
Ting
Bunyi pesan masuk ke dalam Ponsel Lea.
Pak Pol
Datang Ke Butik Kara Boutique dan pilih gaun pesanan mu sesuai reservasi atas nama ku ! Kau ingat nama ku bukan ? Dan dandan secantik yang kau mampu !
" His ! Apa sih mau Tugu Monas itu ?" Lea berdecak kesal saat dia baru keluar dari ruang operasi saat melihat ponsel nya.
Ting
Jangan coba coba untuk kabur. Akan ku cari kau sampai ke ujung Dunia. Dan datang tepat waktu jam 19.00 di hotel Sky Bay Gloria.
" Huh ! Menyebalkan !" Gerutu Lea disana.
Walau bagaimana lun dia memang harus pergi bukan ? Mommy nya selalu mengajar kan untuk menepati janji nya pada orang..
Dan itu berlaku untuk siapa pun.
Lea sudah datang ke butik atas reservasi nama Aries.
Selesai dari butik, Lea memilih ke salon untuk perawatan dulu entah lah. Dia merasa sudah lama tidak memanjakan tubuh nya dan melakukan perawatan maka dia ingin melakukan nya. Lagi pula waktu nya masih panjang bukan ?
Lain Lea, Lain lagi Lila.
Dia sedang di paksa oleh Ello untuk menemani nya datang ke acara ulang tahun salah satu mantan Jendral di Negara ini.
Bagaimana Ello bisa mengenal nya ? Ya karena Keluarga Jendral itu salah satu pelanggan tetap Dealler mobil nya dan salah satu member VVIP nya.
Dan lagi ? Ello bersahabat dengan Anak Jendral tersebut, Ello anggota Club mobil mewah nya maka dari itu, Ello di undang untuk pergi kesana.
" El, Lila gak mau ahh...Lila capek. Mau tiduran aja. Perut Lila mual..."
" Kakak napa dek ! Lo mah gitu banget sama gue !"
" His...Iya kak. Iya. Lila gak ikut ya ! plis..." Rengek nya manja.
" Bentaran doang dek, Dane lagi di Austria ! Kayak nya dia lagi nyusul Embun deh..."
" Hah ? Embun ? Kak Dan dan Embun ?" Ello mengangguk.
" Embun baru di temukan Dane beberapa bulan yang lalu dek. Embun di siksa parah sama suami bule nya. Gila ya, Cuma di jadikan budak **** nya doang ! "
" Gila ! Ini beneran El ?"
" Kakak dek ! Kakak !" Ralat Ello lagi.
" Tau ah ! Yaudah yuk ah. Carikan gaun aku ! Bayarin loh kamu yang ajak aku ya. "
" Oke Kuy lah dek ! Makan dulu yuk. Ngebakso kek apa kek ?"
" Cus lah ! Gas keun !" Lila akhir nya ikut bersama Ello.
Mereka menghabiskan waktu di Mall dengan berbelanja dan kali ini Saat nya Lila merampok isi rekening nya Ello.
" Udah ngapa dek ! Lo nguras ya ? " Yang di sindir hanya cengar cengir saja.
" Dek ! Suami Lo itu kaya dek. Black Card lo itu buat apa ? pajangan doang ?" Cibir Ello lagi.
__ADS_1
" Bodok !" Akhir nya mereka berangkat ke pesta saat jam sudah menunjukan hampir pukul 7 malam.
Sementara Brian juga mendapatkan undangan, Ya apalagi jika bukan dalam lingkaran bisnis ?
Sebenar nya Brian malas. Tapi ya memang harus pergi juga sih .
Acara sudah hampir di mulai, Aries masih menatap was was pada Pintu Ballrom itu.
Dia selal mencari dimana wanita hobbit itu ?
Kenapa belum muncul juga ?
" Bagaimana ? Jika malam ini dia tidak datang maka, Bersiap lah untuk tunangan dengan Tasya malam ini juga. " Tubuh Aries menegang kaku.
Demi Tuhan , Saat ini dia sangat berharap bahwa Lea datang.
Tapi kenapa sampai sekarang belum juga datang ?
Bola mata Aries membulat sempurna. Saat yang di nanti nya tak kunjung datang malah Bocil menyebalkan yang datang. Dan apa itu ?
Kenapa dia mirip sekali dengan Ello ? anggota Club mobil mewah mereka yang paling muda dan kaya ?
" Dek ! Gue sapa Yang punya acara dulu. Lo makan gih. Banyak cake disana. "
" Oke !" Balas Lila sekena nya saja.
Brugh...
" Hais ..sakit...!" Keluh Lila saat kening nya menabrak dan berbenturan sesuatu yang keras.
" Kalau jalan lihat kedepan ! Bukan ke prasmanan !" Suara itu ? Suara pria menyebalkan !.
" Heh ! Om muka datar. Tiang listrik Bertegangan tinggi. Sadar napa Om ! Udah tua juga. " Rahang Aries mengeras disana.
" Heh ! Ingat ini baik baik !" Ello menekan telunjuk nya di kening Lila dan dia berbisik di telinga nya.
