Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Demi Aku


__ADS_3

" Kak, Maafin aku...Maafin aku..." Lila terus menangis di dada suami nya.


Dia juga takut kehilangan sosok berhati mulia itu, Mama Viona mereka semua.


Lila tidak sanggup melihat kehancuran Papa mertua nya itu.


Betapa hancur nya hati Gale melihat itu semua, Wanita yang sangat di cintai nya, di jaga dan di manjakan nya dengan tangan tangan nya sendiri.


Gale bisa apa saat ini ? Ingin rasa nya dia menentang takdir di antara mereka saat ini.


" Sudah, Jangan menangis sayang, Mama akan baik baik saja. " Brian mengelus punggung istri nya dengan sayang.


" Tapi Mama Vio kak ?" Lila melihat ke arah suami nya dengan masih berlinangan air mata.


" Kamu tenang oke, Mama akan baik baik saja. Kamu pulang sama supir ya, Istrirahat dirumah !" Lila menggeleng disana.


" Sayang, Plis...tolong mengerti. Kamu sendiri tau gimana keadaan rumah sakit. Itu gak bagus untuk keadaan kamu. "


" Tapi aku masih mau disini kak. "


" Sayang, Tolong mengerti. Kamu pulang kerumah Daddy dulu ya, Oke. " Lila mengangguk pasrah disana.


Dia pulang bersama supir yang di siapkan Brian. Dan Brian mengantarkan istri nya hingga sampai di mobil.


" Hati hati di jalan sayang, Jangan lupa bersih bersih sampai dirumah. Nanti telpon aku oke. " Lila mengangguk.


" Aku sayang kakak. " Brian tersenyum disana.


" Aku mencintai mu Lila, Percaya ?" Lila melihat mata Brian dan tersenyum.


" Aku pulang kak, Kabarin aku kalau ada apa apa. " Brian mengangguk dan membuka kan pintu mobil untuk Lila.


Lila sudah duduk di dalam mobil, Dan bersiap untuk pulang.


" Daddy sayang kalian...Jangan nakal ya nak, Kasihan Mommy cantik ini..." Lila tersenyum saat Brian mengelus perut nya.


" Oke, Hati hati ya. "


" Hati hati ya Pak. Tolong antar istri saja. "


" Siap Tuan..." Jawab supir yang akan mengantar Lila.


Brian kembali masuk ke dalam rumah sakit, Namun dia mendapatkan telepon dari Gav yang sedang di Luar Negeri untuk melakukan kunjungan kerja nya. Dan kali ini Gav di percaya Brian untuk pergi ke China.


Melakukan perjalanan bisnis disana dan mereka akan mengambil alat alat pabrik dan mesin produksi dari sana.


" Bro, Bagaimana Mommy ?" Brian menghela nafas nya berat sebelum bicara dengan Gav.


" Mama kritis. But, It's oke. Selesaikan itu semua dan segera pulang. Kami menunggu mu. "


" Tolong Jaga Mommy untuk kita semua. " Brian mengangguk.

__ADS_1


" Oke, Sudah dulu. Aku ingin melihat Papa. Dia sangat terpukul. "


" Oke Bro. Katakan pada Daddy dia pria hebat. "


Tut !


Sambungan telepon terputus.


Brian menghela nafas nya berat saat melihat Pria hebat itu hancur saat ini.


" Pa, " Brian menepuk pundak pria Tua yang masih gagah di usia Senja nya.


Di lihatnya wajah itu tak berdaya lagi melihat wanita yang paling di cintai nya terbaring tak berdaya di ranjang pesakitan itu.


" Keluarga pasien ?" Lea bangkit bersama Yang lain nya.


" Dokter Lea ?" Tanya Dokter Frans yang menangani Viona.


dia adalah dokter baru dan tidak mengetahui siapa Viona dan apa hubungan mereka.


" She's My Mom. " Jawab Lea dengan tegas.


" Pasien sudah sadar, Dia ingin bicara dengan suami nya. " Gale tersentak disana.


" Pa, Tetap lah tersenyum untuk Mama. Oke. " Gale tidak merespon apa pun.


Pria gagah itu seakan tak memiliki kekuatan nya lagi.


" Dad, Mommy menunggu mu..." Akhir nya Gale menguatkan hati nya untuk masuk ke ruangan itu.


Tempat dimana Viona berada, Betapa sakit nya hati Gale saat melihat Viona terbaring lemah disana dengan selang infus dan oksigen disana.


