Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Kepala Botak


__ADS_3

Lila dan Brian sudah kembali dari Lombok.


Dan hari ini adalah hari jadwal periksa nya Lila.


Usia kandungan Lila saat ini sudah memasuki bulan ke 4 dan hari ini juga mereka akan melihat jenis kelamin calon anak mereka.


Buah cinta dari kedua nya.


" Kak, Kok aku takut ya, Nanti ngecewain kakak. " Brian menatap lekat ke arah sang istri.


Apa yang di maksud Lila nya ini ? Kecewa apa lagi ?


Karena selama ini Lila tidak pernah mengecewakan nya.


" Kenapa seperti itu ? Apa yang salah ?" Brian masih memangku istri nya yang kini bergelayutan di dada nya.


" Gimana kalau anak kita nanti perempuan ?"


" Apa lagi ini Lila ? Kenapa seperti itu ? Apa aku terlihat seperti diktator ? Menilai segala nya dari anak laki laki ? Harus laki laki ? Tidak boleh perempuan ?"


Lila merasa sangat bersalah disini, Dia telah mengecewakan suami nya.


" Kak, Bukan gitu maksud aku, Kebanyakan kan --'


" Stop it Lila ! Semua yang kamu pikirkan itu gak benar. Itu salah sayang. "


" Maaf kak, Tapi aku merasakan anak kita perempuan, Aku takut kakak kecewa. " Lila memeluk suami nya.


Dia merasa kecewa saat mengetahui anak nya seperti perempuan karena firasat nya sendiri.


" Aku tidak pernah menuntut kamu untuk memberi anak laki laki. Anak itu anugrah dari Tuhan, Kamu tau itu sayang, Anak adalah malaikat titipan Tuhan. "


" Maaf kak..." Ucap Lila lagi masih memeluk suami nya.


Brian hanya bisa menghela nafas nya berat, Istri nya sekarang sering mengalami mood swing, Walau Lila tau banyak cara untuk menangani nya.


Dan Brian kagum untuk hal itu.


" Sstt...don't cry, Kamu wanita hebat sayang..kamu hebat. " Brian mencoba menenangkan Lila.


" Maafin ya kak..." Ucap Lila lagi.


Saat suasana sudah mulai membaik, Tiba tiba mood Lila yang membaik membuat mood Brian drop seketika.


" Kak, Minum es campur enak nih, yuk ahh...Sekalian jalan mau periksa. Yuk...Ke mall juga yuk kak yuk...mau lihat lihat. "


" Aku meeting dulu bisa ? Ini sudah di ulur dari tadi. Kamu lihat Angga sudah berdiri di depan pintu sejak tadi ?" Tunjuk Brian ke arah pintu ruangan nya yang memang Angga sudah berdiri di sana.


" Yaudah, Jangan lama lama ya. "


" Tunggu kakak ya. Tidak akan lama. "


" Love you Daniella..." Lila tersenyum mendengar itu.

__ADS_1


" Me too Daddy Bri..." Brian pun meninggalkan Lila di ruangan nya.


Saat merasa bosan Lila memilih membuka media sosial nya dan ternyata di sana dia melihat akun Uncle Kenz menunjukan sebuah foto dimana ada seorang wanita yang sedang di cium nya pada malam hari.


@kenz.nakamura : So Finally, Only you @aliya_arrasha15 ❤️


" Uncle Kenz udah ngelamar kak Aliya ? Syukur deh...Bahagia selalu kalian..." Ucap nya dengan tulus.


Dia kembali teringat akan pesan Aliya saat terakhir kali mereka bertemu.


Apapun berita nya dan dimana pun nanti mereka bertemu , Dia harap mereka untuk tidak saling menyapa untuk menghindari sesuatu perasaan akan kembali muncul.


Dan Lila tidak ingin itu terjadi.


Dia sudah bahagia bersama Brian dan juga Aliya pun begitu bukan ?


Maka dia tidak ingin siapa pun menganggu ketentraman rumah tangga nya.


" Sayang, Maaf membuat kamu menunggu Lama. " Brian mengendurkan simpulan dasi yang terasa mencekik leher nya.


Di lepas nya dasi itu dan di letakan nya di meja.


Lalu beringsut mendekat ke arah Lila dan memeluk nya.


Tak lupa memberikan kecupan manis di kening dan bibir istri nya.


Entah lah, Rasa nya Brian tambah hari tambah cinta dan semakin merasa bahagia bersama Lila.


" Sayang, Beli cilok yuk...kakak kepengen makan cilok pedas sama es campur tadi kayak nya seru ya ? Yuk ah..." Lila menatap heran ke arah suami nya.


