
" Tidur sayang...Ini sudah malam..." Brian masih membelai tubuh polos istri nya yang kini berada di dekapan hangat nya.
" Bentar lagi deh kak. Masih kangen..." Brian tersenyum dan menciumi pucuk kepala istri nya.
" Tapi ini sudah malam sayang. Lihat jam berapa itu. " Tunjuk nya ke jam Classic di kamar mereka.
" Peluk sampai tidur ya ?" Brian menatap istri nya.
Dia mengangguk dan mencium kening istri nya.
" Iya, Ayo tidur besok kita harus bangun cepat. "
Lila melihat ke arah suami nya. Mau kemana rupa nya mereka ?
" Memang nya kita mau kemana ?" Tanya Lila penasaran.
" Surprise dong. "
" Iii...ih...kakak...." Rengek Lila saat mancung nya di gigit Brian.
" Sayang ..sudah tidur kah ?" Lila menggeleng di dada suami nya.
Brian hanya terkekeh saja. Lila memang sangat menggemaskan dan semakin menggemaskan untuk nya.
" Ya sudah ayo tidur. " Lila tidak menjawab tapi dia memejamkan mata nya dan tak lama terdengar helaan nafas teratur dari istri nya itu.
" Lila, I Love You Sayang..., I Love You. "
Cup..
Brian memberikan ciuman di kening nya Lila dan mengusap perut istri nya yang mulai membulat itu.
" Tumbuh dengan sehat di dalam sana nak. Daddy menunggu kamu. " Brian terus mengusap punggung polos istri nya yang kini mereka sama sama dalam ke adaan polos di balik selimut Baby Pink sakura itu.
Dia selalu membiarkan Lila untuk mengatur semua dekorasi kamar mereka tanpa terkecuali.
Yang harus di patuhi Lila adalah, Dia tidak di benar kan menggeser sedikit pun dan apapun itu dirumah ini selain kamar mereka.
Karena itu adalah larangan keras dari Papa BerUang yang kini sedang terpuruk.
...🌞🌞🌞 ...
Pagi menjelang, Dan seperti setiap pagi nya, Brian lah yang lebih dulu bangun dan memuntahkan isi dalam perut nya.
Sementara sih wanita hamil masih asik bergelung dengan selimut tebal milik nya.
Brian sudah selesai dengan aktivitas pagi nya dan kini bersiap membangunkan Lila karena satu jam lagi jadwal keberangkatan mereka.
Setelah Lila melakukan cek kandungan dan semua nya baik baik saja.
Walau tidak di anjurkan untuk bepergian terlalu jauh karena bahaya dan rentan.
Itu yang di ingat Brian saat dia menyiapkan kejutan itu untuk istri nya.
" Sayang ..bangun...Ayo..."
__ADS_1
Brian menciumi seluruh permukaan wajah Lila nya. Wanita tercinta nya .
Istri manja dan lucu nya itu. Sungguh Lila adalah paket lengkap.
" Sayang.. bangun...ibu hamil harus bangun pagi bukan ?" Dengan malas Lila membuka mata nya dan dia memicingkan mata nya kala melihat setelah suami nya.
" Loh kok ? " Tanya nya heran.
Dia menggelung selimut sebatas dada dan menatap horor kearah suami nya.
" Mau kemana sih ? Gaya benget kayak gini, Kesel ihh..." Lila yang merajuk langsung berjalan ke kamar mandi.
Brian hanya tertawa saja melihat tingkah istri nya.
Tak lama Lila keluar dari kamar mandi masih dengan raut wajah cemberut nya.
" Jangan marah Atau ngambek. Nanti kamu di ketawain Anak mau ?"
" Is...awas ihh..pagi pagi bikin kesel. " Lila cemburu saat melihat setelan suami nya.
Apa maksud nya itu ?
Brian dengan celana jeans hitam panjang ? Kaos hitam ? Oh tidak bisa !
Itu style haram untuk seorang Brian. Ya walau Lila sadar pesona suami nya itu memang luar biasa.
" Sudah pakai gaun ini saja ya. Kita Couple. " Brian menarik gaun hitam polos tanpa lengan untuk istri nya.
Lila sudah bersiap dan Brian memaksa nya memakai tas.
" Uang aku kurang banyak ?" Lila heran disana.
