
Kedatangan Daniel dan Danello membuat Hati Lila sedikit terhibur karena mood nya mulai membaik.
Ceklek...
Brian masuk ke dalam kamar saat jam sudah menunjukan pukul 22.12 malam.
" Kenapa belum tidur ?" Brian naik ke tempat tidur dan menyibak selimut nya ikut masuk ke dalam nya bersama Lila.
Brian mulai membiasakan diri nya berada di dekat Lila. Dia benar benar ingin memulai semua nya dari awal bersama Lila nya.
" Kak, " Panggil Lila lembut.
?
" Heum ?" Jawab Brian sambil memeluk Lila.
Dia mulai berani melakukan sentuhan pada Lila, Seperti berpelukan saat malam hari di tempat tidur mereka.
" Kakak gak bosen tinggal di Apartement ?"
" Kamu ingin kita pindah rumah ?" Tanya Brian.
" Memang nya kakak mau ? Aku sih pengen nya yang punya tetangga kak, Gimana kalau kita tinggal di perumahan kelas menengah aja ? bosen tau kak tinggal di rumah besar gak punya tetangga, Yang ada cuma pelayan doang. "
" Kamu mau yang gimana ?" Tanya Brian.
" Yang sederhana aja kak, Kalau bisa bibik nya kerja Part time aja. Pulang sore gitu, Malam nya Me time kita. " Jelas Lila menunjukan sikap dewasa nya.
Brian tersenyum, Lila semakin menunjukan sisi dewasa nya.
" Benar kamu ingin tinggal di perumahan biasa ? Bilang dulu dengan keluarga mu, Aku bisa membelikan mu rumah mewah, Bahkan jika kami menginginkan nya membangun dari awal. " Jelas Brian.
Lila menatap mata suami nya dan mengelus rahang nya. Dia harus bisa mengambil hati suami nya, Sepenuh nya.
Dia tidak salah kan ? Menginginkan suami nya ?
" Iya nanti aku bilang sama Mommy dan Daddy, Tapi aku boleh kan Design dari awal rumah kita nanti ?" Tanya Lila lagi.
" Lakukan senyaman mu, Aku hanya ingin kamu mengurangi jam kerja mu, Kuliah dan Kerja itu tidak mudah untuk seorang wanita, "
" Iya, Nanti aku bicarain lagi sama Direktur rumah sakit. Eh ? Tapi Bukan nya Lea ya kak Direktur nya ? " Brian hanya mengangguk saja.
" Kak..." Panggil nya lagi.
" Kenapa ?" Tanya Brian sambil mengelus punggung istri nya.
" Kalau aku bilang mau anter makan siang kakak gimana ? keberatan gak ?"
" Kenapa ? Aku bahkan akan merasa bahagia jika istri ku melakukan nya. " Jawab Brian dengan senyuman nya.
" Baik, Mulai besok aku akan mengantar kan makan siang nya. Aku besok udah mulai masuk kerja kak. "
" Oh ya ? Mulai sekarang, Pakai supir. Aku tidak ingin kamu menyetir sendirian. !" Lila hanya menatap wajah suami nya.
" Berasa nyonya banget ih pake supir segala. Terakhir kali aku pake supir kelas 3 SMA kak, Setelah bawa mobil sendiri. Bahkan waktu di Jerman juga. Tapi eh ? Tunggu deh, Kenapa waktu itu kakak bisa tertembak dan berlumuran darah gitu ?" Brian kaget.
Mengapa setelah sekian lama Lila baru bertanya pada nya ? Apa yang harus di katakan nya ?
Dia tidak ingin berbohong lagi, Tapi bagaimana cara nya ?
Dia bukan Mafia kan ? Dia hanya menjalan kan organisasi Papa nya saja. menggagalkan setiap penyeludupan apa itu Mafia ?
Tidak bukan ?
" Entah lah ? Saat itu aku hanya menggagalkan kegiatan haram. " Jawab Brian jujur.
__ADS_1
" Maksud nya gimana ih ? Gak mudeng banget aku. " Lila merubah posisi nya kini merebahkan kepala nya di Dada Brian...
Dia merasakan kehangatan berada di dekat Brian.
Dia tidak berdosa bukan ? Melakukan ini pada suami nya ?
Mereka sah kan ?
" Kak, Ih. " Lila mulai kesal.
" Sudah. Suatu saat aku akan cerita . Saat ini aku hanya tidak ingin kau mendengar nya. Tapi aku pastikan, Tidak akan ada kebohongan lagi . " Lila mengangguk dan mengerti.
Dia harus menghormati suami nya bukan ? Maka saat ini itu yang harus di lakukan nya.
" Sudah, Ayo tidur, Sudah malam. " Lila mengangguk saja saat Brian menarik selimut dan menyelimuti tubuh mereka berdua.
Lila merangsek memeluk tubuh kekar milik suami nya itu.
" Selamat malam Baby, Aku mencintai mu..." Lila menatap Brian.
Dia melihat ketulusan yang nyata disana saat melihat suami nya mengatakan hal itu.
" Malam kak, Aku juga cinta kakak. Cinta banget malahan. " Brian mengangguk gantian dan memeluk Lila.
Cup...
Brian mencium kening Lila dan mereka mulai terbawa ke alam mimpi dengan saling berpelukan.
Brian mulai terbiasa dengan ulah Lila saat tidur yang terbilang ekstrim itu.
Jika Brian tidak memeluk Lila, Bisa saja istri nya itu akan terjatuh dari tempat tidur.
Memang benar, Lila adalah pemecah rekor di keluarga nya yang sering jatuh dari tempat tidur.
