
Brian sudah mengira ini semua. Lila pasti akan melakukan ini.
Dan Anita ? Brian juga merasa risih dengan tatapan wanita itu.
" Lila, Sayang. Kamu istri aku satu satu nya. Tidak akan ada istri kedua dan ketiga seperti kata kamu. Kamu istri ku. " Brian meyakinkan itu pada Lila.
Lila menatap Anita di depan nya, dia menatap dengan angkuh wanita itu.
" Sayang, Aku masuk duluan ya. " Brian masuk kerumah bujang, dan menemui teman teman nya untuk membicarakan perihal tadi malam.
Lila masih menatap Anita,.
" Ck, Wanita secantik kak Aliya aja aku gak mau ngalah, Apalagi modelan kayak gini ? Iyuhhh...." Lila mengibaskan rambut blonde nya di depan wanita yang bernama Anita itu.
" Satu lagi, Suami ku suka nya bule asli. Bukan kayak--" Lila menatap Anita dari atas sampai bawah dengan tatapan menilai nya.
" Byee..." Lila melambaikan tangan nya pada Anita dan mengusap perut buncit nya.
Ikut masuk bersama suami nya meninggalkan Anita di depan.
" Sombong sekali dia ! Dia kira dia siapa ?" Gumam nya lemah.
Anita menatap kesal ke arah Lila yang terlihat sangat sombong dan angkuh.
Bagaimana bisa Brian menikah dengan wanita seperti itu ? Pikir nya.
Dia tidak tau saja bagaimana respon dan pesona nya Lila.
Gak tanding lah ya...turunan Opa Bule gitu loh.
" Hey Nyonya Mantan dokter..." Sapa Jaka ramah.
Lila hanya mendengus kesal jika di ingatkan dengan profesi nya yang harus berhenti karena kehamilan nya.
Brian menatap tajam ke arah Jaka, Dia tidak ingin membuat mood Lila hancur dengan tingkah Jaka dan Dimas.
" Sudah sayang...Kamu gak kerja juga uang aku banyak kok. Kamu gak perlu kerja ya, Uang aku banyak, Kalau mau jadi dokter, Jadi aja dokter pribadi kami sendiri ya. Aku dan anak kita. " Semua orang disana menatap Brian.
Bagaimana bisa ? Brian bersikap manja dan mengalah begitu ?
Apakah nama wanita itu sudah benar benar hilang ? Begitu lah pemikiran mereka.
" Aku gak mau ada kak Jaka disini, muka nya menyebalkan !" Adu Lila pada suami nya.
Dia memeluk Brian dan Brian membalas nya.
Di ciumi nya puncak kepala Lila dengan penuh kasih sayang.
Di elus nya punggung Lila.
" Sayang mau makan apa ? Biar Jaka yang cari..." Bola mata Jaka seakan melompat dari tempat nya mendengar ucapan Brian.
Apa apaan ini ?
" Gak mau ah...nanti anak nya mirip kak Jaka nyebelin nya. "
" Heh, Nyonya Bule--"
" Jaka !!!" Bentak Brian...
Dia tidak suka istri nya di perlakukan seperti itu oleh Jaka dan siapa pun.
Terlebih dia sedang mengandung.
Dalam pelukan Brian Lila hanya bisa menjulurkan lidah nya untuk mengejek Jaka.
" Wleeeekkk...." Jaka semakin kesal saja menatap Lila.
__ADS_1
" Jaga mata mu !" Ucap Brian lagi saat melihat Jaka menatap kesal pada istri tercinta nya.
Dimas hanya menggelengkan kepala nya saja. Jaka di kerjain oleh istri sah bos mereka ? Yang notaben nya anak bau kencur ?
22 tahun mengejek mereka ? eh lebih tepat nya mengejek Jaka.
" Lo kalah sama istri sih Bos Ka, Dia itu akal nya banyak ! Gue salut sih sama dia, Kuat banget mental nya. Lo tau gak ? Anita di apain sama doi ? " Bisik Dimas.
" Apaan ?" Begitu lah sorot mata Jaka saat bertanya pada Dimas.
Lalu Dimas menceritakan apa yang di katakan Lila pada Anita tadi di teras depan sebelum masuk kesini.
" Wuah...parah sih noh bule, Keren banget ! Salut gue. "
" Hempas khan...." Ucap Dimas melucu.
" Syahroni ya Chiiinnn...."
" Ember...." Sahut Dimas dan mereka tertawa.
Lalu kedua nya diam kembali saat melihat sorot mata tajam Brian yang menatap mereka.
Setelah melakukan rapat sedikit, Mereka memutuskan untuk jalan jalan ke Mall, Lebih tepat nya Lila dan Brian saja.
" Mau apa sayang ?" Tanya Brian saat melihat Lila terus saja menatap deretan butik butik ternama itu.
