
" Berhenti !!!" Teriak Aliya saat melihat Kenz sih duda kaya raya itu mau masuk ke dalam rumah nya.
Kenz berhenti dan melihat Aliya datang menghampiri nya.
" Ada apa ? " Tanya Kenz yang masih bersandar di mobil nya.
" Aku ingin bicara !"
" Apa ?" Tanta Kenz berusaha tenang.
Padahal dia tau, Bisa saja yang di tanyakan Aliya tentang Fernan.
" Ini terlentang Fernan !"
" Apa yang ingin kau ketahui ?" Tanya Kenz balik .
" Siapa kau ? Siapa Fernan ? Siapa Takeshi Nakamura ? Dan siapa Kim Jing Jing ?" Tanya Aliya
" Sebelum aku menjawab kau harus menerima permintaan ku !"
" Apa itu ?"
" Akan aku pikirkan nanti ! tapi kau harus berjanji satu hal akan menuruti permintaan ku !" Aliya menatap nya nyalang.
" Aku tidak akan meminta hal mesum!!"
" Baik ! Katakan !" Ucap Aliya dengan tegas.
Kenz hanya bisa menghela nafas nya berat. dia bahkan berjalan menuju sungai depan rumah mereka.
" Apa yang ingin kau ketahui Al ?" Tanya Kenz membuka suara.
" Kau sudah mendengar ku tadi. " Jawab Aliya ketus.
" Fernan Adik kandung ku ! Satu ayah beda ibu ! Ibu nya Fernan adalah wanita simpanan dari ayah ku ! Takeshi Nakamura. Dan Kim Jing Jing adalah ibu ku. !"
" Wanita yang telah mengusir Fernan dan Mami nya Fernan dari Jepang !" Potong Aliya.
Kenz tidak kaget lagi kerena memang itu kenyataan nya.
" Dimana Fernan sekarang Al ?" Tanya Kenz lagi.
" Fernan sudah meninggal !"
Kenz kaget disana. Tapi lebih kaget lagi saat melihat mata Aliya berkaca kaca.
" Ada hubungan apa kau dan Fernan Al ?" Tanya Kenz mencoba mendekat ke Aliya.
" Bukan urusan mu !" Ketus Aliya menghapus air mata nya dan meninggalkan Kenz menuju rumah nya.
Lagi lagi Kenz hanya bisa menghela nafas nya berat. Aliya susah sekali di dekati !
" Ya, Ayah ?" Tanya Kenz saat sambungan telepon tersambung.
" Kapan ?" Tanya Kenz lagi.
.....
" Baik ! aku akan berangkat !" Jawab Kenz
Kembali ke Indonesia, Lagi lagi Brian harus di hadap kan dengan masalah yang cukup pelik.
Ada masalah penyeludupan di pelabuhan, Proyek mangkrak hasil sabotase, Protes rakyat di Raja Ampat sana karena Informasi tidak akurat dan fitnah.
Brian benar benar pusing. Niat nya ingin menikahi Lila secepat nya menjadi Boomerang sendiri untuk nya.
__ADS_1
" Kak, Kakak kenapa ? Capek ya ? aku periksa dulu ya ?" Lila mengeluarkan Stetoskop nya yang memang selalu di bawa nya kemana pun dan selalu ada di dalam tas mau lun mobil nya .
" Kakak hanya lelah Baby, Banyak masalah di kantor dan..."
" Dan apa kak ?" Lila penasaran kenapa Brian tidak melanjut kan kata kata nya tadi ???
" Dan masalah lahan !" Jawab Brian.
" Loh ? Bukan nya kakak bilang udah selesai ?" Tanya Lila penasaran.
" Axel, Dia menyabotase warga !" Keluh Brian .
" Biar aku yang ngomong ke dia nanti ! apa maksud nya coba ? Ngeselin banget. malah kemaren datang kerumah sakit buat cari aku. Untung kan aku udah ngajuin cuti !"
" Apa maksud nya itu Lila ? kenapa dia seperti tidak bisa menerima semua nya ?" Tanya Brian.
" Gak tau ih kak. Aku kesel liat muka nya !"
" Kak, Aku boleh gak ngundang Uncle Kenz ?"
" Kenz ? Kenz siapa ?" Tanya Brian.
" Kenz Nakamura ! Anak nya temen Opa !"
" Terserah kamu Baby, Sudah. Kita harus pulang. " Brian mengajak Lila pulang karena memang saat ini mereka sedang di kantor.
" Oh iya kak, Kayak nya kita harus Cari rumah ya, Aku gak mau tinggal sama Keluarga aku, Aku pingin nya kita tinggal berdua aja. Biar kita mandiri. "
" Kamu mau rumah yang gimana ? besok kita cari ya."
