
Aliya sudah menginjakan kaki nya di Negara sakura, Matahari Terbit dan Negara nya para Geisha.
" Nona, Mari. Kami akan mengantar anda ke Desa. " Ternyata Anak buah Papi nya sudah menunggu di Bandara saat dia turun dari Pesawat nya.
Aliya hanya menanggapi nya dengan Senyuman saja. Lalu bergegas masuk ke dalam mobil yang sudah di siapkan disana.
Sepanjang perjalanan dia hanya menatap pohon pohon, Yang begitu indah dan udara nya menyejukan hati dan pikiran.
Bahkan kini dia sudah di sambut oleh suara gemericik air sungai yang dangkal dan terlihat sangat jernih dan bersih.
" Maaf, Nona. Kita sudah sampai. " Supir tadi sudah menyadarkan lamunan Aliya tentang kehidupan nya yang selalu tidak beruntung soal cinta.
Berbeda dengan Alina yang memang dia tidak begitu tertarik dengan jalinan kasih.
Bahkan jika dia harus menikah dengan jalur perjodohan dia akan siap jika memang calon suami nya juga siap.
Aneh, Tipe Pria idaman Alina adalah Sejenis Pria bertato pula. Aneh bukan ?
Rumah Aliya langsung berhadapan dengan sungai di depan rumah nya.
Aliya menyukai nya. Terlihat sederhana dan sangat menyenangkan mungkin.
Di hirup nya dalam dalam udara sejuk ini. Bahkan Aliya juga sudah merentangkan kedua tangan nya sambil memejam kan mata nya.
" Maaf, Nona. Di dalam sudah ada pelayan yang menunggu anda dan mengurus semua keperluan anda. Mobil akan tetap disini. Disana. Juga ada tetangga anda. Barang kali anda ingin berkenalan bisa meminta dengan bibi Naomi. " Jelas Supir tadi.
" Baik, Terima kasih. " Jawab Aliya.
" Saya juga tinggal disini. Karena saya suami nya Bibi Naomi. " Ucap nya lagi.
" Oke, salam kenal Pak ?"
" Juki. " Jawab Supir itu.
" Baik. Saya masuk. " Aliya pun masuk ke dalam rumah kecil itu.
Dimana disana sudah tertata dengan rapi perabotan rumah yang clasic dan sederhana.
Bahkan kamar tidur nya jika di banding kan dengan kamar Mandi nya di Mansion saja lebih besar lagi kamar mandi nya.
Tapi ini lebih dari cukup untuk nya.
" Selamat datang Nona..." Sapa Bibi Naomi.
" Terima kasih. " Jawab Aliya ramah.
Disini dia bisa menunjukan sikap manja dan jati diri nya sendiri.
__ADS_1
Dia tidak lagi harus berpura pura bersikap arrogant dan dingin seperti biasa nya.
Disini nanti dia akan mulai menata hidup nya dengan melanjutkan Pendidikan nya. Ya, Aliya akan melanjutkan lagi kuliah nya yang tertunda.
" Ahh...Rasa nya sangat menyenangkan" Aliya merebahkan diri nya di Tempat tidur mungil itu.
Cukup empuk dan nyaman untuk nya. Dia harus mulai membiasakan diri dengan keadaan sekitar.
Di dalam hutan lindung ini hanya ada 5 rumah warga yang tidak terlalu dekat jarak nya. Cukup Privasi.
" Nona, Makanan sudah siap. " Panggil Bibi Naomi.
" Iya Bi, Aliya mandi dulu. " Lalu dia mandi dan bergegas untuk turun ke bawah.
Dan mulai menyantap siang nya yang sudah terlewat kan. Setelah nya dia memilih keluar untuk menikmati sore hari di Pekarangan rumah nya.
" Setidak nya disini lebih baik. " Gumam Aliya.
Dia terus menyusuri ilalang itu sampai dia sudah cukup jauh. Dia merentangkan kedua tangan nya dan membiarkan wajah cantik nya di terpa cahaya mentari.
Cekrek...
Seseorang di sebrang sana mengabadikan moment itu. Sangat luar biasa bidikan nya.
" Siapa wanita cantik itu ? Kenapa sampai disini ? apa dia tetangga baru itu ? Majikan nya Bi Naomi ?" Gumam nya sendiri terus membidik foto Aliya.
