apa ?"


" Begini, saya ada keperluan bisakah saya minta tolong sekalian jaga istri saya ?" kata Jaafar agak ragu ragu


" Oh begitu, jangan sungkan pak aku saya awasi istri bapak "


Jaafar sedikt menunduk


" Terima kasih , terima kasih banyak " kata Jaafar


" Sama sama pak "


Setelah menitipkan istrinya kini kaki Jaafar melangkah menuju ke ruangan dokter dengan perlahan..


Suasana rumah sakit belum terlalu ramai pengunjung , hanya petugas rumah sakit dan suster yang sudah sibuk kesana kemari menyelesaikan pekerjaan Mereka


" Tok tok tok "


" Masuk " suara dokter dari dalam terdengar lalu Jaafar perlahan membuka pintu dan masuk


" Silakan duduk " kata dokter dengan ramah


Jaafar mengangguk kemudian duduk


" Ada perlu apa pak ?" tanya dokter


" Ini tentang istri saya " kata Jaafar


" Oh ibu Jasmin ?" tanya dokter Jaafar mengangguk cepat dan tangan dokter membuka map yang Jaafar yakini itu adalah rekam medis istrinya


" Saya belum memeriksa lagi ibu Jasmin, apa ada keluhan ?" tanya dokter


" Sepertinya istri saya belum membaik dok , doker berkata kemarin istri saya harus di operasi untuk kesembuhanya, dan kini istri saya bersedia untuk operasi " terang Jaafar


" Baik pak , setelah ini akan saya pantau keadaan istri bapak , nanti jadwal operasi akan menyusul " kata dokter


" Baik dok ,kalau begitu saya permisi" kata Jaafar setelah itu Jaafar keluar dari ruangan dokter


kaki Jaafar kembali melangkah menuju ke tempat di mana sepeda motornya terparkir ..


Jaafar menghidupkan sepeda motornya dan mulai melaju perlahan..

__ADS_1


setelah menempuh perjalan panjang Jaafar sampai di rumah dan dengan langkah cepat Jaafar masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamar


Tangan Jaafar membuka lemari dan mencari buku tabungan setelah selesai Jaafar duduk dan membuka buku tabungan tersebut untuk melihat berapa uang yang ada di dalam sana


Jaafar menarik nafas panjang lalu dengan perlahan membuangnya


" Masih kurang untuk biaya rumah sakit " Jaafar bergumam


" Dengan cara apa aku bisa dapatkan uang ?" tanya Jaafar pada dirinya sendrii


" Aku harus menjual kebun itu sekaarang " kata Jaafar lalu berdiri meletakan kembali buku tabungannya dan berniat mencari surat tanah kebun


"Tidak, sebaiknya aku bersihkan badan dulu Jasmin akan merasa sedih jika melihatku berantakan " Jaafar berbicara dengan dirinya sendiri


Jaafar memutuskan untuk mandi menyegarkan tubuhnya begitu selesai mandi Jaafar memasukan beberapa pakaian ganti untuk dia dan juga Jaasmin tidak lupa uang dan tabungan yang dia punya ke dalam tas ransel yang akan dia bawa


setelah selesai Jaafar meletakan tas tersebut dan beralih mencari surat tanah kebun yang akan langsung dia jual hari itu juga


*


*


*


*


Jaafar telah menyelesaikan semua urusannya dan kini dia dalam perjalanan menuju ke rumah sakit


Jaafar sudah meninggalkan Jasmin dari pagi dan bahkan saat makan siang Jaafar belum kembali ke rumah sakit dan Jaafar baru kembali setelah hampir malam


Jaafar mempercepat langkah kakinya menuju keruang di mana istrinya di rawat


Jaafar masuk ke dalam ruangan


" Maaf maaf saya sangat terlambat " kata Jaafar meminta maaf kepada orang yang sudah di titipi istrinya


" Iya pak tidak apa apa " tersenyum ramah


" Ah ini aku membeli beberapa buah saat perjalanan terimalah " tangan Jaafar memberi sekantong buah


dan di terima dengan baik


" Terima kasih pak, "


" Aama sama sekali lagi saya minta maaf " kata Jaafar kemudian beralih mendekati istrinya


" Afar kenapa kamu sangat lama ?" tanya Jasmin


" Maafkan aku Jasmin, aku harus menyelesaikan sesuatu terlebih dahulu ,tapi setelah ini aku tidak akan meninggalkamu " kata Jaafar


" Apa ada apa Afar ? apa yang kamu lakukan? " tanya Jasmin


" Nanti akan aku ceritakan, bagaimana keadaanmu sekarang ? dokter sudah kesini ? " tanya Jaafar


" Hmm aku masih sama Afar, terkadang masih sangat sakit dan terkadang menghilang, ya dokter mengatakan harus tetap operasi " kata Jasmin dengan wajah sedih

__ADS_1


**** ******Hatiku mengandung semua kebahagiaan di dunia karena kamu adalah cinta dalam hidupku******, ***


__ADS_2