Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2

Terjebak Cinta Pria Beristri Season 2
Semakin Memanas


__ADS_3

Brian mengepalkan tangan nya saat melihat Axel dengan berani nya mencium Lila nya.


Bahkan dia saja hanya berani mencium kening Lila, Sementara Axel dengan seenak nya melakukan itu pada Lila ?


" Kau menantang ku Axel !" Brian mengambil ponsel nya dan langsung menghubungi Angga.


" Jalan kan Proyek itu tanpa bantuan sokongan dana dari siapa pun ! Aku pastikan Resort itu selesai tanpa beban ! Jika memang harus, Aku akan Meminta Papa untuk menjamin nya. Lakukan secepat nya !" Titah Brian langsung mematikan Ponsel nya .


Prak...


Dia melempar kan Ponsel mahal Puluhan juta itu di meja kerja nya begitu saja. Rasa kesal nya semakin bertambah saat ini.


Apa maksud dari Axel ? Kenapa ? Apa masalah nya ?


Mau tidak mau Brian harus kembali memikirkan pusat pikiran nya agar bisa mengerjakan pekerjaan nya yabg memang sudah dan selalu menumpuk !.


Jam Pun Berlalu, Angga,Jaka dan Dimas masuk ke ruang kerja nya.


" Besok bahan mulai masuk. Dan Dua hari ke depan Proyek jalan nya akan di mulai. Aku sudah mengosongkan jadwal nya. Kita akan berangkat Ke Sana dua hari lagi. "


" Ya, Siap kan semua nya Angga. Kalian bisa keluar. Oh, Ya Dim. Untuk sementara Pelabuhan ku serahkan pada mu. Black House kau yang mengurus nya Ka. Selama aku dan Angga pergi ke Sana. "


" Baik. Kami mengerti ! " Jawab ketiga nya.


Brian memijat pangkal hidung nya merasa pusing dengan permasalahan ini.


Pelabuhan, Black House, Proyek dan Entah Mengapa Rasa kesal nya terhadap Axel semakin bertambah saat dia kembali mengingat Aliya.


Entah lah, Saat seperti ini dia mengingat Aliya. Sedang apakah wanita itu ?


Wanita Jutek dengan segala kelebihan nya. Brian menyungging kan senyuman nya saat mengingat Pertemuan demi pertemuan mereka.


Dari makan di pinggir jalan, Aliya yang memang menjalani hidup sehat seperti diri nya. Ya walau sesekali masih memakan makanan berminyak .


Tapi Aliya tidak memakan yang nama nya Junkfood.


Aliya lebih suka memakan buah jika dia kesal. Setidak nya itu yang dia ketahui dari Alina sih wanita Arrogant.


Ting...


Brian mengambil ponsel nya di meja dan melihat Apa disana. Dan ternyata Aliya mengunggah Foto diri nya.



@aliya_arrasha15 : Miss Moment 🐻


Beruang ? Entah mengapa Melihat Beruang Brian mengingat Ulah nya yang menyebut Brian Anak Beruang.


Brian memberi Like untuk Ponstingan Aliya.


Sementara disana, Aliya melihat Sebuah akun yang selalu memberi nya like dan meminta untuk di Follback.


Aliya melihat Akun Pria tersebut dan entah mengapa dia mengingat Brian .


" @b.dominuque_ " Gumam Aliya.


Lama dia berpikir dan..


" Brian ?" Lirih Aliya mengingat nama itu dan entah mengapa hati nya kembali sakit.


Salah kah dia menyukai Brian ? Dimana salah nya ? Dia memilih pergi agar tidak menganggu hubungan antara mereka bukan ?


Tapi kenapa Dia terus di sudut kan oleh banyak orang ?


Dia tidak pernah meminta Brian membalas perasaan nya. Bahkan dia juga tidak mengatakan apapun tentang apa yang di rasakan nya.


Lebih baik dia pergi sebelum rasa itu semakin besar.

__ADS_1


Aliya kembali menangis dan entah sengaja atau tidak, Jari nya menekan bacaan terima dari Akun milik Brian.


Ting...


Brian yang mendapat kan balasan dari Aliya langsung memberi nya pesan.


A**liya...


*Al, Aliya


Aliya Arrasha Wook


Al, Maaf*


*Kenapa tidak membalas nya Al ? Sorry


Aliya...


Aliya*...


" Dia benar benar marah..." Gumam Brian


Sementara Aliya kembali menangis melihat dan menerima pesan dari Brian...


" Aku tidak bisa membalas nya. Aku tidak ingin menjadi wanita jahat yang menyukai Pria wanita lain. Tidak ! aku tidak ingin melakukan ini. " Lirih Aliya lagi.


" Aliya...Sayang..." Sang Mami datang menghampiri.


" Ya, Mi ?"


" Are U Okey ?" Aliya menatap sang Mami...


Hati nya tidak baik baik saja saat ini. Tali dia harus kuat bukan ?


