Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Bertahan


__ADS_3

Semakin hari hubungan suami istri itu semakin dingin saja.


Baik Lila mau pun Brian, Mereka sama sama diam dan tidak mengerti apa yang sekarang tengah mereka hadapi.


Seperti sat ini, Lila tidak lagi manja pada Brian dan Brian pun membiarkan itu juga.


" Sarapan, Bri..." Ucap Mommy mertua nya menawarkan pada sang menantu.


Brian berhenti, Dan melihat ke arah para peserta meja makan.


" Maaf, Mom, Dad, Semua nya. Bri buru buru. Hari ini Bri akan berangkat ke Boston untuk melihat Daddy. " Semua orang kaget.


Termasuk Lila, Kenapa suami nya tidak bicara pada nya ?


" Kok, Kakak gak bilang sama aku kalau mau ke Boston ?" Tanya Lila sedikit tidak terima.


" Aku kira kamu sudah tau karena kemarin aku sudah memberitahu kamu keberangkatan ku. "


" Mana ada aku gak denger kok ?" Brian hanya bisa menghela nafas nya berat.


Jika dia terus menyahuti Lila, Pasti akan berbuntut panjang.


Maka dari itu dia memilih mengalah saja dari pada ribut pikir nya.


" Iya aku yang salah, Maaf . "


" Semua nya Brian pamit. " Tanpa menunggu lagi Brian memilih keluar dari rumah itu.


Tapi Lila tidak mengejar nya, Bahkan ingin menjelaskan sesuatu pun tidak.


Setelah kepergian Brian, Semua keluarga kini menatap Lila.


" Apa maksud nya semua ini Lila ? jelas kan pada Mommy. " Ucap Senja dengan tegas.


Lila hanya melihat Mommy nya, dan keluarga lain nya .


" Memang nya Lila kenapa ?"


" Kamu sadar gak ? Sikap kamu ke Brian itu sudah kelewatan . "


" Apa yang kelewatan ? Lila biasa aja kok. Kak Brian juga biasa aja. "


" Lila !!!" Bentak Senja.


Untuk pertama kali nya Senja membentak Lila di depan semua orang.


Di depan seluruh keluarga Besar Grey.


Jerry, Sebagai Daddy nya pun tidak berani mencegah nya untuk itu.


" Mom, Kenapa Mommy marah ?"Jawab Lila tak kalah kesal nya.


Brak !

__ADS_1


Sikap Bar Bar Senja pun akhir nya kembali keluar setelah sekian lama nya.


Jika dulu di awal awal pernikahan rahasia nya bersama Jerry, Dia sering cekcok dan berseteru dengan Jerry hanya karena hal sepele yang membuat mereka terus bertengkar.


Dan kali ini, Senja kembali pada masa itu, Masa Dimana dia bisa menjadi diri nya sendiri tanpa harus takut pada siapa pun .


" Kamu sadar gak ? Sudah beberapa hari ini sikap kamu ke Brian itu salah. Salah Lila, Kamu abai sama tugas dan kewajiban kamu sebagai istri, kamu bahkan tidak pernah bertanya tentang keadaan suami kamu. Dia capek atau tidak, Sudah makan atau tidak ? Kamu sadar gak ?"


" Mom, Lila juga sedang hamil, Lila sedang mengandung, Jadi wajar lah Lila kecapean. " Rahang Senja mengeras mendengar jawaban tidak berpaedah dari putri nya.


" Lihat Mas, Lihat !! Lihat anak kesayangan kamu ! Lihat !!"


" Sayang, Sabar..."


" Apaan sih Mom ? Gak jelas banget. "


" Daniella Wilton Grey !!!" Bentak Senja Lagi.


Bahkan kini Opa dan Oma Bule tidak lagi berani bersuara.


Mereka hanya membiarkan wanita sunset itu memberi nasihat dan penjelasan dengan cara nya sendiri.


Karena mereka paham, Bahwa Senja bisa mengatasi ini.


" Bukan hanya kamu wanita hamil di dunia ini Daniella, Aku, Mommy kamu, Mommy mengandung kalian bertiga di dalam perut Mommy, dan tanya kan pada semua orang di rumah ini. Apa yang Mommy lakukan ?"


" Mommy masih bisa mengurus segala keperluan Daddy mu, bahkan Mommy masih bisa mencuci sendiri pakaian dalam kami berdua. Dan lihat apa yang kamu lakukan ?" Tanya Senja.


" Pernah kah kamu merasakan hidup susah ? Tidak Daniella, Tidak sekali pun. "


" Lila, Sudah nak..." Ujar Jerry menasehati putri nya.


" Selingkuh ? Itu tidak bisa di katakan selingkuh jika mereka saja tidak saling memulai hubungan ! Lalu apa kabar Mommy hah ? Istri simpanan yang awal nya di nikahi secara paksa hanya untuk menjadi rahim bayaran ! Lalu Mommy harus bertahan dan bersaing dengan istri pertama Daddy mu, Nyonya Renatta, !" Nafas Senja sudah terengah engah menjelaskan segala rasa sakit hati nya yang selama ini di pendam oleh nya.


