
Jaafar Daniel dan Arin berada di depan televisi menonton acara yang di gemari oleh Arin
Sudah hampir pukul 14.00 tapi Hana dan Nathan tak kunjung sampai rumah
" Anak anak kakek mandi dulu " kata Jaafar
" Kakek mau kemana ?" tanya Arin
" Kakek akan bekerja Arin, jadi kakek harus bersiap dulu " kata Jaafar
Arin hanya berdehem tanda dia mengerti
Kemudian Jaafar masuk ke dalam kamar mandi
Terdengar ketukan pintu Arin berlari cepat dan membuka pintu
" Bunda " Sapa Arin dengan senyumnya
" Terima kasih sayang sudah buka pintu " Kata Hana lalu masuk ke dalam rumah dengan membawa banyak kantong belanja di susul Nathan di belakang Hana yang ikut masuk dan langsung menuju ke dapur
Begitu Nathan meletakan barang barang di dapur dia menuju ke ruang makan
" Daniel Arin kesini " panggil Nathan Daniel dan Arin bergegas lalu duduk di ruang makan
" Kakek kalian kemana ?" tanya Nathan
" Mandi " jawab Arin
Nathan membulatkan mulutnya dengan kepala manggut manggut
" Ini dia makan siang kita " kata Hana yang datang membawa makanan yang dia beli di luar lalu ikut bergabung
__ADS_1
" Ini anak anak makan " Kata Hana
" Tunggu sebentar bun , kakek masih mandi " kata Arin Hana hanya diam lalu duduk di tempatnya
Tidak lama Jaafar keluar dari kamar mandi
" Kalian sudah pulang ?" tanya Jaafar
" Hmm , mari pak kita makan siang " Kata Nathan
Jaafar mengangguk lalu duduk
Setelah Jaafar duduk dan kini mereka mulai melahap makan siang mereka
Jaafar melirik jam dinding dan mempercepat makan
" Pak pelan pelan saja makannya " Ujar Nathan
" Bapak sudah akan terlambat Nak " kata Jaafar
Jaafar bangkit dari duduknya karena sudah selesai lebih dahulu
" Nak bapak pergi lebih dulu " Ujar Jaafar lalu berjalan keluar dari rumah
" Aku sudah hampir terlambat " Gumam Jaafar mempercepat langkahnya menuju ke jalan raya
tit tit tit
Jaafar menepi
" Jaafar kamu mau berangkat masuk aku berikan tumpangan " Kata Firman dengan senyum di wajahnya
__ADS_1
" Akh Firman tidak tidak perlu aku akan naik bus saja " tolak Jaafar
Firman membuka pintu mobilnya
" Sudah masuklah " kata Firman dan pada akhirnya Jaafar masuk ke dalam mobil
" Apa setiap hari kamu akan berangkat jam segini Jaafar ?" tanya Firman
" Akh tentu saja tidak, baru kali ini aku hampir terlambat" kata Jaafar Firman mengangguk tanda mengerti
Setelah kurang lebih 30 menit mobil berhenti di depan perpustakaan
" Terima kasih Firman aku masuk dulu " ujar Jaafar
" Sama sama " kata Firman lalu Jaafar keluar dari mobil dan dengan langkah cepat masuk ke dalam perpustakaan
" Tomi maaf saya terlambat " Ujar Jaafar pada Tomi
" Tidak masalah pak " kata Tomi
" Kalau begitu pulanglah dan istirahat maaf sekali lagi "kata Jaafar
Tomi tersenyum dan sedikit membungkuk meninggalkan Jaafar
Jaafar membereskan buku buku di sekitarnya dan menemukan satu buah buku yang masih kosong lalu menyimpannya di Meja
Keadaan perpustakaan sudah mulai ramai Jaafar menjalankan tugasnya dengan sangat baik meski usianya sudah tua
Begitu Jasmin selesai menelfon Jaafar Jasmin mencoba untuk tidur namun matanya enggan sekali terpejam Lalu Jasmin bangkit dan menyibukan diri dengan memberihkan rumah memasak dan semua pekerjaan rumah lainya dia kerjakan setelah pekerjaannya selesai Jasmin duduk beristirahat di sofa
Mata Jasmin melihat ke arah jam
__ADS_1
" Mereka belum kembali " Gumam Jasmin lalu bangkit dan memutuskan untuk masuk ke dalam kamar lalu merebahkan badannya dan mulai terpejam
***** hidup tidak hanya untuk bersenang senang ****