Belum ada yang menarik perhatian nya. Namun, Saat di salah satu butik Chanel, Lila melihat sebuah gaun indah seperti nya cocok untuk di gunakan nya saat hamil.
" Liat itu ya kak, Yuk..." Brian tersenyum senang melihat keceriaan istri nya.
" Yuk, Kamu belanja ya..."
" Oke...Mana kartu nya ?" Tanya Lila manja mengarahkan kedua tangan nya.
" Belanja yang banyak ya..."
Cup...
" Wow !"
Cup...
Lila mencium dompet Brian layak nya sugar Baby yang kini mendapatkan Jackpot !
" Jangan genit sayang..."
" Genit dama suami sendiri juga. Biar gak ada pelakor ! Hempaskan manjahhh...."
" Sudah, Ayo..." Brian menemani Lila belanja ini dan itu sampai dia mendapatkan telfon dari Lea dan Brian sedikit menggeser dari Lila.
Saat Lila sibuk berbelanja, Dia seperti mengenal seseorang disana.
" Hye...Daniella Wilton Grey..."..
Deg!.
Benar, Ini benar benar laki laki yang menjadi cinta kedua nya setelah Fernan Austin Nakamura.
Jantung nya berdebar kala melihat senyuman manis penuh cinta itu.
" Kak, Justin..." Gumam Lila melihat Pria tampan di hadapan nya.
" Yes ! Im Cristian Justin Guero. " Tiba tiba Lila merasa canggung disini.
Jantung nya ? Kenapa berdetak semakin kencang saat ini ? Apa ini hanya rasa terkejut nya saja ? Atau ??
Justin adalah kakak kelas nya sewaktu di Jerman, Kampus mereka. Selain Justin lulusan Grafis, Justin juga adalah seorang dokter Spesialist Syaraf.
__ADS_1
" Lama tidak bertemu Daniella, How Are You ?" Tanya Justin lagi.
" Hah ? Apa ???" Tanya Lila bengong.
Sumpah demi apa pun ! Pesona Justin sangat mematikan !
Itu Fix no debat mah !
" Aku tanya, Apa kabar ? How are you ?" Tanya Justin dengan senyuman nya.
" Oh, Iya...Sorry gak kedengeran soal nya. "
" Hm, Aku baik baik aja sih kak ! Kakak sendiri gimana ?" Tanya Lila tersipu malu.
Deg !
Jantung Lila semakin berdetak kencang seakan mau melompat dari tempat nya saat tangan besar Justin membelai pucuk kepala nya dan mengusap rambut nya.
" Kamu gak berubah nya, Mudah banget Blushing..."
" Ii...ihhh...Kakak...malu ih..." Lila memalingkan wajah nya saat Justin terus menatap nya.
" Kakak ngapain disini ? Bukan nya kakak di London ?" Tanya Lila memastikan lagi.
" Heum ! Aku sedang ingin membuka bisnis baru disini. Aku dengar ada perusahaan besar yang sedang membuat Hotel terapung di ujung Indonesia, GJT Compeny. " Lila tersadar...
" Itu perusahaan--"
" Eh, Tunggu sebentar ya...Aku angkat telpon dulu. " Lila mengangguk.
Tak lama Justin kembali ke tempat Lila berada.
" Daniella, Sorry, Aku harus pergi. Ada meeting dadakan yang harus di adakan. "
" its Oke kak. gak papa kok. "
" Aku berangkat ya..."
" Heum..." Lila mengangguk.
Cup...
" Eh ?" Lila kaget saat Justin mencium pipi nya.
Wajah Lila langsung merah merona karena perlakuan Justin.
" Sampai jumpa lagi Daniella..." Lila diam mematung.
Apa Justin tidak melihat perut buncit nya ? Lalu Lila melihat kebawah dan ternyata dia sedang mencoba gaun tadi dan agak besar dan menutupi perut buncit nya.
Entah lah, Kenapa Justin tidak melihat nya ?
Tapi perasaan apa ini ? Kenapa hati nya ???
" Sayang...sudah ?" Lila kaget saat Brian memeluk nya.
" Eh kakak, Udah ini kok. " Brian menatap wajah istri nya yang terlihat memerah.
" Kamu kenapa sayang ? Kok wajah kamu merah ?" Tanya Brian panik...
" Ini...."
" Kamu kepanasan ya ? Memang di luar lagi panas banget, Kita pulang aja ya ? Kamu istirahat. Kakak harus ke kantor dan rumah sakit ! Lea bilang ada keluarga Pasien yang menuntut rumah sakit. "
" Loh ? Kenapa ?" Brian menggeleng.
" Belum tau sayang...Yuk bayar terus pulang. "
__ADS_1
" Iya kak..."
...❤️❤️❤️ ...