Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Tiang Listrik Vs Es Batu


__ADS_3

" Kak, Jangan ya...Plis...Kak Brian itu jago banget bela diri nya. Dia memegang banyak kemenangan dalam bela diri. " Lea masih berusaha membujuk Aries agar tidak menjadi lawan nya Brian.


" Tenang Oke. Jika pun aku kalah, Aku akan kalah secara terhormat. Tapi aku usahakan untuk tidak kalah oke. "


" Tapi Kak, "


" Lea. Look at Me !" Titah Aries.


Lea mengikuti titah Aries dan menatap bola mata hitam legam milik Aries disana.


" Aku mencintai mu. "


Cup


Aries mengecup bibir seksi milik Lea.


" Kak..."


" First ? " Tanya Aries dan Lea hanya tersipu malu.


" Beri aku semangat untuk menang Le, "


" Janji harus menang ya..."


" Aku akan berusaha. Jika aku kalah dan mereka menyuruh ku untuk menjauhi mu, Aku akan terus berusaha untuk mencintai mu dan meluluhkan mereka. !"


" Aku sayang kakak..." Lea memeluk Aries dan Aries membalas nya.


" Lea !!!" Suara Fed menggema disana.


" Papi ! Apaan sih ?" Kesal Lea.


" Menurut Princess. " Sela Gale disana.


" Silahkan masuk !" Instruksi dari Gav yang bertugas sebagai wasit kali ini.


Kini, Brian sedang membelit kedua tangan nya dengan kain yang akan membungkus tangan nya dan Aries juga begitu .


" Peraturan nya, Tidak boleh menendang perut, Kepala dan menyerang alat Vital !. Point di ambil setiap satu pukulan yang kena. !" Jelas Gav.


Brian hanya tersenyum miring dan Aries juga sama seperti nya.


Walau dia tidak banyak menguasai bela diri, Tapi cukup untuk melawan Brian yang tubuh nya cukup jauh di bawah nya.


" Bersedia ? Siap ?" Tanya Gav.


Pertarungan ini tidak boleh di saksikan langsung oleh para wanita, Dan mereka hanya akan melihat di sebuah ruangan yang di sambungkan dengan pertarungan itu.


Sebuah Tv besar yang menjadi media melihat mereka.


" Mom," Lea berujar lirih disana.


" Sabar sayang. Percaya kan pada mereka. "


Sementara Lila ? Dia menatap sengit ke arah Tiang listrik muka datar itu.


" Siap ?" Tanya Gavio lagi


" Siap !" Jawab kedua nya .

__ADS_1


Baik Aries mau lun Brian sama sama belum ada yang menyerang, Sampai Brian mulai menyerang dan memancing, Dia sudah tau dan bisa menebak serangan Aries.


Bugh...


Rahang Aries terkena satu serangan dari Brian.


" Kak Aries..." Lea menjerit saat melihat wajah tampan Pak Komjen terkena pukulan dari Brian.


" One Point to Brian !" Seru Gavio.


Gale tersenyum miring.


" Sial ! Pria ini tidak bisa di anggap remeh ! Kenapa tatapan mata nya berubah ?" Aries membatin di dalam hati nya.


Kembali bertarung, Dia juga masih memikirkan cara menyerang Brian, Mereka mulai menyerang dan kali ini Aries berhasil membuat keadaan imbang.


Bugh...


Wajah Brian terdorong ke samping dan sudut bibir nya pecah.


Dia tersenyum miring saat darah segar keluar dari sudut bibir nya yang pecah.


" Krav Maga Right ?" Sindir Brian dengan tatapan sinis nya.


" Kau cukup tangguh ! Tak heran kau menguasai Krav Maga ! Kau seorang Komjen bukan ? Krav Maga di kembang kan di Israel ! Dan daya tahan tubuh mu cukup bagus !" Aries benar benar kaget saat mendengar penuturan Brian.


Laki laki berkulit putih itu memang benar benar tidak bisa di anggap remeh !


Tidak banyak orang yang tau bahkan mengenali Seni bela diri dari Israel itu. Krav Maga memang banyak di kembang kan di Israel tentu nya untuk para militer disana.


Dan Aries salah satu relawan disana dulu nya dan dia belajar Krav Maga juga di sana langsung !.


Aries tidak menyangka bahwa Brian juga mahir melakukan Gerakan gerakan dan serangan dari Seni bela diri itu. Bahkan Disana juga ada sisipan dari gerakan Ninjutsu disana.


Bugh...Krak...


" Brian Stop it !!!" Teriak Gale dari luar ring.


Brian menghentikan gerakan nya saat hendak mematahkan lengan Aries.