" Kau Bocil yang menyebalkan ! B O C I L !" Tekan Aries disana.
Tubuh Lila menegang kaku, Emosi di dada nya bergetar sekarang.
Wajah nya merah padam merasakan emosi di jiwa nya.
Dengan enteng dia meninggalkan Lila disana dengan emosi di jiwa nya.
Sementara di ujung sana, Ada sepasang mata yang menatap nya tajam. Aura membunuh nya seakan keluar dari tubuh nya .
Darah nya mendidih ! Buku buku jari nya memutih dan kepalan tangan nya menggenggam kuat .
" Ayo pulang !" Lila kaget saat diri nya di tarik paksa oleh Brian.
Ya, Pria tadi adalah Brian yang menatap semua itu tadi. Bagaimana bisa istri nya di cium di depan umum begitu ? dan apa itu ?
Wajah istri nya merah merona ? Apa apaan itu ?
Rasa nya Brian merasa terbakar seluruh jiwa nya saat melihat Lila di cium pria lain.
Nb : Kejadian nya gak gitu ya Brian ! Tapi oke juga untuk buat kamu terbakar 😂😂😂
" Apa sih ? main tarik tarik aja. !" Brian kaget saat Lila menyentak tangan nya dan terlepas dari genggaman nya.
__ADS_1
" Apa ini Lila ? Kamu membiarkan pria lain mencium pipi mu di depan orang banyak iya ?" Lila melotot heran disana.
Tapi otak cerdas nya langsung tertuju pada adegan marah nya dengan Muka datar tadi.
" Siapa yang di cium ?" Tanya Lila.
" Kamu ! Pria tadi mencium mu ! Apa maksud mu ? Apa kau ingin membalas ku ? Iya ?" Emosi Brian sudah memuncak.
" Jika aku ingin membalas nya sudah lama aku membalas nya. Jika memang begitu anggap saja kami berciuman ! Dan jika berciuman dengan pria lain bisa menyadarkan kakak Why Not ?" Ucap Lila acuh.
Emsi Brian semakin memuncak. Tapi dia tidak ingin menyakiti Lila nya .
" Kau masih istri ku Lila ! Kau harus tau itu !"
" Kakak juga suami aku ! Suami Yang tidak pernah mencintai istri nya !"
" Lila !!!" Geram Brian
" Why ? Benar bukan ? Aku hanya wanita yang menyedihkan yang mencintai suami nya yang tidak di cintai balik oleh suami nya. " Brian mengusap wajah nya Frustasi disana.
" Aku bukan tidak mencintai mu ! Hanya saja --"
" Hanya saja kakak mencintai wanita lain ! Dan itu sangat menyakitkan untuk ku ! Wanita itu sudah menjauh demi hubungan kita ! Tapi kenapa kakak gak pernah bisa terima ? Dia menjauh dan menghilang demi hubungan kita ! Tapi kenapa kakak gak juga ngerti itu ?!" Bentak Lila gantian.
" Pulang !" Brian mengajak Lila untuk pulang bersama nya.
" Gak ! Aku kesini sama kak El ! Nanti dia cari aku. Kakak pulang aja sana. !"
" Lila ! Aku cemburu ! Kenapa pria itu mencium mu ?"
" Dan itu bukan urusan ku !" Lila meninggalkan Brian disana dan kembali untuk mencari Ello.
...❤️❤️❤️...
Sementara di sudut Lain nya, Mata Tajam Aries menangkap Wanita Hobbit itu memakai gaun berwarna putih dan terlihat mencari sesuatu.
Gaun tanpa lengan itu terlihat sangat indah di tubuh hobbit itu.
" Kau terlambat !" Bisik Aries saat membawa Lea ke dalam rangkulan nya.
" His ! apaan sih ? Lepas gak ? Apa ini ?" Cibir Lea saat tangan besar itu melingkar di pinggang nya.
" Mulai lah akting mu malam ini ! Aku membutuhkan bantuan mu demi bisa lepas dari jerat perjodohan ini. " Bola mata Lea membulat sempurna disana.
" Inget ya om ! Ini gak gratis ! Bayaran nya mahal !"
" Oke, Kamu mau apa ? Mobil baru ? atau Tas keluaran terbaru ?" Tawar Aries.
" Siap kan uang yang banyak ! Aku ingin uang cash sebanyak 200 juta dan kita akan bertemu besok !" Aries menatap heran namun mengiyakan nya.
" Deal ! Mari mulai akting mu !" Aries yang gagah berbalut jas lengkap itu terlihat sangat serasi dengan wanita cantik seperti Lea.
Dan sepasang anak manusia itu menjadi pusat perhatian para tamu malam ini.
Dan kali ini, Mata Tasya hampir keluar dari sana saat melihat Bentuk wanita yang menjadi kekasih Aries. ! Walau dia belum percaya sepenuh nya dengan semua ini.
" Mulai !" Bisik Aries lagi saat mereka sudah sampai di depan kedua orang Tua nya.
__ADS_1
...❤️❤️❤️...