
Hari ini Lila di paksa cuti kuliah dan cuti kerja juga.
Entah apa maksud keluarga nya, Tapi yang pasti Lila kesal di buat Keluarga nya hari ini. Semua sangat menyebalkan .
" Kak..." Rengek Lila saat masuk ke kamar terlarang milik Daniel.
" Ketuk pintu dulu Lila..." Ucap Daniel dengan dingin.
Dia kesal dengan Calon adik ipar nya yang sial nya usia nya 7 tahun di atas nya itu.
Bagaimana tidak kesal ? Brian mendatangi nya di kantor dengan angkuh nya berkata ingin melamar Lila bahkan akan segera menikahi nya.
Jelas Daniel menolak nya ! Apa apaan dia itu ! Pikir Daniel.
Tapi jawaban Brian membuat nya semakin kesal bukan lagi .
" Aku tidak butuh persetujuan mu. Karena seluruh keluarga mu sudah menyetujui nya. Dia kau ingin melampiaskan kekesalan mu, Tentukan saja arena tarung nya. Calon mertua ku juga seperti nya kesal hingga dia ingin menantang ku di arena tarung !" Sialan sekali bukan ?
Sombong sekali pria yang akan menjadi adik ipar nya itu.
Dia benar benar harus menghajar nya agar kesombongan nya itu runtuh.
Mereka tidak tau saja, Bagaimana strategi dsn taktik seorang Brian.
Jangan ragukan lagi kemampuan bertarung nya. Brian lah juara nya. bahkan tak terkalahkan selama dia sekolah Dan kuliah.
Bahkan Brian yang iseng pernah mengikuti arena tinju bebas dan merebutkan uang sebanyak 500 juta.
Bahkan uang itu kecil bagi nya sewaktu kuliah. Dia bahkan di pandang sebelah mata oleh lawan nya yang memiliki postur tinggi tegap menjulang di atas nya.
Brian yang memiliki postur tunggi 179 cm sedangkan lawan nya adalah turunan Jerman asli yang mencapai 193 cm.
Karena sudah kesal, akhir nya Daniel mengiyakan Brian.
" Kita akan bertarung di GOR XX taruhan nya satu buah Kognigseng milik mu !" Brian tersenyum menyeringai.
Ternyata Daniel menyukai kuda besi seperti itu.
" Tidak ingin Buggati ? La Voiture Noire Dna ? Atau Chiron ? " Tawar Brian dengan seringai licik nya.
Daniel membelalak. Daddy nya hanya memiliki 2 Saja Bugatti, Hanya Chiron saja.
" Bahkan aku memiliki Bugatti type 57SC 1936 ! " Sombong Brian lagi.
" Kau memang kaya ! Tapi sayang kau sangat sombong.!"
" Aku sombong karena memang ada yang ku sombong kan ! Jangan salah menilai ku ! aku bukan sombong. Hanya memberitahukan saja. Jika kalian berpikir Axel kaya, Ya dia Kaya. Tapi sayang, Attitude !"
" Baik, Aku permisi ! Selamat siang. !" Brian pamit pergi sari kantor Daniel.
...❤️❤️❤️...
" Kita mau kemana lagi ?" Tanya Lila saat sudah di paksa dandan dengan gaun putih yang di belikan Brian tempo hari.
" Kau seperti Opa mu ! Cerewet !" Kesal Jery melihat sulung nya.
" Kau !!!" Hardik Papa Jack.
" Sudah lah Pa. Aku sedang kesal saat ini. Bugatti ku di tawarkan sebagai taruhan oleh Daniel. "
" Kita akan menang Dad. " Ucap Daniel.
" Bayangkan saja Kognigseng milik nya dsn dia menawarkan La Voiture Noire Dna . "
" Semoga saja !" Jawab Jery.
Lila hanya menatap nya malas.
" Sudah ayo berangkat. " Mereka langsung menuju tempat yang sudah di siapkan oleh Brian.
__ADS_1
Mereka sampai di gedung itu dan Lila masih penasaran acara apa ini ???
" Silahkan, Semua sudah di tunggu. !" Mereka di bawa ke dalam ruangan berpintu besar itu.
" Acara apa ini ?" Tanya Lila melihat sekeliling nya hanya gelap.
" Eh ? Dimana Mommy dan yang lain nya ?" Tanya Lila lagi.
Namun tiba tiba tangan nya di pegang seseorang dan dia tau siapa itu.
" Kak, " Panggil Lila.
" Yes Baby ! Im Brian !" Jawab Brian.
Tap..Tap...
Mereka berjalan hingga menuju tempat nya.
" Kak..." Lirih Lila saat lampu sudah menyala semua.
Dia dapat melihat orang orang disana. Ada keluarga nya dan keluarga Brian.
" This For You Baby, Happy Birthday Sweet 21 " Lila terharu disana.
Brian menyiapkan ini semua untuk nya ? Boleh kah dia menangis ?
Menangis haru dan menangis bahagia ?
" Kak..." Lirih Lila lagi saat Brian membuka kotak cincin di hadapan nya.
Lila ingat itu, Cincin yang di pilih nya saat bersama Brian yang kata nya untuk Lea.
