Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Aliya Sadar


__ADS_3

Sudah seminggu sejak kejadian, Dan Aliya juga sudah sadar.


Dan hari ini, Brian dan Lila sengaja ingin menjenguk Aliya dan mengatakan yang sebenar nya pada Aliya dan menjelas kan sejelas jelas nya tentang cinta segitiga yang terlibat di antara mereka .


" Permisi, Boleh kami masuk ?" Brian bertanya pada keluarga Aliya.


Disana juga ada Kenz yang selalu setia menemani Aliya.


Dia sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan nya di tangan istri nya.


" Oppa, Aku ingin istirahat. " Ucap Aliya menolak Kedatangan Brian secara langsung.


Dia berkata pada Kenz yang selalu bersama nya.


" Kak, Kami ingin bicara, Hm, Bisakah kita bicara bertiga ?" Kali ini Lila yang membuka suara.


Aliya hanya menatap jengah pada sepasang Suami istri itu.


Apa mereka kesini hanya untuk memamerkan hubungan mereka agar hati nya semakin sakit ?


" Aku di depan, Panggil saja jika kamu membutuhkan ku !" Kenz mengelus kepala Aliya dengan sayang.


Hati Brian mencelos melihat nya. Tapi dia sadar, Dia sudah menjadi suami orang dan dia ingin hanya mencintai istri nya saja .


Dia ingin menjadi laki laki yang bertanggung jawab pada istri nya.


" Al,..." Brian menarik kursi untuk di duduki Lila.


Perbuatan Brian membuat hati Aliya tergores kembali. Luka itu kembali terbuka.


" Aku ingin mengatakan sesuatu. " Brian menarik nafas nya berat sebelum mengutarakan semua perasaan nya di depan dua wanita itu.


" Al, Aku mencintai mu ! "


Deg !


Jantung Aliya berdetak tak karuan, Pengakuan Brian menghantam hati nya. Meruntuhkan pertahanan nya.


Tapi, Mana mungkin !


" Maaf, Tapi aku juga mencintai Istri ku. Maka dari itu mari kita lupakan semua nya. Aku ingin memulai kehidupan ku dengan istri ku, Lila. " Genggaman tangan Lila semakin kuat di tangan Brian.


Dia melihat bagaimana reaksi Brian dan reaksi Aliya.


Memang jika berada di dalam lingkaran hubungan seperti mereka pasti sakit dan Lila merasakan itu.


Hati Aliya semakin sakit, Tapi dia bukan wanita lemah !


Itu yang selalu di yakinkan nya pada diri nya.


Aliya menyunggingkan senyuman sinis nya pada Brian.


" Cinta ? Apa yang Anda sebutkan Tuan Brian ? Cinta apa ? Cinta yang bagaimana ? Bahkan di antara kita tidak ada kata yang memulai nya, Lalu bagaimana bisa anda bicara ingin mengakhiri nya ?"


" Oh...Tidak tidak...Aku keliru. Anda bilang ingin melupakan nya, Apa yang harus di lupakan sementara tidak ada apa pun yang pernah terjadi. !" Ucapan Aliya menghantam benteng pertahanan Brian.


Sebegitu sakit kah hati Aliya ? Sampai dia bisa bicara sebegitu dalam nya.


Apa Aliya tidak memiliki rasa pada nya ? Bagaimana bisa seorang wanita yang masih dalam masa pemulihan itu bisa bicara dengan begitu tenang nya.


" Al, Bukan begitu maksud ku, Aku hanya--"


" Keluar !!!" Ucap Aliya Tegas.

__ADS_1


" Kak, Aku mohon kita selesaikan semua ini. Aku tidak ingin kakak tersakiti, Bukan hanya kakak, Tapi aku juga kak. Hati ku sakit mengetahui suami ku mencintai wanita lain. Hati ku sakit mengetahui setengah hati suami ku ada pada orang lain. !"


Bola mata Aliya membulat, Apa maksud wanita itu ?


Dia juga sakit !!! Sakit sekali rasa nya.


Dia tidak ingin menjadi jahat. Tapi kali ini dia akan berbicara jahat agar mereka tahu apa yang di rasakan nya.


" Sakit ? Rasa sakit apa yang kau bicarakan ? Apa ? Rasa sakit apa ? Apa kau tau rasa skait yang ku rasakan ? " Lila diam.


" Tidak ada seorang pun yang tau rasa sakit ku ! Baik kau atau pun suami mu ! Sakit ? Sakit apa ? Aku tidak merasakan sakit, Satu satu nya kesakitan ku adalah saat cinta ku meninggalkan ku, !"


" Tapi kak, Kak Brian suami ku, Aku mencintai nya. "


" Aku tidak mencintai suami mu !!! Bawa pergi suami mu dari sini !!! Aku menbenci kalian !"


" Kak, Jangan egois, Kak Brian itu--"


" Sudah Lila, Biar aku yang bicara. " Brian menenang kan Lila.


" Al --"


" Pergi !!! "


" Aliya, Ku mohon Jangan begini !" Aliya menatap sinis pada Brian disana.


" Pergi ! Di antara kita tidak ada apa pun lagi. Dan memang tidak pernah terjadi apa apapun sebelum nya ! Jadi keluar sekarang !"


