
Selesai makan malam Daniel Arin dan juga Ara sudah terlelap sedangkan orang tua mereka tengah berada di depan televisi dan berkumpul
Jaafar sudah duduk sedari tadi bersama dengan anak anak dan juga kedua menantunya sedangkan Jasmin baru saja keluar dari dapur dan ikut duduk di samping Jaafar
" Apa kalian libur lama ??" tanya Jaafar
" Tidak pak " jawab Jonathan
" Jessie bisakah kamu hubungi Jihan sekarang ?" Jaafar menatap Jessie
" Hmm baik pak " kata Jessie kemudian membuka ponselnya dan mencoba menghubungi Jihan namun tidak berhasil
" Tidak bisa pak " Jessie menatap Jaafar
Jaafar menarik nafas panjang dan membuangnya dengan perlahan
" Begini anak anak..
Kalian tahu bukan usia bapak dan ibu sudah tidak muda lagi ?" Jaafar menatap semua anak anaknya
" Iya pak "Jawab mereka hampir bersamaan
" Kalian tahu bukan bahwa bapak mempunyai kebun ?" Tanya Jaafar
" Tahu pak " kata mereka
" Kebun itu adalah harta bapak dan warisan untuk kalian semua " kata Jaafar anak anak mereka saling tatap dan tersenyum
" Terima kasih pak " Kata Jonathan
" Bapak belum selesai nak" Kata Jaafar
mereka kembali terdiam dan menatap Jaafar
__ADS_1
" kalian tahu bukan bahwa kemarin ibu kalian sakit dan harus di operasi ?" tanya Jaafar
Mereka hanya mengangguk dan Jaafar kembali melanjutkan perkataanya
" Kebun yang seharusnya bapak bagikan kepada kalian bapak terpaksa menjualnya karena untuk biaya operasi ibu kalian yang tidak sedikit , tapi kalian tenang saja bapak hanya memakai sedikit uang tersebut karena bapak masih mempunyai sedikit tabungan." terang Jaafar semua anak anaknya hanya diam melihat semua anaknya terdiam Jaafar kembali berbicara
" Bapak akan membaginya menjadi 4 bagian karena kalian semua adalah anak bapak " kata Jaafar
" Tapi pak Jihan tidak ada di sini " kata Jonathan
" Hmm itulah yang menjadi masalahnya,
Uang itu akan di bagi menjadi 3 dan 1 lagi adalah rumah dan tanah yang sekarang kami tempati ini
Jadi diantara kalian bertiga apakah ada yang ingin menempati rumah ini atau kalian memilih uangnya saja ?" tanya Jaafar
" Aku tidak mungkin pak, aku di kota sudah memiliki rumah " Kata Jonathan
" Hmm begitu juga denganku pak "
" Bagaimana denganmu Jaabier ?" tanya Jaafar
" Aku masih harus kuliah pak aku tidak ingin tinggal di desa lagi " kata Jaabier
" Baiklah kalau begitu kalian akan mendapatkan uangnya dan rumah serta tanah ini untuk Jihan apa kalian setuju ?" tanya Jaafar
" Hmm kami setuju " kata mereka dengan senyum
" Ada satu hal lagi " kata Jaafar seluruh anak anaknya kembali menatap Jaafar
" Karena bapak sudah menjual kebun maka bapak sudah kehilangan mata pencaharian di usia kami yang sudah tua ini kami memutuskan akan tinggal bersama dengan kalian .." kata Jaafar saling pandang dengan Jasmin dan tersenyum
Anak anak mereka masih diam dan hanya memandang satu sama lain
__ADS_1
" Maksud bapak bagaimana " tanya Jaabier
" Dengar, di usia kami yang sudah tua ini kami ingin tinggal bersama dengan anak dan juga cucuku karena itu kami akan ikut kalian ke kota
terserah kalian kami harus ikut siapa yang pasti bersama dengan kalia " kata Jaafar
" Ibu yakin kalian sangat terkejut dengan kabar ini , kalian senang bukan jika kami ikut dengan kalian ?" tanya Jasmin
" Tunggu dulu bapak dan ibu , kami akan keluar dulu ada sesuatu yang harus kami bicarakan " kata Hana kemudian berdiri dan berjalan keluar di ikuti oleh suami dan adik iparnya..
" Pak ? aku rasa mereka tidak senang ?" kata Jasmin menatap punggung anak anaknya
" Apa yang kamu bicarakan ? mereka pasti senang dan mereka pasti tengah berunding kita akan tinggal dengan siapa mereka sangat menyayangi kita " kata Jaafar mengusap pelan kepala Jasmin
Jasmin tersenyum dan mengangguk menatap Jaafa
sedangkan di luar rumah anak anak Jaafar mulai berbincang
" Aku tidak setuju jika bapak dan ibu harus tinggal bersama denganku " kata Hana
" Tapi Han ? mereka berdua orang tuaku " Kata Jonathan
Hana melipat kedua tangannya dan membuang muka
Jonathan menarik nafas panjang dan dengan perlahan membuangnya
" Jessie Nanda apa kalian mau membawa bapak dan ibu ?" tanya Jonathan
" Kak, aku bukan orang kaya yang bisa menampung semua orang " Jawab Nanda
" Benar kak , bukankah lebih baik mereka tinggal bersama dengan kalian ?" tanya Jessie
*** Jangan rebutkan harta orang tuamu namun berebutlah menjaga orang tuamu yang sudah menua ****
__ADS_1