" Aku sih suka nya konsep rumah kaca kak, Tapi gak banget deh kalau disini, Gimana kau Dengan taman yang indah, Untuk anak anak kita main nanti nya. !"
" Iya, Aku ikut kamu saja. !"
" Yee, Makasih ya kak, Aku sayang banget sama kakak. Ajarin aku biar jadi istri yang baik nanti ya...Aku gak mau ngusahin kakak. "
" Nanti aja deh, Belajar nya kalau udah jadi istri, Biar belajar masak sambil di peluk dari belakang kayak di drama drama gitu. " Sudah mulai mengkhayal banyak hal.
" Eh iya kak, " Lila mencondongkan tubuh nya kan tubuh nya saat mereka sudah di dalam mobil.
" Kalau udah nikah masih boleh kerja kan ?" Brian hanya menatap nya datar masih menimbang nya.
" Kamu masih mau bekerja ?" Tanya Brian balik.
" Iya kak, Boleh ya ???" Tanya Lila lagi sambil memohon.
" Boleh, Tapi setelah kamu hamil, Aku tidak akan membiarkan kamu bekerja lagi. " Lila menatap melas ke arah nya
" Jangan mendebat Lila !!"
" Iya deh..." Lila tertunduk lesu disana.
" Mau makan apa ?" Tanya Brian
" Steak aja deh, Biar diet karbo. !"
" Tapi yang kamu makan itu lemak semua ! "
" Tapi kan gak makan nasi kak. " Rengek Lila.
" Iya , Sudah, Kamu kayak bocah. Usia kamu sudah 21 tahun Baby. " Brian tersenyum dan mengelus kepala Lila dengan sayang.
" Kakak juga manggil aku Baby, Baby kan bayi kak. " Brian hanya tersenyum-senyum aja menanggapi tingkah manja nya Lila.
Menggemaskan. sekali menurut nya
" Oh iya kak, Nanti jadikan Honey moon nya ? Ke Jepang ya ?"
__ADS_1
" Jepang ?" Tanya Brian.
" Iya, Jepang. Uncle Kenz dan Opa Takeshi sudah mempersiapkan nya. !"
" Oke, Nanti kita atur jadwal ya. "
" I Love You..."
" I Love You To..." Jawab Brian tersenyum melihat Lila.
" Kak, Kakak Cinta sama aku ?"
" Pertanyaan macam apa itu ? "
" Ya gak sih, Pengen tau aja . " Jawab Lila merasa bersalah.
" Selama ini kamu ngerasa nya gimana ? Kamu tau itu. !"
Citttt....
Brian mengerem mendadak saat ada dua mobil menghadang nya.
Tak lama keluar 8 orang Pria berbadan Kekar.
" Hubungi Dimas dan Jaka Lila, Katakan pada mereka untuk menjemput kamu di Jalan XX depan. "
" Kak, Maksud nya gimana ???" Tanya Lila panik.
" Baby, Jangan banyak bertanya. Saat aku keluar hubungi Jaka dan Dimas, Untuk menjemput mu di jalan X depan. Apapun yang terjadi Jangan pernah berhenti membawa mobil. Lajukan terus mobil kamu, Jangan panik oke. "
" Tapi Kak, Aku gak ngerti !"
" Sayang, Baby, Ku mohon mengerti lah. Nanti aku akan menjelaskan semua nya saat kamu sudah selamat. "
" Kak, --"
" Lila Please. "
" Woii !!! Keluar !!! " Teriak Mereka di luar.
" Kak, Apa maksud nya semua ini ?" Lila semakin panik saat melihat Brian mengambil pistol kecil dan satu lagi agak besar. Lalu di ambil nya lagi belati kecil dari sana.
" Lila. Jalan kan mobil nya saat aku keluar !"
" Kak, --"
" Aku mencintai mu..."
Cup...
Brian mengecup bibir Lila sekilas dan keluar.
" Pergi lah !" Brian langsung keluar dan Lila langsung pindah posisi untuk segera melajukan mobil nya.
" Ternyata cuma pria berkulit putih. Pria lemah !" Brian hanya tersenyum saat mendapat kan cibiran dari Pria pria menjijikan itu.
" Gaya banget !!! "
Brugh...
Lila dengan berani menabrak dua orang disana hingga menyingkir dan dia melajukan mobil Brian menuju jalan yang sudah di hubungi nya Jaka dan Dimas di jalan XX depan sana.
" Aku paling tidak suka Pria banyak bicara ! Pria itu sedikit bicara banyak bekerja. Bukan Banyak Bicara tidak bekerja !" Cibir Brian dan mereka mulai menyerang Brian disana.
...❤️❤️❤️...
Kuy, Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️
__ADS_1