Jauh dari kata kata romantis dan kata kata panjang yang menggetarkan hati.
Tapi mampu membuat nya menangis.
Brian memang jauh dari kata romantis, Tapi perlakuan nya ini menandakan bahwa dia benar benar mencintai Daniella.
Lila mengangguk disana, Dan Brian langsung menyematkan Cincin berlian yang memang sudah di pilih Lila sendiri dan di coba nya langsung dengan Alibi nya Brian.
Setelah pemasangan cincin di jari mania kedua nya, Gemuruh tepuk tangan memeriahkan mereka disana.
Gale selaku Papa dari Brian sangat bangga dengan anak sulung nya itu. Keputusan nya sudah tepat membiarkan anak anak nya memilih kehidupan mereka sendiri.
" Kau yang telah memilih nya. Im So Proud Off You Son !" Ucap Gale menepuk bahu putra nya.
" Thanks, Pa. " Brian memeluk Papa BerUang nya.
" Ma, Jangan menangis !" Brian memeluk Mama Vio nya, Mama Nya BerUang.
" Mama Bahagia Nak..." Ucap Viona bahagia.
" Belajar lah mengerti Brian Lila. Sayangi dia, Karena kami selalu menyayangi nya. Cintai dia sepenuh hati mu karena kami selalu mencintai nya. " Ucap Viona.
" Ma..." Lila memeluk Calon mama mertua nya.
Keluarga Lila begitu bahagia disana. Putri nya sangat di sayangi dan di terima dengan baik oleh keluarga Calon suami nya itu.
...❤️❤️❤️...
Meninggalkan kebahagiaan Brian dan Lila, Di Jepang, Sepasang tetangga itu masih saja belum dekat.
Aliya yang memang semakin menutup diri nya dengan Dunia luar, Lebih tepat nya tentang hati menjadi semakin dingin dan tak tersentuh.
Namun, Sosok Duda Kaya Raya, Turunan Asli Jepang itu memiliki ketertarikan pada sosok Cantik berparas Bule itu.
__ADS_1
Aliya, Ya Aliya mampu membuat Sosok kosong yang berada di dalam Diri Kenz Nakamura kembali terisi.
Rasa nya dia ingin mengejar dan mencoba mendekat pada Aliya, Tapi pantas kah dia yang seorang duda ?
Sementara Aliya adalah sosok yabg sangat luar biasa di mata nya.
" Bi, Kenapa Mobil nya harus mogok segala ? Kenapa Papi tidak memberikan Aliya mobil baru saja ? Alia ingin ke Kota. " Keluh Aliya saat mendapati mobil Tua itu mogok.
" Maaf Nona..."
" Ah...Sudah lah. " Aliya langsung keluar dari rumah dan memilih ke sungai saja merendam kaki nya sambil menghubungi Papi nya.
" Ya, Hallo sayang..."
" Pi, Aliya mau mobil. Mobil disini sudah Tua dan mogok. Aliya ingin ke Kota Pi. "
" Hm, Baik. Papi akan mengurus nya sayang...See you. "
" Yeah Pi. " Aliya menghembuskan nafas nya berat.
Pikiran nya kembali ke nan jauh disana.
" No Aliya No ! Kau bukan wanita jahat yang merusak hubungan orang lain. Kau tidak membutuhkan laki laki dalam hidup mu. Sudah cukup Hati mu sakit. "
" Fernan..." Lirih Aliya mengingat sosok pria yang sangat di cintai nya dulu.
" I Miss You..." Lirih Aliya lagi.
" Fernan ?" Suara seorang Pria mengagetkan Aliya.
Aliya langsung mengunci layar ponsel nya dan menatap nyalang pada Pria itu.
" Kau ! Lancang sekali !" Hardik Aliya menatap nyalang ke arah Kenz yang sudah siap dengan Jas rapi nya.
" Fernan ? Itu Fernan bukan ?" Bukan nya menjawab pertanyaan Aliya, Kenz malah bertanya balik ke arah Aliya.
Aliya menautkan kedua alis nya menatap Kenz.
" Bukan urusan mu !" Aliya pergi meninggalkan Kenz disana.
" Fernan Austin !" Ucap Kenz lagi.
Aliya memaku mendengar Itu, Dimana Kenz sih Duda itu mengenal kekasih pertama nya ?
" Fernan Austin Nakamura ! Dia adik ku beda ibu !" Aliya semakin memaki disana.
Air mata nya luruh seketika.
" Dimana Fernan sekarang ? " Pertanyaan ini semakin membuat Aliya Menangis.
" Aku tidak mengenal nya !" Aliya langsung pergi meninggalkan Kenz disana.
Kenz semakin penasaran ! Dimana Aliya mengenal adik yang selama ini di cari nya.
Adik sekaligus teman untuk nya walau beda ibu.
Dia akan mencari tau sendiri jika Aliya tidak ingin bicara.
Dia ingin memastikan nya sendiri.
" Aku akan menemukan mu Fernan. !"
...❤️❤️❤️...
Satu teka teki lagi sudah terbuka !
__ADS_1