Dia benar benar kalap disini. Rasa nya sudah lama dia tidak mendapatkan lawan yang setara dan Aries cukup setara dengan nya. Aries bis mengimbangi dsn melawan serangan serangan dari nya.


" Kak Aries..." Lea berteriak histeris dan langsung menghampiri Aries yang sudah babak belur disana.


" I Hate You !" Ucap Lea dengan sinis saat melihat Brian.


" Lea, Aku baik baik saja. " Ucap Aries menenang kan Lea.


Dia tidak ingin karena nya Lea membenci keluarga nya.


" Lea...Kenapa kau bicara begitu ?" Tanya Brian .


" Kalian ! Kalian semua ! Apa tidak ada yang bisa di lakukan selain bertarung ? Daddy ! You ! You know what ? Aku paling tidak menyukai kekerasan ! Dan aku paling membenci Daddy saat Daddy pulang dengan bau darah manusia ! Walau aku tau Mereka bersalah tidak seharus nya Daddy membunuh mereka !"


Deg !


Jantung Gale berdetak kencang !


Dia mematung disana. Putri kecil nya sekarang berani mengkritik nya di depan orang luar ?

__ADS_1


Apa sebegitu saling mencintai nya kah mereka ?


" I Hate You Dad ! And You Pi, I Hate You Right Now !" Lea langsung membawa Aries keluar dari sana.


Dia membawa Aries ke dalam mobil nya Aries dan keluar dari Rumah ini.


" Lea, Aku sudah kalah, Mobil ini sekarang milik keluarga mu "


" Tolong diam ! Lupakan perjanjian bodoh itu ! Aku tidak ingin mendengar nya. Tolong, Dimana kakak tinggal ? Biar aku obati dulu luka nya. !"


" Le, Pulang lah. Aku bisa mengobati luka ini sendiri. "


Citt...


Lea mengerem mobil mendadak dan mereka saat ini masih berada dalam hutan.


Aries menikmati suasana hutan lindung ini. Terasa sangat Asri disini dan sejuk sekali rasa nya.


" Lea...Apa itu ? Itu Harimau Le..." Aries panik saat melihat mobil mereka di dekati Harimau dan apa lagi itu ?


Ada Singa Jantan juga ? Singa Putih ? Lalu kenapa ada Kucing Amerika Juga ?


" Lea...Ini bahaya Le..."


" Diam lah kak !" Tegas Lea...


Sssshhhhh....


Kaca mobil terbuka dan Lea menatap Ketiga binatang buas itu.


Ada Pito, Anak nya Pita sih kucing hitam dari amerika.


Ada Gea anak nya Gery sih harimau dan ada Jeno sih singa Putih.


" Apa ? Aku sedang dalam mood tidak baik genks. Besok kita akan bermain !"


Aries melongo disana.


Apa apaan Lea ini ? wanita yang di cintai nya tidak semungil dan seunyu yang di kira nya.


Aries memang menyukai wanita yang manja manja unyu dan lucu seperti Lea ini.


Tapi apa kabar kalau mainan nya seseram itu ? Or God !


" Siapa kau Lea ? Kau bermain dengan hewan buas itu ? Yang benar saja Lee..."


" His...udah ah...Kenapa sih ? Kalau aku main sama mereka. Kakak tau gak ? Tinggal dan terkurung di rumah ini tuh gak nyaman. Aku ya hanya punya teman mereka mereka ini. Tapi disini aman kok. Gak ada ular ularan berbahaya. Daddy tidak suka ada ular disini. !" Jelas Lea lagi.


" Kenapa Lea ??? kenapa menatap ku begitu ??" Tanya Aries heran karena kini sorot mata Lea berubah drastis.


Seperti milik Brian tadi.


" Kak, Aku gak tau ya ini apa nama nya. Tapi aku minta jangan pernah ninggalin aku karena ya masalah keluarga aku. Aku hanya ingin jadi manusia biasa. Normal yang jalan di luar tanpa di ketahui identitas nya. Siapa aku dan keluarga aku. aku gak pernah punya temen yang benar benar real jadi temen aku. Bahkan suster dan asisten aku dirumah sakit mereka masih canggung sama aku kak. " Aries tertegun disana.


" Lea...Aku sayang kamu. So setelah ini ayo kita berjuang untuk hubungan ini ?" Lea mengangguk.


" Aku juga sayang kakak. Sekarang ayo pergi. Aku hak mau liat wajah jelek nya Komjen ini " Canda Lea lagi...


" Oke...Sweety "

__ADS_1


...❤️❤️❤️ ...


__ADS_2