
Calista berjalan terseok seok oleh langkah Pria muda yang membawa nya.
Pikiran nya sudah kacau saat ini. Sampai di Parkiran di bawah cahaya lampu Calista menyentak tangan Pria muda yang menggenggam erat tangan nya.
Tidak di pungkiri Viona merasakan getaran di hati nya akan sosok pria muda di hadapan nya itu .
" Siapa kau berani menyentuh ku ? kau tau siapa kau ? Kau harus membayar mahal untuk itu. !" Brian kaget saat Wanita pertama dalam hidup nya meminta bayaran pada nya karena telah menyentuh wanita itu.
" Lihat, Siapa aku. Lihat mata ku ! Siapa Aku !" Ucap Brian dingin penuh dengan rasa kecewa di hati nya.
Wanita itu tidak merasakan apa pun pada nya ?
" Aku tidak mengenal mu. Sekarang cepat bayar !"
" Aku Brian Dominique Jade, Aku Putra yang telah kau Buang, Aku Putra mu ! Paa seorang anak harus membayar saat ingin menyentuh ibu nya ? Katakan !!!!"
" Katakan berapa yang harus ku bayar Ma ? Katakan !!!!" Teriak nya lantang.
Emosi nya sudah tak karuan lagi, Dia sangat kecewa dengan wanita yang telah mengandung nya dan melahir kan nya. Kenapa melakukan ini pada nya ?
" Katakan Ma, Aku harus bayar berapa agar bisa memeluk mu ? Katakan Ma, Tidak kah kau merindukan ku Ma, Katakan " Ucap Brian Lirih
Calista terdiam di tempat nya, Benar kah yang di hadapan nya saat ini adalah Brian nya ? anak laki laki yang selalu menangis memanggil nama nya setiap kali dia akan pergi ?
Tuhan, kenapa rasa nya sesakit ini ?
" Ma..." Brian menarik tangan Mama nya dsn langsung memeluk nya.
Jantung Calista bergemuruh, lantaran ada rasa rindu, Dan marah yang mendalam.
Kenapa Brian nya lebih memilih wanita itu dari pada diri nya ?
" Ayo kita pulang Ma... " Brian menarik lengan Calista tapi di tepis oleh wanita Itu.
" Ma !!!" Geram Brian.
" Apa hak mu mengatur hidup ku ? aku sudah bahagia dengan hidup ku. Tanpa kau dan bayang bayang masalalu ku. Kau dan Masa lalu ku adalah hal terburuk dalam hidup ku. Dan wanita itu, Wanita Sialan itu--"!
Deg !
Jantung Brian bagai di tombak saat mendengar Calista bicara bahwa dia dan masalalu nya adalah hal buruk ?
Sebenci itu kah Mama nya pada dia dan Papa nya ?
__ADS_1
" Ma !!! Jangan memancing ku ! aku bisa melakukan apa pun yang aku ingin kan ! Sejak kau meninggal kan ku, Aku sudah terbiasa mendapatkan semua yang aku ingin kan ! Termasuk menghancur kan tempat laknat ini dalam waktu kurang dari 30 menit. " Ancam Brian.
" Kau jangan sesuka mu ! Aku bukan Mama Mu. Aku tidak mengenal mu !" Jawab Calista.
Hati juga ikut sakit, Saat mendengar ucapan nya sendiri. Dia menangis dalam hati.
Anak nya yang tampan tidak bisa di genggam nya, Lebih baik dia seperti ini. Dia tidak ingin membahayakan Brian.
Dia tau, Bahwa Nyawa Brian bisa saja terancam dengan semua ini.
Setidak nya dia bisa berguna demi kelangsungan hidup Brian .
" Pergi dari sini. " Calista meninggalkan Brian disana yang masih mematung.
Sepanjang jalan kembali ke Club, Calista terus menangis dalam diam. Dia menciumi jaket milik Brian Dominique Jade yang ternyata memang Putra nya.
Putra nya dengan masa lalu nya, Gale Thominshon Jade yang telah mencampakan diri nya tanpa uang sedikit pun..
Yang membuat nya bisa terdampar disini dan menjadi wanita penghangat para pria hidung belang dengan memuaskan birahi mereka dan menguras banyak harta mereka hingga dia bisa seperti sekarang ini...
" Ma...Mama...." Teriak Brian namun Calista tetap tidak mendengar nya.
