Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Masih Mual


__ADS_3

" Kak, Kakak masih mual ?" Lila merasa bersalah saat suami nya masih terlihat mual dan muntah muntah.


Entah kenapa, Hal itu membuat Lila kasihan dan dia memilih yang membawa mobil nya saat arah jalan pulang.


Bahkan mereka tidak jadi periksa kandungan karena keadaan Brian saat ini.


" Kakak baik baik saja sayang, Hanya sedikit mual saja. " Brian merasa kasihan terhadap istri nya yang kini tidak bisa lanjut kulineran kerena keadaan nya saat ini.


" Aku buatin Air jahe mau kak ? Kasihan kakak kayak gini, Maaf ya gara gara aku yang maksa kakak jadi kayak gini. "


" Bukan karena kamu kok sayang, Kakak aja yang agak gimana melihat kepala mang Jarot--"


" Hueakkk...Hueakkk...." Brian kembali berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi yang ada di dalam perut nya.


Dia benar benar merasa mual saat mengingat kembali kepala botak mang Jarot penjual cilok tadi.


" Kak, kita kerumah sakit aja yuk, Biar periksa aja yuk kak yuk..." Lila panik melihat keadaan suami nya yang kini terus saja mual dan muntah.


" Biar kan kakak istirahat saja ya, Kamu mandi bersih bersih gih sana, Habis dari luar banyak kuman nya kan ? Polusi juga kan ?"


" Beneran gak papa kan kak aku tinggal sebentar ?" Brian mengangguk mengerti di tempat tidur.


" Aku telpon orang dapur dulu ya kak, Biar buatin kakak air jahe pake jeruk nipis biar segeran, Pake madu mau kan ?"


" Iya, Terserah kamu sayang..." Brian sudah mulai memejam kan mata nya karena memang tenaga nya habis terkuras karena mual yang menyerang nya.


Lila sudah menghubungi bagian dapur, bergegas mandi,.


Saat Lila selesai, Dia melihat Brian yang tidur dengan nyenyak nya di sana.


Di hampiri nya Brian dan di elus nya kepala suami nya dengan sangat lembut dan sayang.


" Aku sayang kakak..." Lila mencium kening Brian dan meninggalkan nya untuk turun ke bawah.


Mereka hari ini menginap dirumah keluarga Grey karena itu yang terdekat dari lokasi mereka saat kulineran tadi.


Dan saat sampai di bawah dia melihat keluarga nya tengah berkumpul dan entah membahasa soal apa.


" Dimana suami kamu sayang ?" Tanya Senja saat melihat Lila turun sendirian dan bergabung bersama mereka.


" Kak Brian istirahat Mom, Habis mual terus muntah muntah. "


" Loh ? Kok bisa ? Emang nya masih Ngidam Brian nya ?"


" Tadi kan kita jajan Cilok, eh Mang Jajang kan botak, eh sih kakak muntah muntah ke inget kepala mang Jajang yang botak, kata nya geli. " Hal itu mengundang gelak tawa seluruh keluarga yang berkumpul.

__ADS_1


Ada ada saja menantu keluarga Grey itu, Muntah muntah gara gara kepala botak ? yang benar saja pikir mereka.


" Terus keadaan nya gimana ? Udah baik baik aja ?" Tanya Oma Bule.


Lila hanya bisa menghela nafas nya saja memikirkan keadaan suami nya.


" Kak Brian lebih sensitiv Oma, Kayak liat kepala botak mang jajang aja muntah muntah. Kemaren bau Parfume mobil nya sendiri sampek mobil nya di jual karena kesal. Lalu masih banyak lagi. "


" Kak Brian juga semakin Posesif banget ke aku, Gak boleh ini itu ! Kadang ya kesel juga. " Jelas Lila.


Keluarga nya masih menyimak tentang apa yang di alami menantu keluarga mereka itu.


" Sudah di buatkan air hangat atau yang lain ?" Lila menggeleng.


" Nanti aja deh Mom, Kakak nya juga lagi tiduran kok, Kasihan juga. " Tak lama Brian turun dan ikut bergabung bersama keluarga istri nya.


" Maaf semua. Brian ketiduran. "


" It's oke. Kau mual karena kepala botak bukan ?"


" Opa..." Seru Lila saat melihat reaksi wajah suami nya yang kembali pucat pasi.


