Tangan Tangan Tua

Tangan Tangan Tua
TIGA T = 49


__ADS_3

Jaafar Daniel dan Arin berada di depan televisi menonton acara yang di gemari oleh Arin


Sudah hampir pukul 14.00 tapi Hana dan Nathan tak kunjung sampai rumah


" Anak anak kakek mandi dulu " kata Jaafar


" Kakek mau kemana ?" tanya Arin


" Kakek akan bekerja Arin, jadi kakek harus bersiap dulu " kata Jaafar


Arin hanya berdehem tanda dia mengerti


Kemudian Jaafar masuk ke dalam kamar mandi


Terdengar ketukan pintu Arin berlari cepat dan membuka pintu


" Bunda " Sapa Arin dengan senyumnya


" Terima kasih sayang sudah buka pintu " Kata Hana lalu masuk ke dalam rumah dengan membawa banyak kantong belanja di susul Nathan di belakang Hana yang ikut masuk dan langsung menuju ke dapur


Begitu Nathan meletakan barang barang di dapur dia menuju ke ruang makan


" Daniel Arin kesini " panggil Nathan Daniel dan Arin bergegas lalu duduk di ruang makan


" Kakek kalian kemana ?" tanya Nathan


" Mandi " jawab Arin


Nathan membulatkan mulutnya dengan kepala manggut manggut


" Ini dia makan siang kita " kata Hana yang datang membawa makanan yang dia beli di luar lalu ikut bergabung

__ADS_1


" Ini anak anak makan " Kata Hana


" Tunggu sebentar bun , kakek masih mandi " kata Arin Hana hanya diam lalu duduk di tempatnya


Tidak lama Jaafar keluar dari kamar mandi


" Kalian sudah pulang ?" tanya Jaafar


" Hmm , mari pak kita makan siang " Kata Nathan


Jaafar mengangguk lalu duduk


Setelah Jaafar duduk dan kini mereka mulai melahap makan siang mereka


Jaafar melirik jam dinding dan mempercepat makan


" Pak pelan pelan saja makannya " Ujar Nathan


" Bapak sudah akan terlambat Nak " kata Jaafar


Jaafar bangkit dari duduknya karena sudah selesai lebih dahulu


" Nak bapak pergi lebih dulu " Ujar Jaafar lalu berjalan keluar dari rumah


" Aku sudah hampir terlambat " Gumam Jaafar mempercepat langkahnya menuju ke jalan raya


tit tit tit


Jaafar menepi


" Jaafar kamu mau berangkat masuk aku berikan tumpangan " Kata Firman dengan senyum di wajahnya

__ADS_1


" Akh Firman tidak tidak perlu aku akan naik bus saja " tolak Jaafar


Firman membuka pintu mobilnya


" Sudah masuklah " kata Firman dan pada akhirnya Jaafar masuk ke dalam mobil


" Apa setiap hari kamu akan berangkat jam segini Jaafar ?" tanya Firman


" Akh tentu saja tidak, baru kali ini aku hampir terlambat" kata Jaafar Firman mengangguk tanda mengerti


Setelah kurang lebih 30 menit mobil berhenti di depan perpustakaan


" Terima kasih Firman aku masuk dulu " ujar Jaafar


" Sama sama " kata Firman lalu Jaafar keluar dari mobil dan dengan langkah cepat masuk ke dalam perpustakaan


" Tomi maaf saya terlambat " Ujar Jaafar pada Tomi


" Tidak masalah pak " kata Tomi


" Kalau begitu pulanglah dan istirahat maaf sekali lagi "kata Jaafar


Tomi tersenyum dan sedikit membungkuk meninggalkan Jaafar


Jaafar membereskan buku buku di sekitarnya dan menemukan satu buah buku yang masih kosong lalu menyimpannya di Meja


Keadaan perpustakaan sudah mulai ramai Jaafar menjalankan tugasnya dengan sangat baik meski usianya sudah tua


Begitu Jasmin selesai menelfon Jaafar Jasmin mencoba untuk tidur namun matanya enggan sekali terpejam Lalu Jasmin bangkit dan menyibukan diri dengan memberihkan rumah memasak dan semua pekerjaan rumah lainya dia kerjakan setelah pekerjaannya selesai Jasmin duduk beristirahat di sofa


Mata Jasmin melihat ke arah jam

__ADS_1


" Mereka belum kembali " Gumam Jasmin lalu bangkit dan memutuskan untuk masuk ke dalam kamar lalu merebahkan badannya dan mulai terpejam


***** hidup tidak hanya untuk bersenang senang ****


__ADS_2