
" El ? Are U Seriosly ? but who is the women ? Siapa El ?" Ello hanya mengendikan kedua bahu nya saja.
Hati dan pikiran nya masih terpatri di satu nama dan satu jiwa.
Rembulan Sanjaya.
" Dad ?" Panggil Lila disana.
" Dia anak rekan bisnis Daddy !"
" Dad, Daddy sudah berjanji pada kami bukan ? Tidak akan ada yang nama nya perjodohan? Lalu kenapa Ello di jodohkan ? " Tanya Lila berapi api.
" Dek, Im Oke. Jangan khawatir. Tidur gih. Nanti tuh bocil di perut lo nangis lagi emak nya Sedih gini. "
" Tapi El, "
" Dek, Gue baik baik aja kok. Yul Gue anter ke kamar lo deh. Sekalian gue kamar juga. Capek dari pabrik. " Ello membawa Lila ke kamar nya baru dia juga ke kamar nya setelah itu.
Sementara di bawah sana masih ada perdebatan yang cukup menguras emosi jiwa.
" Mas ! Kamu kenapa semakin tua semakin gak ngerti sama perasaan anak anak. Inget beberapa tahun yang lalu Mas. Saat Ello gak pernah pulang. Dan kamu mau ulangi itu lagi ?" Tanya Senja sengit.
" Tapi perempuan ini anak baik baik yank."
" Terserah kamu !" Senja langsung masuk ke kamar nya.
Brian kembali kerumah mertua nya setelah mendapatkan kabar bahwa Mama Vio sudah sadar dan mulai stabil.
Alhasil disini lah Brian saat ini, Dirumah Mertua nya.
Rumah keluarga besar istri nya.
Hebat bukan ? Dan yang dia tau juga nanti nya para istri dari saudara Lila akan tinggal disini juga. Hebat !
Brian merinding sendiri membayangkan bagaimana rempong nya rumah ini.
" Kemana semua orang ?" Gumam Brian.
Di lihat nya jam sudah menunjukan pukul setengah 12 malam dan pastilah mereka semua sudah tidur.
Ceklek...
Sebisa mungkin Brian membuka pintu dengan lembut agar tidak membangun kan istri nya.
Entah Lila belum tidur atau memang telinga nya tajam Brian tidak tau itu.
Yang Pasti Lila belum tidur.
" Kak, Udah pulang ?" Lila menyambut kedatangan suami nya.
" Jangan peluk dulu ya, Aku ganti baju dulu. " Lila mengangguk dan membiarkan Brian mengganti baju nya dan membersihkan diri.
" Kenapa belum tidur ? Eh ?" Brian kaget saat membuka selimut dan Lila hanya memakai Gaun tidur tipis yang membuat nya heran.
Bahkan Brian yakin jika istri nya tidak memakai dalaman apa pun di balik Gaun tipis warna hitam itu.
" Aku nungguin kakak. Mau main dulu ya..." Astaga !!
Bagaimana ini ? Brian juga ingin jika begini.
Tapi Bagaimana dengan keadaan anak mereka jika setiap malam Lila meminta nya.
Ngidam yang aneh bukan ? Lila minta bermain setiap malam nya sebelum tidur.
dan setelah itu Lila bisa tidur dengan pulas tanpa merasa terganggu dengan hal apa pun.
" Sayang, Aku takut jika setiap hari. Bohong jika bilang aku tidak tergoda dengan ini semua. Tapi Aku takut..." Ucap Brian meyakin kan istri nya.
__ADS_1
" Pelan pelan aja kak. Gantung juga gak papa enak juga kok, Ya ayo kak, Aku udah ngantuk mau tidur tapi gak bisa merem, Yaa...ayo ya..." Rengek Lila.
Dia bahkan berani membelai dan memasukan tangan nya di celana Kolor suami nya.
" Sayang...Jangan...Aku gak mau nyakitin kamu dan anak kita..."
" Gak akan Ya..." Lila mengeluarkan Pisang Ambon Brian dan langsung menduduki nya.
" Ahhh...Lila sayang... " Erang Brian saat pisang ambon nya di jepit oleh Martabak mini milik Lila.
Rasa nya sangat legit dan mengigit.
" Aku gerak ya kak..." Lila membuka baju Brian dan kini mulai menggerakan pinggul nya disana.
Brian memejam kan mata nya setiap kali menerima hentakan dari Lila membuat nya tidak tahan lagi dan tidak sabar.
Hap !
Lalu di tangkap !
Brian langsung melahap buah naga warna putih milik Lila itu.
" Aahhh...Kak...jangan di gigit..." Ucap Lila di sela desahaan nya.
Brian tidak perduli lagi, Lila sibuk bergoyang dan Brian sibuk melahap buah naga nya.
" Ssshh...Kak...Uhhh...." Lila mendesis kala lidah Brian bermain di pucuk buah naga nya.
Rasa nya nikmat dan ahh...Lila tidak tau lagi.
" Uhh...Kakak...Ssshhh...." Lila amsih tetap bergoyang dan Brian meremmas buah naga nya bahkan kini dia menjilati leher Lila dan membuat satu buah mahakarya di leher istri nya itu.