" Kenapa gak pernah belanja ? Barang kamu cuma itu itu aja. "
" Buang buang duit tau gak ! Mahal murah nya tetap sama aja kan ? Fungsi nya ?" Brian menatap istri nya kini.
" Nanti ya aku beli tas kulit buaya putih itu. Biar kalau kamu bawa aku ke pesta rekan kerja kamu gak malu maluin kan ?" Brian tersenyum saja disana.
Bukan dia tidak menerima keadaan istri nya. Tapi dia bekerja juga untuk istri nya kan ?
" Jangan Marah marah terus Mommy Baby B, "
" Awas ih...nyebelin tau gak. " Lila berjalan duluan ke meja makan.
Disana sudah ada Lea dan Gav, Minus Papa BerUang yang memang tidak pernah bergabung lagi bersama mereka.
" Kak, Kita mau kemana sih ? Papa bolehin gak ?"
" Tenang sayang. Papa tau kok. Sudah ayo masuk. " Brian membuka kan pintu mobil nya dan Lila masuk ke dalam nya bersama Brian.
Sepanjang perjalanan Lila terus berpikir mereka akan kemana ? Sampai saat di tempat tujuan, Lila tau tempat apa ini.
" Airport?" Tanya Lila memastikan pada suami nya.
__ADS_1
" Yes. Baby Moon To My Wife. " Lila semakin kaget disana.
Baby Moon ? Apa apaan ini ? Dia benar benar kaget dan syok saat ini.
" Kak, Mau kemana sih ?" Tanya Lila saat Brian menarik nya keluar dari mobil dan menggandeng tangan istri nya.
" Kamu hanya perlu rilex dan santai saja. Selebihnya aku yang mengatur semua ini. " Lila mencebik kesal saat suami nya mengatakan hak itu.
Jika Brian berkata pada nya dulu kan dia bisa lebih Freepare lagi untuk berkemas dan bersiap diri.
Ini apa ? main ajak aja.
" Sayang, Jangan marah Lila...Mommy Baby B..." Panggil Brian saat Lila meninggalkan nya duluan.
Brian hanya bisa menghela nafas nya berat dan memijat sedikit pelipis nya.
Merasa mood istri nya semakin hari semakin berantakan saja.
" Jangan marah lagi Oke ? Maaf, Tapi hanya ini yang bisa aku lakuin untuk kamu. Untuk saat ini jangan terlalu jauh dulu ya. Kita di dekat sini dulu oke ?" Lila mengangguk dan membenarkan.
Kini mereka sudah di dalam pesawat, Ya biasa lah. Karena membawa sang istri, Brian kini memakai Pesawat Jet milik Daddy nya saja dulu yang ada 5 unit itu.
" Tidur saja jika masih ngantuk lagi sayang. Nanti aku bangunkan oke ?"
" Mau peluk aja deh. Takut Jetlag karena lagi hamil. " Brian mengangguk dan memeluk istri nya dengan sayang hingga Lila tertidur.
" Maaf, Hanya bisa membawa mu ke Lombok. Ingin nya ke Raja Ampat, Tapi resort nya belum selesai. "
Lila melihat ke arah suami nya dan menatap pria tampan itu dengan penuh rasa cinta di dalam sanubari nya.
" Makasih...ini aja udah bagus kok. Lain kali kita ajak Keluarga yuk ? Liburan besar besaran. Oke tuh..." Brian kembali mengangguk dan membalas pelukan istri manja nya.
Mereka langsung menuju resort milik Brian sendiri. Atas nama nya sendiri, Yang di sulap nya menjadi tempat yang sangat Instagram able.
" Gimana suka gak ? Ini Resort baru buka sebelum kita menikah waktu itu. " Lila menatap suami nya dari depan nya.
Hanya wajah nya saja yang menoleh ke samping untuk melihat Brian.
Pria tampan dengan sejuta pesona nya.
" Happy Anniversary 7 bulan My Lila, Daniella..." Mata Lila sudah berembun saat ini.
dan sekali kedipan saja bisa di pastikan embun berair itu akan turun.
" Makasih kak...Makasih udah milih aku..." Lila membalikan tubuh nya dan memeluk suami nya.
Brian paham perasaan istri nya sat ini.
" Terima kasih juga untuk bertahan dengan ku. Aku mencintai mu My Lila. "
...❤️❤️❤️❤️❤️ ...
__ADS_1