Tangan Tangan Tua

Tangan Tangan Tua
TIGA T =24


__ADS_3

Hari sudah berganti karena kini Jaafar tidak lagi mempunyai kebun Jaafar menghabiskan waktunya merapikan pekarangan rumah dan Jasmin masih menjahit seperti yang sedari dulu dia kerjakan..


Begitu juga dengan siang hari ini Jaafar tengah berada di belakang rumah membersihkan dan merapikan barang barang di belakang rumahnya..


" Afar , sudah siang istirahatlah dulu kita makan siang ", panggil Jasmin


Jaafar menoleh ke asal suara dan mengangguk lalu bergegas mencuci kaki dan tangannya sebelum dia masuk ke dalam rumah..


" Minumlah " Jasmin memberikan air begitu Jaafar duduk


" Terima kasih ", kata Jaafar sambil tersenyum lalu meminum air yang di berikan oleh Jasmin


Jasmin mengambilkan makan siang untuk Jaafar setelah itu dia mengambil untuk dirinya sendiri


" Afar , kenapa kamu bekerja begitu keras ? seharusnya banyak banyak istirahat saja " , kata Jasmin


Jaafar dia karena mulutnya sudah berisi makanan..


" Hmm, aku tidak ingin bermalas malasan ", Kata Jaafar setelahnya..


Jasmin hanya mengangguk kemudian melahap makanannya selanjutnya Jaafar dan Jasmin melanjutkan makan siang dengan diam sampai makanan benar benar habis..


Setelah makan siang selesai Jaafar beranjak keluar rumah dan duduk di teras depan rumah sedangkan Jasmin membersihkan bekas makan mereka..


" Hari ini panas sekali "gumam Jaafar tangannya mengambil kertas dan mengipas


Begitu pekerjaan Jasmin selesai Jasmin mengikuti Jaafar yang duduk di teras depan rumah mereka..


" Sudah selesai ?" tanya Jaafar


" Hmm " jawab Jasmin sambil mengangguk


" Jasmin, besok anak anak akan pulang bagaimana perasaanmu ?" tanya Jaafar


" Tentu aku sangat senang Afar " jawab Jasmin


" Hmm, akupun demikian karena itu aku bekerja keras beberapa hari ini merapikan rumah ", terang Jaafar

__ADS_1


" Aku sudah tidak sabar melihat wajah mereka Afar,mereka pasti sangat senang dengan keputusan kita ", kata Jasmin


" Tentu saja, mereka pasti akan sangat terkejut dan senang Jasmin " , kata Jaafar menatap Jasmin


Jasmin menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan


" Sebenarnya apa yang terjadi dengan Jihan , kenapa dia tidak memberi kabar sama sekali " kata Jasmin


" Entahlah , apa mungkin Jihan memberi kabar saudaranya ?" Jaafar menatap Jasmin


Wajah Jasmin terlihat tersenyum


" Kenapa kita baru terfikir sekarang Afar, tunggulah aku akan ambilkan ponsel kita tanya Jonathan " ujar Jasmin bergegas berdiri dan berjalan masuk ke dalam rumah mengambil ponsel dan kacamata Jaafar


" Ini cepat tanyakan pada Jonathan " memberikan ponsel beserta kacamata yang dia ambil kepada Jaafar


" Besok mereka sudah akan pulang,apa tidak sebaiknya kita tunggu besok saja ?" tanya Jaafar


" Besok atau sekarang sama saja , tapi lebih cepat kita tahu kita tidak akan penasaran bukan ?" kata Jasmin


Jaafar mengangguk kemudian memakai kacamata dan menghubungi Jonathan


📞 Halo nak "


📞 Ada apa pak ?" tanya Jonathan


📞 Bapak mau bertanya sesuatu " kata Jaafar


Kedua alis Jaafar menyatu


📞 Apa pak ? tanyakan saja " jawab Jonathan


📞 Apa Jihan pernah menghubungimu Nak ?" tanya Jaafar


📞 Jihan ?? tidak dia tidak pernah menghubungiku pak , ada apa pak ?" tanya Jonathan


📞 Tidak tidak ada apa apa ,besok kalian jadi pulang kan ?" tanya Jaafar

__ADS_1


📞 Hmm tentu saja pak, kita semua sudah bersiap kita akan berangkat malam ini agar pagi kita sudah sampai di sana " terang Jonathan


📞 Oh begitu nanti biar ibu kalian siapkan sarapan untuk kalian semuanya, bapak senang mendengarnya " kata Jaafar


📞 Iya pak, apa ada perlu lain pak ?" tanya Jonathan


📞 Tidak nak "Jawab Jaafar


📞 Kalau begitu aku matikan ya pak, masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan " kata Jonathan


📞 Iya nak,maaf sudah mengganggu "kata Jaafar sebelum sambungan terputus


" Bagaimana ?" tanya Jasmin


"Jihan tidak menghubungi kakaknya " Kata Jaafar


Membuang nafas perlahan dan menyenderkan badannya


" Tenanglah tidak akan terjadi apa apa dengan Jihan", mengusap bahu Jasmin


Jasmin tersenyum menatap Jaafar


" Iya Afar "


" Akh dan anak anak akan sampai di rumah besok pagi "


" Benarkah,kalau begitu aku akan siapkan sarapan untuk mereka "


Jasmin berdiri


" Mau kemana ?Tanya Jaafar


" Aku harus melanjutkan jahitan pelanggan agar besok aku tidak lagi menjahit " kata Jasmin


" Hmm baiklah, aku juga akan lanjutkan pekerjaanku " Ujar Jaafar


Jasmin kemudian masuk ke dalam rumah melanjutkan pekerjaan menjahitnya..sedangkan Jaafar kembali ke belakang rumah

__ADS_1


Jaafar dan Jasmin sangat sibuk begitu mendapat kabar bahwa anak anak mereka akan sampai waktu pagi


*** Jika kita ikhlas dalam berupaya untuk kebahagian hidup keluarga. Tuhan akan memudahkan dan menunjukan jalan.***


__ADS_2