" Ck, Dasar lemah..melihat kepala botak saja kau sudah keringat dingin. "


Sementara Brian mati matian menahan rasa mual nya yang kembali menyerang perut nya yang hendak meledak itu.


" Kak, Ke dapur aja yuk, Kita minta buatin air jahe nya. " Brian mengangguk dan di papah Lila karena tubuh suami nya benar benar lemas.


Hari sudah malam, Brian bahkan tak turun untuk bergabung makan malam, Dia kembali tertidur setelah meminum air jahe dan minum obat pereda mual yang di berikan Lila serta Paracetamol untuk Brian ya karena tiba tiba demam.


Tapi itu kembali terjadi, Bahkan keadaan Brian semakin buruk esok pagi nya hingga Lila membawa nya ke rumah sakit, Karena Brian terus muntah dan terus merasa mual.


Ternyata Brian terkena infeksi usus, Apa sebenarnya yang terjadi ?


Dokter menyatakan bahwa itu semua akibat dari makanan yang di makan Brian dan Lila tau itu.


Semenjak dia hamil, Bahkan Brian juga ikut ikutan ngidam makanan pinggir jalan seperti nya.


Tak jarang juga memakan makanan yang cukup pedas alhasil ya begini jadi nya.


" Maafin kakak udah buat kamu repot. "


" Is, Apaan sih ? Kakak itu suami aku ya jadi jangan ngomong yang gak gak deh ?" Lila menjadi kesal sekaligus sedih juga dengan keadaan suami nya saat ini.


Terlihat jarum serta selang infus yang menggantung serta menancap sempurna di punggung tangan mulus Brian.

__ADS_1


Brian juga kekurangan cairan karena terus saja muntah.


" Kamu sudah makan ? Jangan terlalu lelah Lila, Nanti kamu kecapean sayang. "


" Sini, Kakak peluk biar kamu gak nangis. " Dan Lila menurut.


Ternyata benar, Istri nya benar benar menangis di dalam pelukan nya karena Memikirkan keadaan suami nya saat ini.


" Sudah jangan menangis Mommy Baby B, Nanti ingus kamu keluar..."


Bugh...Bugh...Bugh...


" Kakak...Ih...Mana ada ingus aku keluar ya..." Lila memukuli dada suami nya dengan kesal karena di ejek ingusan oleh Brian.


Kebiasaan Lila sejak kecil hingga sekarang dan hal itu paling di benci oleh Ello.


" Jadi kalau bukan ingus ini apa ? iler kamu ?"


" Kakak...Huaaa....." Lila semakin menangis di pelukan suami nya.


Saat dia memikirkan kondisi dan keadaan suami nya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit, Brian malah dengan enteng dan tanpa dosa nya menggoda Lila.


Brian sengaja melakukan itu agar istri nya tidak terlalu sedih memikirkan keadaan nya, Ya walau Brian tau itu tidak akan berpengaruh banyak.


Walau bagaimana pun pasti Lila tetap sedih, Tapi apa mau di kata ? Memang sudah jalan nya bukan ? Jadi mau apa lagi ?


" Jangan menangis lagi, Mau makan atau mau peluk ?" Tanya Brian kini mengusap dengan lembut kepala istri nya yang di hiasi rambut halus berwarna khas barat itu.


" Gak mau apa apa. Mau peluk kakak aja. Mau disini aja temenin kakak, Peluk kakak kayak gini. "


" Begini ?" Tanya Brian .


Lila mengangguk dan ikut memeluk suami nya.


Brian terus melakukan itu dan mengusap punggung istri nya dengan lembut hingga Lila benar benar tertidur lelap di dalam pelukan nya.


Karena tadi malam Brian kembali muntah muntah dan otomatis Lila ikut bangun walau Brian sekuat tenaga memuntah kan semua nya dengan tidak bersuara.


Tapi suara gemericik air di kamar mandi tetap membangunkan tidur lelah ibu hamil itu.


" Tidur lah sayang...Love you..." Brian mencium kening Lila yang tertidur.


Bahkan saat Teman teman nya datang Brian sengaja memberi kode agar mereka tidak menganggu tidur istri nya dan mereka paham lalu keluar dan akan kembali lagi nanti.


...❤️❤️❤️ ...

__ADS_1


__ADS_2