" Al, Ini harus selesai..."


" Apa yang mau di selesaikan sementara tidak ada awalan !!!" Bentak Aliya lagi.


Dia mulai jengah saat ini. Brian dan Lila memancing emosi nya.


" Jadi, Pergi dari ruangan ku !"


" Kak, Aku mohon jangan begini, Kita harus hidup bahagia semua nya. Tapi tidak dengan suami ku !"


" Aku tidak menginginkan suami mu !! Kau dengar ??? Aku Tidak Menginginkan suami mu !! Dengar ? Dengar kan itu !"


" Keluar !!! Keluar kata ku !!!" Aliya berteriak kencang .


" Aahhhkkk Sakit..." Dada nya seperti sesak.


" Aliya..."


" Kak..." Brian dan Lila sama panik nya.


" Jangan menyentuh ku !!!" Aliya menepis tangan Brian.


" Oppa...Oppa...Oppa Kenz ..Oppa...." Sakit hati Brian mendengar Aliya memanggil orang lain Oppa.


" Al...Aliya...Are U Okey ?" Kenz panik mendengar suara Aliya yang menggelegar dan kini merasakan kesakitan.


" Sakit Oppa...Sakitt..." Kenz langsung memeluk Aliya dan menenang kan nya .


" Ssshhhhttt...Aku disini, Sudah jangan menangis... In Hale Aliya...In Hale..." Aliya mengikuti Saran Kenz dan masih memeluk nya erat ..


" Ex Hale Aliya ..Yeea...That Right..." Kenz menenangkan Aliya di dalam pelukan nya.


" Aku tidak ingin melihat mereka Oppa, Usir mereka...Meraka membuat Ku sakit...Katakan pada mereka aku tidak mencintai nya...Katakan pada mereka aku hanya mencintai Fernan Oppa, Aku hanya mencintai Fernan ku...Oppa..."


Deg !

__ADS_1


Jantung Lila berdegup kencang.


Apa Fernan yang disebut Aliya Kak Fernan Cinta masa kecil nya ?


" Kak, Fernan Austin ???" Lirih Lila.


" Jangan berani menyebut nama kekasih ku !!! Pergii...Pergi... dari sini...Pergi..."


" Aku membenci kalian !!! aku membenci kalian !!! Pergi !!!" Teriak Aliya kembali histeris.


Rasa sakit hati nya belum ikhlas dengan kepergian Fernan dan kini hati nya kembali sakit oleh Brian.


Dan semakin sakit dia di tuduh menginginkan suami orang.


Dia bukan orang jahat.. Dia bukan pelakor !


Dia bukan perusak rumah tangga orang lain.


" Tidak...Aku bukan pelakor !!! Aku bukan perusak rumah tangga orang...Tidak...Aku tidak bersalah ... Aku tidak bersalah..."


" Aliya ..Hey, Tenang kan diri mu, Kau tidak jahat, Kau tidak jahat oke..." Kenz berusaha menenang kan.


" Oppa...aku bukan orang jahat, Aku bukan pelakor Oppa ..Aku tidak--"


Brughh...


Aliya Jatuh pingsan...


Dia terlalu histeris dan menyebab kan diri nya kehilangan kendali dan mengakibat nya Pingsan


" Aliya..."


" Kak Aliya..."


" Al..." Mereka bertiga disana kaget melihat Aliya.


" Biar aku panggilkan dokter..." Lila langsung berlari keluar mencari dokter untuk Aliya.


Seketika rasa bersalah nya muncul. Apa dia begitu jahat tadi menuduh Aliya menginginkan Brian ?


Sementara Aliya berulang kali mengatakan bahwa dia tidak menginginkan Brian.


Lila berlari dengan berurai air mata.


Dia juga dapat merasakan sakit hati yang Aliya rasakan. Tapi dia tidak ingin melepaskan suami nya.


Dia juga mencintai suami nya.


" Maafkan aku kak, Aku juga mencintai Suami ku !!" Lirih Lila ikut kembali berlari ke ruangan Aliya bersama dokter.


Sementara di ruangan Aliya setelah Lila pergi Kenz mengirimkan sinyal bahaya pada Brian.


" Ternyata kau orang yang membuat nya Harus mengasingkan diri hingga ke Jepang. Aku berterima kasih pada mu karena telah menyakiti hati Aliya. Karena dengan begitu aku akan mudah menghapus mu dari hati nya dan mulai memasuki hati nya untuk mengisi kekosongan hati nya yang baru. !"


" Jadi, Bersikap lah sebagai seorang Pria tangguh ! Aku tau kau bukan orang sembarangan ! Di Negara ini tidak di legal kan memiliki senjata Api. Jadi Siapa pun kau ! Jangan pernah mendekat ke arah Aliya lagi. Di samping mu juga sudah ada wanita yang sama Tulus dan suci nya seperti Aliya!! Jaga Lila kami !!!"


Ceklek...


Pintu terbuka dan masuk Lila dan dokter tadi.


" Maaf, Bisa tinggalkan kami bersama Pasien. " Kenz,Brian dsn Lila menurut untuk keluar meninggalkan Aliya bersama Tim dokter yang akan mengecek kondisi nya.


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


Yang ngehujat aku lagi kalian sungguh terlula 😭


__ADS_2