
" Sayang...Baby...aku pulang..." Ucap Brian saat baru sampai di apartement.
Dia mengedarkan pandangan nya keseluruh ruangan, Mencari dimana keberadaan istri nya.
" Sayang ..?" Panggil Brian tidak menemukan Lila di kamar mereka.
Dimana dia ? Dimana istri nya ?
Saat Brian ingin keluar, Pintu balkon terbuka, Dia menuju kesana dan melihat tangga penghubung, Entah mengapa dia berjalan kesana dan melihat istri nya sedang berenang disana.
" Sayang .." Panggil Brian.
Lila kaget langsung melihat ke arah sumber suara.
" Kakak, Udah pulang ? Mau makan atau gimana ?" Tanya Lila yang masih berada di dalam kolam renang.
" Sudah sore, Sejak kapan kamu renang ? Jangan terlalu lama !" Ucap Nya tegas.
Membuka Jas dan ikatan dasi di leher nya.
Duduk disana menikmati jus yang memang tersedia disana.
" Baru sepuluh menitan mungkin, Sini kak, Yuk renang..." Ajak Lila.
Brian Mantap Lila yang kini mengenakan bikini Two Piece itu.
Warna kuning sangat mencolok di kulit istri nya.
" Sebentar lagi. kakak masih lelah. " Jawab Brian.
Lila mengangguk, Cukup lama dia berdiam diri, Akhir nya dia memutuskan untuk ikut bergabung bersama istri nya di kolam.
" Eh kak ?" Lila kaget saat melihat suami nya sudah ikut bergabung, Bahkan kini dia merasakan tangan kekar yang lembut itu melingkar di pinggang ramping nya.
" Capek ya ?" Tanya Lila yang mengelus rahang wajah tampan suami nya.
Posisi mereka searah, Brian memeluk Lila dari belakang di dalam kolam.
" Heum..." Brian menjawab dengan anggukan juga di bahu mungil istri nya.
" Kak,. " Lirih Lila saat merasakan terpaan nafas Brian yang menghembus di pangkal leher nya.
" Aku tidak akan melakukan apapun pada mu sebelum kamu yakin pada ku, " Kini Lila berbalik ke arah suami nya dia menatap lekat kedua netra hitam milik suami nya.
Bahkan kini Brian tak kalah menatap nya, Tangan nya juga masih setia di pinggang Lila.
" Kenapa ? Kakak gak mau nyentuh aku lebih dari ini ?" Ada rasa kecewa di hati nya.
Apa Brian tidak menginginkan nya ? Hingga dia tidak pernah menyentuh Lila lebih dari ciuman selamat malam setelah hampir sebulan menikah dan hidup bersama.
" Jangan seperti itu, Aku hanya ingin kau siap dan tidak melakukan nya dengan terpaksa, Aku menginginkan mu, Tapi aku--"
" Aku siap ! Sejak awal aku memutuskan untuk menikah dengan kakak aku siap, Bahkan saat aku mengetahui bahwa kakak --" Brian tau apa yang ingin di ucapkan istri nya itu.
Brian semakin merapatkan diri nya pada Tubuh Lila.
__ADS_1
Saat ini juga dada kedua nya sudah menempel erat, Dan Brian mengambil sebelah tangan Lila dan meletakan nya di dada nya.
" Kau merasakan nya ? Jantung ku berdetak kencang saat bersama. Mu, Aku menginginkan mu, Bahkan saat tidur mu berantakan aku menginginkan mu, Tapi aku sadar, kau belum siap. "
" Aku siap kak ! Demi tuhan aku Siap. " Jawab Lila tanpa ragu.
Brian kembali menatap netra Lila mencari keyakinan dari jawaban istri nya.
" Baik, Jika kamu sudah yakin, Kita akan segera pergi berlibur. " Mata Lila berbinar bahagia
" Apa ini Honeymoon ?" Lila mengalungkan kedua tangan nya di leher Brian.
Senyuman tak lepas dari bibir tipis itu. Brian menyukai senyuman Lila nya.
" Iya, Kamu mau kemana ? Ada Destinasi tujuan ?" Tanya Brian masih memeluk Lila nya.
Lila nampak seperti sedang berpikir keras disana.
" Bora Bora mau kak ? disana pantai nya indah banget, Atau Hawai ? Eh ? Maldives juga bagus sih, Raja Ampat juga oke sih, " Jawab Lila bersemangat
Brian tersenyum, Senyuman itu membuat Lila semakin mencintai suami nya.
Cup.
" Aku cinta kakak..." Ucap Lila dengan semangat, Dia mencium sekilas bibir Brian.
Brian hanya bisa tersenyum disana. Inikah yang di namakan kebahagiaan ? Bersama Lila ?
Istri nya ? Cinta nya ? Wanita nya ?
