
Matahari bahkan belum bersinar Jasmin sudah berada di dapur di bantu oleh Jaafar mereka tengah menyiapkan makanan untuk anak anak mereka yang sedang dalam perjalan menuju ke rumah
" Afar kamu istirahatlah aku akan selesaikan ini sendiri ", kata Jasmin menatap Jaafar
" Hmm baiklah aku akan duduk di depan " , kata Jaafar menyetujui
Jasmin mengangguk lalu Jaafar berjalan keluar dari dalam dapur menuju ke teras di depan rumahnya..
Begitu Jaafar keluar Jasmin membuat teh dan membawanya keluar
" Minumlah ", kata Jasmin meletakan teh di atas meja
Jaafar tersenyum
" Terima kasih , aku pikir kamu akan melupakan teh ini " kata Jaafar
" Mana mungkin aku akan melupakanya Afar " Jawab Jasmin dengan tersenyum
" Nikmati tehnya Afar, aku akan kembali ke dapur " kata Jasmin
" Hmm " kata Jaafar lalu menyesap teh yang masih hangat itu..
Jasmin kembali ke dapur menyelesaikan masakannya begitu selesai Jasmin membawanya ke Meja lalu membuka tikar yang akan mereka tempati untuk sarapan nanti..
__ADS_1
" Akhirnya selesai " Gumam Jasmin
" Aku akan mandi dulu " , kata Jasmin berjalan menuju ke kamar mandi
Jaafar masih duduk di teras depan rumahnya menunggu kedatangan anak dan cucunya..
" Kakekk " suara Arin berteriak sambil berlari
" Sayang " Jaafar merentangkan tangannya Arin langsung memeluk Jaafar
" Kakek kangen dengan kalian " kata Jaafar
" Aku juga kek , mana nenek ?" tanya Arin
" Masuklah nenek di dalam " kata Jaafar
" Ayo masuk masuk " kata Jaafar merangkul Daniel yang berada di paling belakang
" Pak ibu mana ?" tanya Jessie
" benar mana ibu pak ?" tanya Jaabier
" Ibu ada di dapur tadi carilah " kata Jaafar
__ADS_1
" Tidak ada kek " kata Arin
" Kalian duduk dulu aku akan cari ibu "kata Jaafar lalu mencari keberadaan Jasmin
Jaafar berhenti di depan pintu kamar mandi dan mendengar gemericik air lalu tersenyum dan kembali berjalan menuju di mana anak anak dan cucu cucunya berkumpul
" Ibu kalian sedang mandi " kata Jaafar lalu duduk di samping Jaabier
" Bagaimana kabarmu nak, kamu sehat bukan ? kuliah kamu bagaimana ?" tanya Jaafar
" Aku baik dan sehat pak, kuliahku juga lancar bapak sendiri sehat bukan ?" Tanya Jaabier
" Hmm bapak sehat " kata Jaafar tersenyum
" Kalian sudah datang " kata Jasmin yang baru saja keluar dari kamar mandi
"Ibu " kata mereka bersamaan dan bergantian mencium punggung tangan Jasmin
Belum sempat anak anak Jasmin menanyakan kabar ibunya Jasmin sudah lebih dahulu berbicara
" Nah, berhubung kalian semua sudah sampai kita sarapan dulu sama sama ya " kata Jasmin lalu berjalan menuju ke meja dan menurunkan berbagai jenis masakan yang sudah dia masak di bantu oleh Jessie dan Hana
Kini keluarga besar Jaafar tengah menikmati makan bersama ..suasana begitu ramai bahkan saat makan mereka masih bisa tertawa..Wajah mereka kini tengah di hiasi oleh senyum, senyum yang seakan tidak pudar di wajah mereka terutama wajah tua Jaafar dan juga Jasmin mereka adalah orang yang paling bahagia karena bisa berkumpul dengan anak dan cucu mereka saat ini..
__ADS_1
Suasana ini lah yang sangat di rindukan oleh orang tua ketika anak anaknya sudah dewasa dan pergi menjalani kehidupan masing masing , bahkan hal hal sepele akan sangat berarti
*** Jangan takut mencoba hal yang baru, gapailah impianmu. Tapi ingatlah, tak peduli kemana kamu pergi, keluarga adalah tempatmu kembali.****