" Beneran mau ini ? Kuy lah...gas..." Lila langsung bersemangat 45 kala suami nya mengajak nya untuk membeli cilok serta es campur dengan serutan es nya dan kuah gula aren serta tape ketan hitam dan tape singkong...


Uh...membayangkan nya saja air liur Lila seakan mau keluar dari mulut nya.


" Sabar Ya Baby, Daddy dan Mommy akan kulineran hari ini. " Lila terus tersenyum saat merasakan perhatian yang di tujukan Brian untuk nya dan anak nya mereka berdua.


" Kakak seneng banget sih ? Ada apa ?' Tanya Lila penasaran.


" Tender di Pelabuhan kita dapatkan. Dan Kerja sama ini akan menjadi kerja sama yang menakjubkan. Karena akan membangun jalan tol yang akan membelah lautan, Dan Brian yang memenangkan tender nya,


Untuk pemasok bahan baku bangunan nya, Brian menunjuk produk semen berkualitas dari pabrik besar milik mertua nya.


" Selamat ...." Lila menggandeng mesra lengan Brian dan memberi nya kecupan hangat di pipi suami nya.


" Semua berkat doa istri..." Lila tersenyum bahagia.


Benar kah ada sangkut paut nya dengan dia ? Jika benar Lila akan merasa tersanjung.


" Oke, Apakah sudah nyaman ?" Tanya Brian saat mereka sudah masuk ke dalam mobil.


" Gak suka naik sport car ah ! Males. Lebih enak tuh naik SUV kak. "


" Oke, Lain kali gak pake Sport car ya..." Lila mengangguk lagi.

__ADS_1


Mereka membelah jalan Kota untuk mencari penjual cilok yang di ingin kan mereka berdua.


" Sayang gak jadi deh, Kakak gak kepengen lagi. " Lila kaget.


" Loh ? Kok gak jadi ? Kenapa ?" Tanya Lila penasaran.


Pasal nya mereka sudah sampai di tempat penjual Cilok terkenal disana.


Dan ini adalah tukang cilok langganan Lila. Karena memang rasa nya enak dan juga bersih menurut Lila yang seorang dokter dan penikmat jajanan pinggir jalan.


Brian hanya menggeleng dan bergidik ngeri saja.


" Kak, Ayo...Aku pengen tau...Ini enak loh sumpah. Mang Jarot itu terkenal banget disini loh. " Lila masih merengek disana.


" Ayo...lagian disini ada tukang es campur nya itu, Ayok kak..." Lila semakin merengek.


Mau tidak mau Brian akhir nya ikut turun juga.


" Mang Jarot..." Lila menepuk pundak Pria Kira kira usia nya 40 an gitu menurut Brian.


Entah mengapa Brian melihat itu bergidik ngeri sendiri.


" Sayang, Pake Ini..." Brian menyodorkan Handsinitizer pada istri nya.


" Buk dokter, Udah lama gak nongol, Eh sekali nya nongol udah gol aja . " Lila tersenyum.


" Suami saya hebat Mang, Sekali tusuk mah langsung Gol. " mendengar obrolan mereka Brian semakin keringat dingin disana.


" Biasa ya mang, Pedes boleh deh dua. " Brian menggeleng tapi Lila tidak melihat nya.


Akhir nya Mang Jarot membuatkan cilok pesanan Lila.


Dengan paksaan Lila membujuk Brian untuk memakan itu sampai akhir nya.


" Huekk...Hueakkk..."


" Kak, kakak kenapa ?" Tanya Lila panik.


" Pak ganteng suami nya Buk Dokter kenapa ? Cilok saya gak enak ya ?" Tanya Mang Jarot.


" Maaf pak, Bukan nya saya menghina, Tapi saya mual lihat kepala botak bapak, Lagian jenggot serta kumis bapak, membuat saya mual...Maaf pak..." Brian yang merasa tidak enak akhir nya menceritakan yang sebenar nya.


" Oh, Oke maaf deh Mas Ganteng. Saya tinggal dulu ya. Biar gak liat saya. "


" Maaf ya Pak..." Brian merasa tidak enak disana.


" Hahahahahahaha...." Lila tertawa dengan riang gembira disana.


Dia mentertawakan keanehan suami nya yang mual melihat kepala botak Mang Jarot dengan kumis menungkik ke atas, Serts jenggot panjang di krpang nya ala Peppy pelawak itu.


" Sayang jangan tertawa, Kakak malu..." Tapi Lila tetap saja tertawa dengan lepas menanggapi rasa muak suami nya itu.


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2