Kini aura garang dan arrogant nya sudah kembali keluar saat melihat seorang pria disana dengan kamera di tangan nya.
Aliya yakin bahwa Pria itu mengambil Foto nya. Bukan dia gr, Tapi itu sudah pasti.
" Hey !!!" Bentak Aliya mendatangi Pria itu.
Dengan kasar Aliya mengambil Kamera nya dan menghampus semua foto nya disana.
" Kau bisa di kenakan pasal dengan perbuatan tidak menyenang kan ! Bahkan aku juga bisa menuntut mu sebagai kasus pelecehan dengan media Elektronik !" Ancam Aliya.
Pria di hadapan nya hanya tersenyum saat melihat Aliya marah marah. Terlihat sangat Cantik dan semakin menggemas kan untuk nya.
" Auuuhhh..." Aliya terjatuh dan tangan nya terluka karena duri duri kecil disana.
" Aku bantu. " Pria tadi mengulurkan tangan nya di hadapan Aliya.
" Aku tidak butuh. " Aliya langsung pergi dari sana . Sore hari nya sudah tidak semenyenangkan tadi.
Sejak kehadiran Pria tadi. Aliya yang kesal pun langsung masuk ke dalam rumah nya dan menatap kesal ke arah Pria tadi.
__ADS_1
Sementara di Negara Korea sana. Brian masih menikmati hari nya bersama Lila.
Bahkan saat ini mereka sedang berbelanja karena Lila meminta untuk di temani dan dengan senang hati Brian mengabulkan setiap keinginan Lila.
" Baby, Tidak lelah kah ?" Tanya Brian lembut sambil menghapus keringat Lila di kening nya dengan sapu tangan.
" Tidak. Ini sangat menyenang kan. " Jawa Lila semangat.
" Kak, Kakak cinta kan sama aku ?" Tanya Lila dengan enteng nya.
" Kenapa tanya seperti itu Baby ? Tidak kah kau merasakan nya ?" Jawab Brian.
Lila bungkam. Dia tidak bisa lagi menjawab Brian.
" Lila, Apa kau tidak bisa merasakan nya ?" Lila masih diam.
" Semua perhatian ku selama ini ? Kau tau pasti hanya kau, Mama ku dan Lea lah wanita yang dekat dengan ku. "
" Kak Aliya ??" Tanya Lila dengan lirih.
Brian mengerutkan kening nya dan menatap Lila dengan intens. Apa Lila cemburu dengan Aliya ? Tapi untuk apa pikir nya.
" Apa kamu cemburu ? Aliya hanya rekan kerja ku saja Baby, Mungkin perasaan ku terhadap nya hanya perasaan bersalah saja. " Jawab Brian dengan mantap.
" Ya. Aku percaya. " Jawab Lila.
Dan semoga saja.
Lanjut nya dalam hati. Entah mengapa dia merasa Aliya adalah ancaman bagi hubungan nya dengan Brian.
Lila sudah bertekad, Dia akan berubah menjadi wanita yang lebih elegant lagi dari sebelum nya.
Jika memang Brian memiliki ketertarikan Dengan Aliya, Maka Setidak nya Lila harus bisa berubah.
Bukan sama seperti Aliya. Tapi dia ingin menjadi diri yang di sukai Brian.
Dia sudah bertekad bukan ? Untuk mempertahankan apa yang sudah menjadi milik nya ? Tidak salah kan ?
" Berhenti memikirkan diri mu untuk bisa sama dengan orang lain Lila. Jadilah diri sendiri yang ada pada diri mu. Orang melihat mu bukan karena orang lain, Tapi orang melihat mu karena itu diri mu ! Because off You Lila. Daniella Wilton Grey ! Bukan Wanita yanh kau sebutkan tadi ! "
" Sorry. "
" Oke lupakan ! Ayo pulang. Besok kita kembali ke Indonesia. Pekerjaan ku banyak. Lain kali kita luang kan waktu lagi. Next Destination ?" Tanya Brian.
" Jepang !" Jawab Lila cepat.
" Oke. Akan kita atur waktu nya. " Lila Tersenyum senang disana. Brian menuruti semua keinginan nya. Kecuali Junkfood
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
Siapa yang tau siapa ???