" Dad..." Viona hendak bangkit dari tempat tidur.


Namun dengan sigap Gale melarang nya.


" Hey, Ada apa ?" Viona masih bersikap biasa saja lengkap dengan senyuman nya .


" Berhenti memberi ku senyum palsu. Tidak kah kau tau betapa hancur nya aku saat mengetahui semua kebohongan mu ?"


" Dad,..." Viona ingin menggapai tangan suami nya namun Gale menepis nya.


Dia merasa marah dan di bohongi oleh Viona.


" Kenapa begini ? Tidak mencintai ku lagi kah ?" Tanya Viona dengan suara lembut nya.


Gale kalah, Dia hancur disana.


" Aku atau kau yang tidak lagi mencintai ? Kau anggap apa aku Darl ? Kau menyembunyikan ini semua dari ku ? Dari kami semua ?" Tanya Gale dengan aura menyeramkan nya.


Demi Tuhan dia tidak kuat untuk semua itu.

__ADS_1


" Dad, Aku hanya tidak ingin membuat mu khawatir. Jika nanti aku pergi kau harus--"


" Harus apa ?" Potong Gale dengan cepat.


" Kau tau dimana tempat hati ini Viona ! Kau kau satu satu nya ! Bagaimana aku bisa hidup tanpa mu ? Kenapa membohongi ku ?" Air mata itu akhir nya jatuh juga.


Sekuat apa pun Gale menahan nya, namun dia tetap tidak sanggup.


Sementara di Luar sana Brian pergi sari rumah sakit, Saat ini dia ingin ke Markas. Black House karena dia sudah memberi kabar pada Jaka dan Dimas untuk menemui nya disana.


Brian langsung menuju Ruang rapat berbentuk Aula besar disana. Semua anggota yang tinggal disana sudah berkumpul.


" Aku ingin kalian pergi ke pasar gelap dan cari Ginjal sehat untuk Mama ku ! Berapa pun harga nya, Pastikan itu cocok untuk mama ku, "


" Tapi bagaimana Bos ? Kecocokan DNA nya ?" Tanya salah satu dari mereka memberanikan diri.


" Kecocokan nya 60 % Lebih banyak lebih baik ! Lakukan itu. Aku ingin Ginjal itu sehat dan bersih untuk Mama ku. " Ucap Brian dengan tegas.


" Anda ingin Ginjal nya saja atau orang nya juga Bos ?" Brian menatap orang itu.


" Jika ada orang yang bersedia, Dan dia sehat keseluruhan nya, Bawa ke hadapan ku secepat nya. Pergi ke pasar gelap setiap Negara. Biasa nya di Amerika lebih banyak ! " Jelas Brian lagi.


Mereka semua mengangguk paham.


Dan Brian ? Dia kembali teringat dengan semua kasih sayang mama sambung nya itu.


Bagaimana cara Viona menyayangi nya, Bahkan kasih sayang Calista pun tidak ada tandingan nya dengan kasih sayang seorang Viona.


" Sabar Bos, Ini semua cobaan, Kita tau ini berat tapi kita juga tau, Bos BerUang bukan laki laki lemah. Dia pasti kuat ngadepin semua ini. " Ucap Jaka sok bijak kali ini.


" Papa bukan orang lemah aku tau itu, Tapi Jika sumber kekuatan nya selemah itu apa hati nya juga tidak akan lemah ?" Mereka terdiam disana.


Sementara dirumah Keluarga Grey, Lila pulang di sambut pelototan dari keluarga nya.


" Mama Viona masuk rumah sakit. Sedang Kritis."


" Hah ?" Jawaban yang di dapat Lila dari semua keluarga nya..


Tapi tidak dengan Daniel.


Dia hanya merespon dengan wajah kaget nya.


" Lalu bagaimana ?" Tanya Mommy Sunset disaana.


Lila mulai menceritakan semua nya sampai mereka paham dan mengerti seperti apa keadaan nya di rumah sakit.


" Benar kata Suami mu sayang, Rumah sakit tidak bagus untuk kesehatan kamu. Maka untuk sementara tinggal saja dulu disini ya. Mommy rindu kamu. "..


" Ada kabar bagus. Ello akan bertunangan . " Lila kaget disana.


" El ? " Tanya Lila heran.

__ADS_1


Ello hanya bisa mengangguk saja. Mau tidak mau dia harus mau bukan ?


...❤️❤️❤️ ...


__ADS_2