Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
First Time


__ADS_3

...🔞🔞🔞...


Brian membawa Lila dalam gendongan nya menuju tempat tidur. Tubuh mereka hanya saling berbalut handuk, Lalu Di rebah kan nya tubuh Lila di tempat tidur itu.


Tidak terlalu besar namun cukup nyaman untuk mereka.


Terlebih saat ini.


" Kak, " Panggil Lila saat melihat wajah Brian menatap wajah nya, Bahkan kini tangan Brian mengelus pipi mulus Lila.


Entah lah, Dia menginginkan Lila nya, Tapi apa Lila nya siap ?


" Kak, Hhhmmmpphhh...." Bibir Lila bungkam.


Brian sudah mencium bibir nya, Bahkan kini Lila juga membalas nya.


Tangan Lila mengalung dengan indah di bau dan leher Brian.


Membalas setiap decapan yang di lakukan Brian, Lila memantap kan diri nya untuk menyerahkan diri nya pada Brian.


Jika malam ini Brian menginginkan nya dia akan siap .


" Huh..Hu...Hu..." Nafas Lila terengah, Brian cukup lihat untuk seorang pemula begini.


" Aku menginginkan mu..." Bisik Brian di telinga Lila, Bahkan kini Lila merasakan seluruh kulit tubuh nya ikut meremang, Bereaksi dengan sentuhan dan hembusan nafas Brian.


" Aku milik mu !" Jawab Lila dengan yakin.


" Are U Seriosly ?" Tanya Brian lagi.


Dia ingin memastikan nya lagi sebelum dia terlanjur dan berbuat semakin jauh.


" Aku yakin. Miliki lah aku seutuh--hmmppp-" Bibir Lila kembali bungkam saat bibir Brian menempel di bibir nya.


" Kak,. Sshh..." Lila mulai bereaksi saat ciuman Brian beralih ke batang leher nya.


Dia meninggalkan kecupan kecupan basah disana. Ciuman ciuman basah nan bergairah membuat Lila ikut terbang bersama Brian.


" Kak, Aahhh..." Keluar sudah suara indah Lila saat mendesau seperti itu.


Sumpah demi apapun, Naluri Brian sebagai lelaki semakin berkobar dengan marak.


Dia memberanikan diri nya untuk Menghisap Dada bulat kenyal milik Lila.


" Aaahhh...." Lila kembali menggila saat tangan Brian mulai nakal dan Bibir nya masih menikmati puncak nya.


" Sshshh...." Desisan Lila semakin membakar gairah Brian.


Rabaan dan sapuan tangan Besar Brian di permukaan kulit Lila membuat Lila merinding semua, Bahkan kini tubuh nya melengkung indah saat tangan Brian terus meraba dan menyapu kulit mulus nya.


Semakin lama semakin turun tangan Brian mengusap perut rata dan mulus milik Lila.


" Kak...Ssshhh..." Desah Lila saat tangan Brian menyentuh Martabak mini milik nya.


" Kak...Aaaa....aaaaa...hhhhh...." Lila tau, Ini ledakan kenikmatan nya yang pertama.


Lila seorang dokter, Jadi dia tidak bodoh ini dia ketahui nya.


" Boleh kah ?" Tanya Brian untuk yang terakhir kali nya sebelum dia benar benar berbuat jauh pada Lila. Dia juga sudah merasakan milik Lila sudah basah dan siap menerima kunjungan nya.


Lila masih mengatur nafas nya yang berlarian, Dia hanya bisa mengangguk dan menatap yakin dan patuh pada Brian.


" Ini akan sakit baby, Bertahan lah. Aku tau kau sudah mengetahui cara kerja nya bukan ?" Lila mengangguk dengan pertanyaan Brian.


" Kau boleh mencakar punggung ku, Menggigit nya atau lakukan apapun pada ku jika memang itu bisa meringankan kan rasa skait mu. " Untuk kesekian kali nya Lila hanya bisa mengangguk saja.

__ADS_1


Brian membuka lilitan handuk nya dan untuk pertama kali nya Lila melihat milik seorang dewasa dan itu milik suami nya sendiri.


"Aku masuk Baby..."


" Kak...Sshhh..."


" Sabar sayang...ini baru ujung nya. "


" Sakit kak..." Lirih Lila menahan sakit nya.


" Kak...Sak--Hmmmppp...."


Jleb !


Brian menusuk dengan sempurna. Pisang Ambon milik nya sudah tertanam dengan sempurna di dalam Pot milik Lila.


Bahkan Brian merasakan kedutan dan aliran hangat disana. Milik nya di jepit milik Lila dan di akhiri darah cinta milik Lila.


Punggung nya juga merasa nyeri tertusuk kuku indah Lila.


" Aku mulai ?" Lila mengangguk.


Brian mulai menggerakan pinggul nya. Perlahan lahan pinggul nya bergerak dengan seirama di milik Lila...


Gesekan dan tubrukan menjadi satu disana. Awal nya Lila hanya bisa mengigit Bibir nya menahan rasa sakit dan perih nya.


Namun lama kelamaan sakit itu berubah menjadi rasa nikmat yang sulit di Utara kan nya.