Bahkan saat kecil dulu Lila sering menangis tengah malam saat tiba tiba terjatuh dari tempat tidur.
Mereka mulai menyelami alam mimpi nya, Dimana mereka akan memulai kehidupan baru mereka.
Brian benar benar memantapkan hati nya untuk Lila. Dan sedikit mulai sedikit hati nya mulai melupakan satu nama wanita dengan sejuta pesona nya.
Aliya !
Entah bagaimana kabar nya wanita itu, Tapi satu yang pasti, Aliya tidak ingin bertemu dengan mereka berdua dan baik Lila mau pun Brian mereka memaklumi dan menghargai keputusan Aliya disini.
Karena memang benar kata wanita itu, Bahwa di antara mereka tidak ada awalan hingga tidak harus mengakhiri nya bukan ?
Sungguh Lila merasa kagum dengan sosok wanita berkelas itu.
...🌞🌞🌞...
Lila yang hari ini memang tidak kuliah menyempatkan diri untuk memasak makan siang untuk Brian.
Kali ini menu pilihan nya adalah rebus bayam dengan jagung manis, Sambal tomat dan ayam bakar madu.
Lila mulai mahir memasak, Dan mulai berani.
Tidak sia sia dia melakukan kelas memasak, Dan itu demi Brian.
Ya walau terkadang masih ada yang kurang itu masih dalam tahap wajar dan di maklumi.
Di kantor nya, Brian mulai jengah dengan tingkah Flow yang kembali datang ke Negara kelahiran nya ini.
" Flow ! Kita tidak pernah memulai nya, Maka apa yang harus di akhiri ? Sejak Sekolah aku tidak pernah mengatakan apa pun bukan ? Jadi jangan bertingkah seolah aku menyakiti mu !" Ucap Brian dengan tegas.
" Tapi Bri, Aku mencintai mu ! Tidak bisa kah melihat nya walau hanya sedikit saja ?" Tanya Flow mengiba.
__ADS_1
" Stop it Flow ! Kau kelewatan ! Aku bahkan pernah di posisi dalam mencintai dua wanita dengan sama besar nya. Pergi Flow, Aku mencintai istri ku, Jadi ku minta jangan pernah datang dan meminta pertanggung jawaban ku atas perasaan mu !" Ucap Brian dengan tegas.
Hati Lila memanas di depan pintu, Tidak bisakah dia hidup tenang dengan suami nya ?
Dia sudah cukup lega dengan sikap mengalah Aliya dan tau diri nya, Lalu apa lagi ini ?
Seorang wanita mengaku dan meminta cinta suami nya ? Tidak !!! Ini tidak benar.
Dengan Aliya yang bisa segala nya saja dia tidak mau mengalah dan bersikap serakah, Lalu apa kabar dengan wanita judes itu ?
Tidak akan !!.
" Kak, Lila masuk ya..." Brian dan Flow menatap arah suara disana.
" Masuk Baby..." Lila masuk dengan wajah manis milik nya menatap wajah suami nya yang masih terlihat kesal dan tegang urat .
" Selamat siang...eh ada tamu ya kak ?" Lila berjalan mendekat ke arah Brian dan memeluk suami nya.
Dia meletakan Lunch Bos di meja kerja suami nya.
" Siapa kak?" Tanya Lila pada Brian.
" Dia Flowrance, Teman sekolah Asrama hingga kuliah. "
" Oh, Hanya teman !!" Lila manggut manggut disana menatao Flow.
Cara berpakaian nya sangat casual ! Jauh dari kata Berkelas.
" Kenalin kak, Aku Daniella, " Dia menatap suami nya.
" Hm, Pake marga gak kak ?" Tanya Lila pada suami nya.
Brian hanya mengangguk saja.
" Hm, Aku Daniella Wilton Grey kak, Tapi sekarang Daniella Thominshon Jade..." Ucap nya dengan bangga mengulurkan tangan nya pada Flow.
Flow hanya menatap geram disana.
" Kau kelewatan Brian !" Setelah mengatakan hal itu Flow langsung pergi dari sana.
" Huft..." Lila menghela nafas nya berat.
" Dengan kak Aliya yang bisa segala nya aku gak mau ngalah, Apalagi wanita judes kayak gitu ! Hus...hus...sana..." Ucap Lila sedikit kesal.
" Tidak boleh seperti itu. Mengerti ?" Lila mengangguk...
Brian membawa Lila duduk di pangkuan nya di kursi kerja nya , Memeluk nya dengan sayang disana .
" Masak apa ?" Tanya Brian sambil menahan pinggang istri nya yang mulai sibuk membuka Lunch Box nya.
" Masak ini doang sih, Bingung aku tu, Kakak makan nya sih susah. Minyak dikit gak papa kali kak. " Cemberut nya.
" Boleh, Tapi serta kan juga yang sehat nya, Oke. " Lila mengangguk.
" Kita makan bersama. " Lila mengangguk lagi.
Mereka makan dengan mesra siang ini dan hubungan mereka di mulai dan berawal dari sini juga.
Lila banyak berharap semoga dia bisa membahagiakan suami nya dan begitu pula dengan Lila nya.
...❤️❤️❤️...
Puas kelen ? Ini udah ku kasih Yang uwu uwu untuk kalian !
Kalau sampek ada yang ngerusuh lagi Yang nama nya dari huruf V, Ku Bacok Online nanti 😒
__ADS_1
...🗡️🗡️🗡️ ...
Jangan Lupa Follow ige juga biar gak ku bacok @amelia_falisha1511 ❤️