" Cerita dengan Mami..." Lily membelai rambut pirang milik putri nya itu dengan sayang.


" Mi, Aliya bukan orang jahat. Aliya tidak ingin merusakkan kebahagiaan orang lain. Kenapa Aliya harus merasakan sakit nya ? " Tangis Aliya.


" Aliya, Sayang...Tuhan tidak pernah salah dalam menentukan apa yang terbaik untuk umat nya. Jika saat ini kamu menangis. Mungkin Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang indah untuk kamu sayang. Percaya itu. " Aliya melepaskan pelukan nya dan menatap sang Mami.


" Maaf kan Aliya Mi. Aliya selalu membuat kalian khawatir. Terutama Alina. Aliya akan menghubungi nya nanti. "


" Oke. Sekarang jangan menangis lagi ya. Mami dan Papi serta semua nya sangat menyayangi kamu nak. "


" Love You Mi..."


Love You Too Baby..." Balas Lily.


Kembali ke Brian...Hati nya semakin risau kala Dia mengetahui bahwa Aliya tidak membalas pesan nya.


Dia hanya melihat nya tanpa ingin membalas pesan dari Brian.


Semakin risau saja hati Brian...Entah lah.


Brian merasa sangat bersalah disini. Apakah dia keterlaluan ?


Brian benar benar tidak mengerti tentang perasaan lawan jenis nya selain sang Mama dan adik perempuan nya.


" Huh !" Brian mengusap wajah nya dengan kasar.


mengumpat diri nya sendiri yang tidak bisa memastikan perasan nya berlabuh ke siapa ? Lila atau Aliya ?


" Lila ?" Gumam Brian saat melihat Nama Lila yang tertera di ponsel nya.


" Ya Baby ?" Tanya Brian.


" Aku jemput ya. Aku udah selesai Praktek. "

__ADS_1


" Tidak usah Baby, Bawa saja mobil nya. Aku masih banyak pekerjaan. Nanti pulang dengan Angga saja. "


" Ini udah malam loh kak, Kenapa masih kerja aja ? bahkan aku udah Praktek selama 4 jam ." Keluh Lila lagi.


Brian hanya tersenyum saja.


" Iya. Hanya memastikan semua nya berjalan dengan lancar . Dua hari lagi aku harus ke Raja Ampat. "


" Ikuttt...." Rengek Lila Manja.


" No Baby...Aku kerja. Bukan liburan. Next time kita liburan. "


" Tapi aku mau ikut. Mau liburan bareng kakak. " Brian tersenyum mendengar rengekan manja keluar dari bibir mungil milik Lila.


Namun seketika wajah nya berubah saat mengingat Bibir Lila di cium paksa oleh Axel tadi siang.


Amarah nya langsung naik ! Tapi dia enggan melampiaskan nya pada Lila.


" Kak..." Panggil Lila saat tidak mendengar lagi suara Brian.


" Ya. " Lila kaget. Kenapa Rasa nya Brian langsung berubah ?


" Kak, Kakak kenapa ?" Tanya Lila penasaran.


" Tidak ! tidak apa apa !"


" Tapi kok kakak berubah ?" Tanya Lila lagi.


" Apa tidak ingin ada yang kamu bicarakan ? Misal nya mengatakan sesuatu ?" Tanya Brian lagi.


Lila menelan kasar ludah nya. Apa Brian mengetahui kejadian tadi ?


Tapi sebisa mungkin dia meyakin kan diri nya Brian tidak mungkin mengetahui nya.


" Tidak ada kak. Aku tidak ingin mengatakan apa apa. "


" Benar kah ? Tidak ada yang kamu sembunyikan ?"


" Ti-tidak..."


" Oh. Baik lah. Kalau begitu aku kerja lagi. Selamat malam. "


Tut !


Tanpa menunggu jawaban dari Lila Brian sudah mematikan sambungan telepon nya.


Lila kaget. Kenapa Brian mematikan ponsel nya ? Apa Brian marah ? Apa Brian tau kejadian tadi ? ..


Lila lupa dia berada dimana ! Pasti Brian mengetahui nya. Dan kenapa dia sampai berbohong tadi ?


Kenapa tidak jujur saja dan minta maaf Lila ?


Kenapa ? Lila merutuki kebodohan nya telah berbohong pada Brian .


" Maafin aku kak..." Lirih Lila.


Brian menghela nafas nya dengan kasar. kenapa Lila mesti berbohong ? Kenapa tidak jujur ? Jika Lila jujur Brian tidak akan marah.


Brian paling tidak suka jika seseorang berbohong pada nya.


Pasti siapaun sama ! Tidak ingin di bohongi bukan ?


" Aku kecewa Lila..." Lirih Brian meletakan begitu saja ponsel nya di meja kerja nya.


...🍃🍃🍃...


Jangan Lupa Baca Tuan Alex dan Tarisa ya

__ADS_1



Follow juga ige aku @amelia_falisha1511 🍓🍊🍈🍇


__ADS_2