
Matahari terbit perlahan , Cahaya indahnya mulai menyinari bumi..
sepasang suami istri yang sudah tidak lagi Muda masih meringkuk di atas ranjang..
Jaafar menggeliat begitu cahaya matahari masuk ke dalam kamar dan mengenai dirinya..
" Jam berapa sekarang ini " gumam Jaafar lalu duduk
" Sudah jam 7 siang sekali " kata Jaafar dalam hatinya dan melihat Jasmin yang masih terlelap
" Kamu pasti sangat lelah , kamu sangat sibuk begitu anak anak datang " kata Jaafar dalam hatinya menatap Jasmin namun Jaafar akan tetap membangunkan Jasmin karena dia akan marah jika tidak dibangunkan
" Jasmin, sudah siang bangun " kata Jaafar pelan menggoyang bahu Jasmin
Jasmin membuka matanya perlahan
" Kamu sudah bangun ?" tanya Jasmin sambil berusaha duduk
" Hmm sudah siang sekarang , apa kamu begitu lelah ?" tanya Jaafar
" Akh benar sudah siang, maaf sudah bangun terlambat" kata Jasmin
" Tidak masalah sayang, apa kamu begitu lelah ?" tanya Jaafar kedua kalinya
" tidak, mungkin karena semalam aku tidak begitu bisa tidur mangkanya kesiangan, tunggulah diluar akan aku buatkan teh untukmu " kata Jasmin tersenyum
Jaafar kemudian berjalan ke kamar mandi dan mencuci wajahnya setelah selesai dia duduk di teras depan rumahnya..
sedangkan Jasmin menuju ke dapur membuat teh untuk Jaafar
" Sepi sekali memang rumah ini tanpa anak anak " kata Jaafar dalam hatinya menatap ke halaman rumahnya..
" Ini teh nya " kata Jasmin meletakan teh di atas meja
" Terima kasih " ujar Jaafar
" Apa kamu merasakan hal yang sama ?" tanya Jasmin menatap Jaafar
" Apa ?" tanya Jaafar
" Rumah kita kembali kosong bukan setelah anak anak kembali ke kota " kata Jasmin
" Hmm, aku juga merasakan itu tapi apa boleh buat , ini sudah jalan hidup anak anak kita " kata Jaafar
Jasmin hanya diam dan duduk menatap ke arah halaman rumahnya
" Kita sudah menjalani ini bertahun tahun , dan kita baik baik saja kan ?,aku yakin kamu juga akan baik baik saja sekarang ini " kata Jaafar
Jasmin tersenyum menatap Jaafar
" Tentu kita akan baik baik saja " menggenggam tangan Jaafar
" Aku merasa sedih mungkin karena mereka baru saja pulang, tapi aku akan kembali terbiasa lagi "kata Jasmin
"Syukurlah " Jaafar tersenyum
__ADS_1
" Kita akan selalu bersama suamiku, untuk dulu bahkan sampai kapanpun " kata Jasmin
" Hmm tentu , kamu istriku di mana ada aku kamu juga harus selalu ada disampingku , kemana aku pergi kamu akan selalu bersama ku " kata Jaafar
Jasmin tersenyum
" Aku mencintaimu suamiku " kata Jasmin
" Aku lebih mencintaimu, kamu istri dan ibu dari anak anakku dan selama lamanya aku akan selalu mencintaimu " ujar Jaafar
" Aku akan membuat sarapan dulu " kata Jasmin
" Hmm " jawab Jaafar singkat namun wajahnya di penuhi senyuman
Jasmin masuk kembali kedalam rumah dan
menuju ke dapur memasak untuk dirinya dan suaminya..
15 menit berlalu Jasmin sudah selesai memasak
" Afar masuklah, sarapan sudah siap kita makan sama sama di dalam " panggil Jasmin
Jaafar tersenyum dan berdiri lalu berjalan masuk kedalam mengikuti langkah Jasmin
mereka duduk dan mulai melahap makananya..