" Kamu tidak mengalami itu sedikit pun Lila, Suami mu memilih mu, Dan dia mencintai mu sepenuh nya bukan saat ini ? Lalu Mommy tanya, Apa yang sudah kamu lakukan untuk Brian ?" Lila diam tidak bisa menjawab dan menyangkal ucapan Mommy nya.


" Kau malah sibuk dengan ponsel mu ! Coba tanyakan pada Daddy mu, Pernah kah aku bermain ponsel saat dia dirumah ?? Coba tanyakan pada nya, Apa aku pernah abai pada nya ? bahkan saat kami bertengkar pun aku tetap menyiapkan makanan nya, Sarapan nya dan memastikan dia makan pada jam nya. "


" Lalu apa yang kamu lakukan pada suami mu ? Bahkan suami mu pergi dengan perut kosong dan itu pantangan bagi seorang istri ! Kau telah berdosa karena mengabaikan suami mu Lila ! "


" Dan jika kakek dan nenek mu tau ini, Mommy yakin kau akan kena ceramah nya selama satu harian penuh."


" Tapi kan bukan salah Lila jika kak Brian gak mau sarapan, Mungkin buru buru. " Habis lah kau Lila.


Mommy Sunset mu terus kau pancing dan kau jawab.


" Kau memang bebal ! Dan berdoa saja semoga kau tidak di ceraikan oleh suami mu karena karma kesalahan orang tua mu di masa lalu !"


Deg !..


" Sayang..." Jerry merasa bersalah disini.


Sedikit banyak nya, Jerry lah penyumbang karma terbesar di dalam rumah tangga Lila jika memang karma itu ada.

__ADS_1


Dan Jerry merasa bersalah atas semua ini.


" Mom, Apa maksud Mommy ?"


" Sudah jelas bukan ? Brian kaya, Tampan, Masih muda, Mommy rasa bukan hal yang sulit untuk nya mencari wanita lain nya. Bahkan Daddy mu dulu saja bisa mendapatkan Mommy, Lalu apa kabar Brian ?" Sindir Senja lagi.


Dia berakhir disini, Pergi dari meja makan panas itu.


Sementara Lila, dia masih memikirkan semua perkataan Mommy nya.


Ada rasa sesal yang mengganjal di hati nya saat ini, Memikirkan semua yang di katakan Mommy nya.


Apa benar Brian akan menceraikan nya ?


Dan mencari wanita lain sementara dia sedang mengandung ?


Jika di pikrikan lagi, Memang benar Lila belum pernah melakukan apapun bukan ? Hanya memasak itu pun sesekali waktu beberapa saat mereka tinggal dirumah mereka sendiri.


Itu pun banyak di bantu Emak nya Jaka dan kawan kawan.


Ting...


Bunyi pesan masuk.


Lila, Hari ini kakak akan kembali ke Jakarta, tunggu kakak ya. Kakak sayang kamu Daniella ❤️


Lila merasa bingung saat ini. Dan tak lama juga masuk pesan kembali di ponsel nya.


Ting...


Aku pergi, Jaga kesehatan kamu dan Baby B, Aku mencintai mu ❤️


Ya Tuhan, Lila harus apa saat ini ? Jika bingung sekali.


Brian suami nya, Ayah dari bayi nya, Tapi kenapa setiap kali mendapatkan perhatian dari Justin yang tidak pernah di dapatkan nya dari Brian yang dingin membuat detak jantung Lila berdegup semakin kencang.


" Maaf kan Mommy Nak,. " Lila mengelus perut buncit nya dimana di dalam nya ada anak nya bersama Brian.


Baby B mereka, Buah cinta mereka berdua.


" Lo yakin kita berangkat sekarang ? Kalau kita berangkat, Lo akan semakin sakit hati. " Ucap Dimas yang kini menemani Brian untuk menijau keadaan di Boston.


Brian tersenyum miris saat melihat pesan yang di terima Lila, kini juga di terima oleh nya, Sakit ?


Memang sakit, Rasa nya. Apakah ini juga yang di lakukan nya dulu menyakiti Lila ?


Apa yang harus di lakukan nya saat ini ?


" Nama nya Cristian Justin Guero. Adik tiri dari Cristian Alexander Guero. " Brian hanya melihat nya sekilas saja.


" Gue tau. " Balas Brian menjawab ucapan Dimas.


" Ayo berangkat. " Brian memakai kacamata hitam nya dan memilih berjalan memasuki pesawat mereka yang akan terbang ke Boston pagi ini juga.

__ADS_1



Dan Dimas hanya bisa menurut saja dengan perintah sang Bos bukan ???


__ADS_2