" Kak...Ssshhh...aahhh..."


" Sakit ?" Tanya Brian masih Menghantam.


Kali ini semakin bertambah kecepatan nya.


" Aaahhh...Kak...sshhh...Uuhhh...."


" Lila...Sayang...ssshhh...."


" Kak...Aahhh..." Brian terus menghantam Lila semakin lama semakin cepat hantaman nya.


" Lebih lebar lagi sayang. " Brian Melebarkan kedua paha Lila dan Lila menurut.


Dia semakin melebar kan kedua sisi paha nya dan Brian memegang dan bertumpu pada lutut Lila yang terlipat.


" Aahhh...Kakak...Aaahhh...."


" Sayang...Lila...." Mata Brian terpokus kan pada Wajah Frustasi Lila dan bibir merah itu seakan menarik Brian untuk menikmati nya.


" Hmppp..." Decapan Bibir mereka semakin beradu dan bersambut.


Belitan lidah juga tak terhindarkan di dalam mulut Lila.


Hantaman Brian juga semakin menggila di bawah sana.


" Aaahhh...Kakak...Sshhh....Ouhhhh..." Lila semakin gila saat dada nya di hisap Brian dan Hantaman itu semakin lama semakin nikmat enak dan entah lah.


Brian semakin menjadi disana. Bahkan kini dia menangkup kedua dada Lila dan menghantam di bawah sana.


Lila juga merasakan milik nya semakin penuh dan sesak, Brian semakin menghantam dan menggila saat dia merasakan milik nya semakin membengkak dan beberapa menit selanjutan nya dia menghantam dengan keras disana.


Jleb !


💦💦💦


" Kakak...Aahhh...."

__ADS_1


" Lila...Sayang ..."


Brian menusuk hingga titik terdalam. Dia berharap semoga ini awalan yang semakin baik untuk hubungan mereka.


Dia berpikir Nama itu semakin hilang dari hati nya dan nama Lila semakin besar di hati nya.


Semoga juga ini menjadi Benih dan berubah menjadi anak pada rahim Lila.


" Maaf, Membuat mu sakit..." Brian menghapus keringat di Dahi Lila kerena perbuatan panas mereka.


Lila menggeleng.


" Gak, Kakak seksi kok ! Is..gagah banget sih.. Pen pegang perut nya deh. ." Lila mencoba meyakin kan suami nya kalau dia baik baik saja.


Walau sebenar nya setelah rasa nikmat itu selesai, Kembali rasa sakit itu datang.


Dia juga merasakan milik nya di dalam sana masih di penuhi milik Brian dan ****** ***** nya.


Lila berharap banyak dari sana, Dari benih itu.


Cukup lama mereka berdiam diri dengan posisi itu, Lila kembali merasakan milik nya penuh .


" Bisa ?" Tanya Brian Lagi saat diri nya kembali bergairah dan On Fire melihat tubuh polos Lila berada di bawah kungkungan nya.


Di usap nya dada polos Lila dan di mainkan nya puncak kecil itu.


" Kak...Ssshhh..."


" One More Time !" Bisik Brian kembali menggerakan pinggang nya dan kembali pada posisi nikmat nya.


Dia bahkan sudah berani semakin melebar kan kedua kaki Lila.


" Kak...aahhh...capek..."


" Sedikit lagi sayang .. Sedikit lagi...."


" Kak, Ini becek banget .."


" Biarkan saja...Ini nikmat..." Jawab Brian dengan enteng nya.


" Kak...Aaahhh...shhh....ahhhh....Kakak....." Rengekan manja Lila membuat Brian menusuk semakin dalam dan semakin cepat.


Dia tidak tau jika bercinta akan senikmat ini apalagi dengan istri nya Lila, Milik Lila memang sangat nikmat dan sempit bersamaan.


" Sshhh....Lila...Ouhh...sayang...."


" Kakak...Aaahhh...."


Jleb...Jleb...Jleb...


💦💦💦💦


Brian kembali meledak di dalam Lila dan selesai lah Percintaan panas mereka di ranjang berantakan itu, Dan cuaca dingin di luar sana tidak bisa meluntur kan gairah panas mereka.


" Kamu hebat sayang..." Ucap Brian setelah mencabut milik nya dari Lila dan merebahkan diri di samping Lila.


" Kakak juga hebat benget, Tahan lama hihihi...." Lila menggoda suami nya.


" Jangan nakal sayang..." Ucap Brian saat merasakan Lila merebahkan diri di dada nya dan dada bulat itu terasa.


" No ! Besok lagi ih ! Ini masih sakit. " Brian mengangguk dan mencium pucuk kepala Lila dengan sayang.


" Sudah...Tidur, Atau mau membersihkan diri dulu ?" Tanya Brian.


" Elap aja yuk, Lengket banget, Badan nya. Kita pindah kamat ya. Tempat tidur nya jorok. " Brian mengangguk dan membawa Lila ke kamar mandi dan membersihkan diri.

__ADS_1


...🔥🔥🔥...


Aku malu 😎😎😎


__ADS_2