" Setelah ini aku mau ke kebun Jas " kata Jaafar
" Hmm, aku juga akan melanjutkan beres beres rumah " kata Jasmin
" Aku sama sekali tidak lelah, aku malah senang melakukan itu semua " kata Jasmin
" Hmm, dari dulu aku tidak pernah mendengarmu berkata aku lelah " kata Jaafar lalu minum air yang ada di depannya
Jasmin tersenyum
" Benarkah ?" tanya Jasmin
" Hmm " Jaafar hanya menganggguk
mereka sudah menyelesaikan sarapan
" Aku ke kamar mandi dulu, setelah itu langsung ke kebun " kata Jaafar
" Hmm baiklah " kata Jasmin membereskan piring bekas mereka makan lalu membawanya kedapur..
Memang setiap tahun anak anak mereka akan pulang ke desa lalu kembali ke kota,
dan kesedihan Jaafar dan Jasmin di hari hari awal mereka kembali ke kota akan sangat terasa untuk mereka berdua , mungkin bukan hanya mereka berdua yang merasakan hal itu namun hampir seluruh orang tua yang anak anaknya pergi merantau di kota ..namun bukan berarti orang tua tidak mengijinkan anak anaknya pergi ke kota hanya saja karena mereka harus kembali terbiasa sepi
rumah yang tadinya ramai dipenuhi gelak tawa anak dan cucunya lalu tiba tiba kembali sepi karena mereka harus kembali ke kota pasti akan membuat hati yang ditinggalkan begitu merasa kesepian
tapi seiring berjalanya waktu Jaafar dan Jasmin akan kembali terbiasa dengan keadaanya sekarang ini, yang terpenting untuk sekarang ini adalah mereka selalu bersama itu akan jauh lebih baik ..
dikota
__ADS_1
Jonathan dan istrinya sudah sampai di rumah
Daniel dan Arin bergegas masuk ke dalam kamarnya masing masing untuk melanjutkan tidur mereka..
" Nathan lihat " Hana menunjukan sayur yang di bawanya dari desa
" Buang saja sayang, jangan permasalahkan hal hal sepele kita baru juga sampai aku lelah " kata Jonathan berjalan meninggalkan istrinya dan masuk ke dalam kamar
" Aku sedang berbicara denganmu setidaknya dengarkan aku dulu " kata Hana
suara pintu kamar tetutup
" Astaga laki laki ini " kata Hana menggelengkan kepalanya
tangan Hana mulai membereskan barang barang dan membuat makanan untuk anak anak dan juga suaminya..
Hana memasak dengan sangat cepat, dia juga sudah lelah dan mengantuk..
Hana membangunkan anak anak dan juga suaminya meminta mereka makan
keluarga Jonathan sudah duduk dan berkumpul di meja makan
" Makanlah dengan cepat " kata Hana
" Kenapa ??" tanya Arin
" Bunda capek Arin, bunda ngantuk " kata Hana
Arin mengangguk dan mulai makan begitu juga dengan Daniel dan Jonathan
setelah selesai makan Hana benar benar langsung masuk kedalam kamar dan tidur..
anak anak juga kembali ke kamarnya masing masing untuk beristirahat kembali
sama halnya dengan Jessie begitu sampai Jessie membagi tugas dengan suaminya
Jessie akan menyiapkan makanan dan suaminya menjaga anaknya
begitu makanan siap mereka makan dengan cepat
dan berharap bisa segera istirahat ..
perjalan dari desa ke kota membuat tubuh mereka letih
sedangkan Jaabier yang hanya tinggal sendirian lebih mudah, begitu sampai dia kembali tidur karena memang mereka semua sampai dikota masih pagi dan di dalam bus mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak
aktivitas mereka akan mulai di hari berikutnya untuk hari ini mereka masih menggunakan waktu untuk beristirahat ..
* ***Kamu harus percaya bahwa orangtua mampu melakukan apa saja untuk anaknya.” - Dadan Erlangga
.“Pada awal kehidupan, orangtua tentu harus membesarkan anaknya, mengasuh, mengajari. Tapi, pada titik tertentu, orangtua justru harus mengajari anaknya kehidupan dengan melepaskan.” - Donna Widjajanto *
// kkata kata kutipan selamat membaca ///
tinggalkan komen like dan juga Vote ya
__ADS_1
terima kasih sebelumnya***...