Dia pura pura tuli dan tidak mendengar agar hati nya baik baik saja. Selama ini hidup nya baik baik saja. Dia bisa memiliki apapun, Kesenangan, kenikmatan dan kebebasan.
...🍃🍃🍃...
Brian kembali ke Kamar Hotel nya, Ya setidak nya dia sudah melihat sendiri wanita itu dan ternyata memang benar itu Mama nya.
Hati Brian sangat sakit saat melihat Mama nya menari dengan tak tau malu nya bahkan seluruh tubuh nya di jamah dengan gampang nya oleh tangan tangan nakal itu.
Rasa nya Brian ingin mematahkan setiap tangan yang telah menyentuh Mama nya itu.
Wanita pertama dalam hidup nya sebelum Mama Viona nya.
" Siapkan pesawat saat ini juga . Aku akan berangkat ke Milan malam ini juga. " Dan pesawat lun langsung di siap kan.
Tapi sebelum itu Brian telah menempatkan seseorang untuk terus mengawasi Mama nya di disini.
Setelah pesawat siap, Brian langsung berangkat dan langsung sampai di Milan setelah menempuh perjalanan udara selama selama 14 jam.
Saat ini Brian berangkat pukul 22.02 waktu L.A dan akan sampai di Milan Saat jam makan siang bukan ?
" Langsung ke tempat Gavio. " Titah nya lagi pada anak buah nya.
__ADS_1
Mereka langsung menuju lokasi dimana Gavio saat ini. Dimana lagi jika bukan Apartement milik nya. Walau Semua kartu yang di miliki Gav sudah di blokir oleh Jaka , Tapi dia memiliki tabungan sendiri tanpa Brian tau.
Bukan Brian tidak tau, Tapi masih berbelas kasih pada Gav.
" Buka Pintu nya. " Anak Buah Brian langsung membuka paksa Pintu itu dan langsung terbuka saat Pintu itu di tembak oleh anak buah nya dan Otomatis Smart Look itu langsung rusak dan terbuka.
Brian semakin geram saat melihat pakaian dalam wanita berserakan di lantai Apartemen ini. Brian langsung menuju kamar Gav dan Emosi nya kembali memuncak saat melihat Seorang wanita sedang bergerak liar di atas tubuh adik nya. Kedua manusia itu benar benar Naked dan Menempel erat.
" Prince Gavio Jade !!!!" Teriak Brian.
Wanita yang memacu Gavio langsung beringsut masuk ke dalam selimut, Sementara Gavio yang kaget dengan kedatangan Brian langsung mengambil celana pendek nya dan memakai boxer nya juga.
" Seret paksa dia!" Titah Brian pada anak buah nya dan langsung menyeret Gavio.
" Aku tidak mau pulang. Tidak !!!"
" Brian...Jangan lakukan itu !! Brian...," Teriak Gavio lagi.
Brian tidak perduli lagi dengan teriakan Gavio dan anak Buah Brian langsung membawa Gavio yang hanya memakai Boxer itu ke mobil dan langsung melumpuhkan nya sesuai arahan Brian.
Sementara di apartement Gavio, Wanita tadi masih bersembunyi di balik selimut, Dia melihat Brian lebih tampan dari Gav, Apa dia juga hebat seperti Gav ?
Tapi sayang, belum dia ingin mencoba, Brian langsung mengeluarkan pistol The King nya ke arah wanita itu.
Wanita itu langsung diam gemetaran.
" Menjijikan !"
Dor !
" Aaaakkk...." Teriak wanita itu.
Tapi detik berikut nya dia langsung membuka mata nya, Ternyata dia tidak benar benar di tembak Melain kan Ranjang bekas percintaan Gav dan wanita nya tadi.
Saat membuka mata, Wanita tadi sama sekali tidak melihat Brian lagi.
Brian langsung menyusul anak buah nya yang saat ini sedang membawa Gav ke pesawat dan mereka langsung memutuskan untuk pulang ke Indonesia.
Di sana nanti dia akan lebih leluasa mengawasi Tingkah laku Gavio dan akan memantau nya langsung.
Bahkan Brian sudah berencana bahwa mereka akan tinggal di Black House bersama. !
...🍓🍓🍓...
__ADS_1
Next episode Brian pulang ke Indo di sambut Cinta nya yee ❤️