" Aku juga mencintai kamu...Percayalah pada ku, Jangan seperti ibu ibu yang menghujat ku di sini. " Lila mengangguk lagi.
" Jadi kita mau kemana ?" Tanya Brian lagi.
" Kemana ya kak ? Aku bingung sih, Kakak mau nya kita kemana ? " Jawab Lila masih bingung.
" Auuhhh...Kak.." Lila merajuk.
" Kenapa ?" Tanya Brian...
" Kakak Meremmas nya kan ? Ih, Nakal banget sih ?" Kesal Lila.
" Ini asli kan ? Jadi kenapa berlebihan begitu ? Seperti palsu saja. " Jawab Brian enteng
" Aku cium juga nih..." Ancam Lila.
" Kak Hmpphh..." Lila bungkam saat Brian mencium bibir nya, Bahkan kini Brian tak segan segan memberi lumattan dan hisapan di bagian bibir nya.
Lila pun mulai mengimbangi suami nya saat ini. Terkadang dia berpikir, Bagaimana suami nya bisa melakukan nya tanpa pernah melakukan nya sebelum sebelum nya ?
Bugh...Bugh...Bugh...
Lila memukul dada Bidang suami nya tanda dia hampir kehabisan nafas nya.
__ADS_1
Brian melepaskan ciuman nya dari bibir Lila.
" Kenapa ?" Tanya Brian lagi.
" Kakak beneran gak pernah ngelakuin ini sebelum nya ? Kok Pinter banget?" Brian menatap menyelidik pada Lila.
" Aku Pria Normal Lila, Bagi sebagian orang mungkin mereka pernah melakukan nya hingga bisa mahir. Tapi aku hanya mengikuti naluri dan insting ku saja. "
" Tapi kak, Hmphhh..." Bibir Lila kembali di cium.
Dan kali ini Brian membawa Lila ke dalam air, dan mereka melakukan kissing nya di dalam air kolam renang
" Huh...Huh...Huh..." Nafas Lila tersengal sengal mengimbangi Brian.
" Aku penyelam yang handal, Jadi kamu Tidak perlu takut kehabisan nafas. "
Bugh...Bugh...Bugh...
" Kakak Ih...Nakal taukkk..." Lila merajuk.
Brian hanya tersenyum saja., Kini Dia membawa Lila keluar dari dalam kolam menuju kamar mereka dan segera mandi dan kali ini pun mereka mandi bersama di dalam bathup yang berisi air dan kelopak bunga mawar, Bahkan Brian dapat melihat disana sudah ada lilin lilin yang berjejer menambah suasana romantis.
" Hehehehe...Aku sengaja nungguin kakak, Kita mandi bareng ya..." Cengir Lila saat melihat Brian menatap horor dan aneh pada kamar mandi mereka
" Baik, Jika kamu ingin segera berkenalan dengan nya. Aku akan mengenalkan mu pada nya. "
" Ahh...gak kak, Gak. Kan kita janji mau ngelakuin nya di Pantai nanti, Jangan sekarang dong. Lagian aku juga lagi dalam masa gak subur, Udah mau masuk Tangganya Mens aku, Jadi nanti aja ya Setelah aku selesai Mens dan lagi dalam masa subur, Kali aja cepet ngandung kan ? " Cerita Lila.
Brian hanya mengangguk saja. Apakah Lila sudah siap memiliki anak ?
" Kami siap ?" Tanya Brian memastikan Lila.
" Siap gak siap aku harus siap kan ? Jadi kenapa ? Kuliah aku juga bisa cuti kan kalau aku hamil dan melahirkan nanti ?" Jawab Lila membuat Brian bisa bernafas Lega.
Di kira nya Lila ingin menunda itu dan dia akan menghormati keputusan Lila. Ya karena usia nya juga masih 21 tahun.
Rasa nya entah lah.
" Oke. Jadi sudah di putuskan kita kemana ?" Tanya Brian.
" Sudah. " Jawab Lila mengangguk.
" Kita ke Maldives, Aku ingin makan di restoran bawah laut, Juga tidur di kamar bawah laut Juga. Bagaimana ?" Tanya Lila bersemangat.
" Oke Deal. Sampai disana kamu akan tau bagaimana cara kerja ku walau aku tidak pernah melakukan nya. Dan Lihat cara kerja ku nanti. "
" Oke, Siapa takut, ! Aku menunggu nya. !" Jawab Lila yang kini naik di pangkuan Brian dan mereka kembali berciuman di dalam bathup.
Menyalurkan perasaan mereka berdua. Masa masa pengantin baru ala mereka berdua.
...❤️❤️❤️...
Kurang apa lagi aku coba ?
__ADS_1
Ku Turutin mau nya kelen, Jadi apa lagi yang salah ?
Dah, Lah mengucapkan aku sama kelen. Jangan lupa kasih dukungan, Follow juga ige aku @amelia_falisha1511 ❤️