Kembali lagi ke buah naga nya Lila, Brian terus bermain disana sampai dia merasa semakin panas.
" Pindah sayang..." Kini Brian dan Lila dalam posisi yang membuat Lila merasakan nikmat nya bercinta dengan suami dingin nya.
" Mendesahh lagi sayang..." Brian mulai menggerakan pinggul nya menghantam Lila dari belakang.
Kini posisi mereka Saling menempel dengan sempurna. Spoon Style Sayang..." Semakin heran dan kaget Lila saat Brian mengetahui posisi dan Fantasi liar ini.
" Aaahhh...Kakak...Enak...Aahhh..." Lila semakin gila mendesah nya kala tangan Brian memegang kedua buah naga nya.
Tubuh nya ikut maju mundur dengan gerakan Brian di belakang sana.
Brian semakin gila dan Liar saat menaikan sebelah kaki Lila yang kini di naikan nya di paha nya.
" Kak ..Uhhh....Sshhh..."
" Terus mendesaah sayang...."
" Kak...Aku mau..."
" Sebentar lagi sayang...Ayo mendesaah lagi. " Lila semakin mendesah dengan hebat sampai mereka mencapai titik terindah malam ini.
Baik Lila mau pun Brian mereka saling memuaskan di kala kegundahan kedua nya.
Gundah gulana memikirkan keluarga Mereka.
Brian dengan kondisi Mama Vio saat ini.
Lila yang memikirkan pertunangan Ello kembaran nya.
Tanpa mereka sadari tadi saat mereka berolahraga malam ada Orang yang mendengar semua nya dengan jelas.
...🌞🌞🌞...
Mereka melewati malam yang indah dengan tidur yang nyenyak.
__ADS_1
Kini mereka berdua sampai di meja makan semua orang sudah berkumpul di sana.
Tapi ada yang aneh di sini, Kenapa ada sepasang mata yang menatap mereka dengan tatapan tajam ?
Lila tidak menyadari itu tapi Brian sadar akan hal itu.
" Pagi semua..." Sapa Lila dengan ramah dan riang gembira.
Mereka semua heran, Kenapa tidak ada drama mual dan muntah di pagi hari ?
Bahkan Lila mendesaah dengan hebat nya tadi malam. Itu terus di pikirkan oleh orang itu.
" Kakak mau makan apa ? Ini mau ?" Tawar Lila.
" Boleh, Jangan jengkol sayang, Aku ada meeting hari ini. Udang manis dan tumis sawi saja. "
" Oke. " Mereka mulai makan.
Tali disini ada satu orang yang tidak makan dan semua orang menatap heran ke arah nya.
" Opa kenapa tidak makan ? Apa makanan nya gak enak ?" Tanya Lila melihat Opa bule tidak makan.
" Aku kenyang mendengar desahann sepasnag suami istri, Tadi malam jam 12 malam dan pagi ini saat aku ingin olah raga, Aku juga mendengar seorang wanita mendesah dengan hebat. "
" Ka, Ahh...Lagi kak...Kakak...."
Uhuk !!!
Brian terbatuk disana. Wajah nya sudah memerah padam disana. Dia menatap Lila dan gitu juga sebalik nya.
" Biasa keles ! Kayak gak pernah muda aja sih Opa !" Jawaban apa itu Lila ???
Kau membuat suami mu malu Setengah Mati Lila...
" Kau seharus nya sadar !! Aktivkan dulu pengedap suara ruangan kamar mu ! Kau cucu bule Aaahhhkkkk...." Teriak Opa bule menahan kesal disana.
" Lihat anak mu Jery !!! Lihat ! Dulu dirumah mertua mu aku mendengar suara laknat kau dan istri mu ! Dan sekarang ? Aku mendengar suara laknat itu lagi dan kini suara cucu perempuan ku astaga !!! Dosa apa aku di masa Lalu ???" Teriak Opa Bule Frustasi.
Brian ? Dia ingin tenggelam saja saat ini. Tapi istri nya biasa saja ? Apa ini miskahh???
" Dosa mu bermain dengan sepupu ku sendiri dan aku mendengar desahann mu dulu sebelum aku dan kau terlibat sebagai sepasnag kekasih Jackson Grey !"
Deg !..
Opa bule langsung diam dan bungkam disana.
" Wow ! Amazing Family !" Gumam Ello disana.
" Diam !!!" Bentak Lila,Jery,Dan juga Opa bule disana.
" Sayang, Aku sudah selesai. Aku lupa ads berkas tertinggal dirumah kita. aku pamit, Love you. "
Cup
Brian mencium kening Lila dan mengelus perut rata Lila.
" Lihat, Wajah nya sepolos malaikat, Dan seputih salju, Tapi Otak Mesum nya sungguh Luar biasa. " Cibir Opa Bule lagi.
" Lila yang minta Opa ! Lila gak bisa tidur kalau gak main dulu sama suami Lila. " Semua melotot melihat dan mendengar semua itu.
" Astaga Daniella Wilton Grey !!!!" Teriak semua nya disana.,
Sementara yang di teriaki seolah tak mendengar apa pun dan dia kembali melanjutkan makan pagi nya tanpa memikirkan 5 orang disana.
Minus Daniel !
...❤️❤️❤️...
__ADS_1