
" Kak, Hiks...Hiks...Kakak...Jangan tinggalin aku..." Lila terus berlari mencari keberadaan suami nya.
Tadi, Bukan kah dia tidur bersama Brian ? Brian di samping nya ? Menemani nya ?
Lalu dimana dia saat ini ?
Lila terus menangis mencari keberadaan suami nya sampai mengabaikan semua orang.
" Baru sadar ? Bahwa takut kehilangan suami ? " Cibir Mommy nya yang masih kesal dengan putri semata wayang nya.
" Mom, Lila mohon, Katakan dimana kak Brian..."
" Suami kamu pergi kata nya--"
" Kak, Kakak...Jangan tinggalin Lila kak..." Lila kembali berlari tanpa memikirkan keadaan diri nya.
Sampai di halaman dia melihat mobil suami nya yang baru kembali.
Baik Brian mau pun Lila, mereka sama sama terkejut, Lebih tepat nya Brian.
Dia panik melihat istri nya berlari seperti itu dengan perut yang membuncit.
" Kakak...Hiks...Hiks...Jangan tinggalin aku. "
Grep !
Lila memeluk Brian dengan erat, dia sangat merindukan suami nya itu.
" Kenapa heum ?" Tanya Brian yang terus mengelus punggung istri nya dengan penuh kasih sayang.
" Jangan tinggalin aku kak...Aku minta maaf, Aku udah salah..."
" Sssttt...Jangan di pikirkan lagi. Sudah ayo masuk. Disini panas sayang..." Brian mengelus pipi mulus Lila dan membawa nya masuk ke dalam rumah.
Hap !
Brian membawa Lila ke dalam gendongan nya, Ala Bridal Style dan masuk ke rumah besar keluarga Grey.
" Baru tau rasa nya hamil manja ke suami gimana ?"
" Yank, Udah dong. Kamu juga dulu nya manja ke aku. Sampek sering merajuk. " Sela Jerry yang tidak ingin menambah kerumitan di dalam ruangan ini.
" Iya, Dan sayang nya saat hamil dulu perjuangan aku berat ! Hamil 3 anak kembar, Di tambah harus menjadi madu yang tangguh menghadapi istri pertama yang sangat luar biasa. "
" Dan sial nya ngidam ku selalu di anggap aneh. "
Glug !
Jerry menelan kasar ludah nya.
Dia kembali di ingatkan oleh Senja tentang bagaimana diri nya dulu.
" Sudah sayang, Tidak akan ada yang meninggalkan kamu oke. Jadi jangan menangis lagi. " Brian mencoba menenangkan istri nya.
Untuk pertama kali nya, Brian mencoba bersikap hangat dan romantis di depan keluarga istri nya.
Dia memangku Lila di sofa ikut bergabung bersama keluarga istri nya.
Mereka larut dalam pembicaraan hangat, Lila terus saja memeluk suami nya karena memang takut Brian akan meninggalkan nya lagi.
Dia sadar, Perasaan nya kemarin adalah pengalihan atas apa yang di rasakan nya.
__ADS_1
Dia belum benar benar bisa menerima semua kesibukan Brian, Dia hanyalah wanita muda yang mencoba dewasa, Menakan semua perasaan nya namun dia sadar dan Gagal, Bahwa dia benar benar tidak siap dengan yang nama nya berumah tangga.
Dia masih belum bisa melakukan segala nya demi Brian, Dan mungkin kesalahan Brian hingga tidak menyadari perasaan nya yang bercabang sedikit banyak nya pasti karena sikap Lila yang kurang dewasa dan tidak bisa mengerti Brian.
Sikap manja dan kekanakan yang di miliki Lila berbanding terbalik dengan wanita yang juga di cintai suami nya.
Dan Lila baru menyadari semua nya saat rasa bersalah terus mendera nya.
Bagaimana Setiap kata kata yang di ucapakan Brian untuk nya, Untuk selalu menjaga harga diri nya.
Agar semua orang akan tetap bisa memandang nya dengan baik !
Biarkan Brian yang menjadi pusat sasaran kebencian semua orang asal jangan Lila nya.
" Sudah sore, Ayo mandi dulu. Gak baik mandi malam. " Ucap Brian lembut pada Lila.
Lila mengangguk, Dia ikut bangkit bersama suami nya setelah pamit dengan keluarga besar nya.
Seluruh keluarga merasa bersyukur, Brian bisa bertahan dan memahami sikap Lila mereka yang memang belum dewasa dan mungkin masih membutuhkan waktu lagi.
Di tambah keadaan nya yang sedang mengandung, Maka sedikit banyak nya pengaruh hormon itu bekerja cepat mempengaruhi sikap nya.
" Mau di bantu ?" Tanya Brian saat mereka sudah sampai di dalam kamar.
" Gak, Aku mandi sendiri deh, Kakak masih sibuk ?" Tanya Lila.
Brian menggeleng, " Kita mandi bersama. " Lila mengangguk.
Kedua nya kini masuk ke dalam kamar mandi dan berendam bersama di dalam bathup.
Brian memangku Lila di dalam bathup, Dia membantu menyabuni tubuh istri nya, Setengah mati dia menahan hasrat nya agar tidak bertindak di dalam bathup ini.
Dia masih membayang kan bagaimana Vidio luknut yang di kirimkan Jaka pads nya tadi.
Sialan sekali mereka itu ?
" Kak..." Lirih Lila saat Brian mengelus perut nya, Bahkan kini bibir nakal Brian bekerja secara naluri kelelakian nya.
Pikiran nya masih tertuju pada setiap adegan yang ada di dalam vidio jahanam berdurasi 12 menit itu
Dan sial nya juga kenapa Brian menonton nya hingga habis ? Sialan memang.
" Sayang...Bisakah--"
Cup...
Lila berbalik dan dia tau apa yang di inginkan suami nya.
Sebisa mungkin Lila menekan perasaan bersalah nya.
Yang mendapatkan serangan dari Lila langsung tersulut api gairah nya.
Dia langsung memangku Lila, Menekan tengkuk Lila dan melummat habis bibir mungil Lila dan menyesap nya.
Lidah Brian mulai handak, Mengobrak abrik pertahanan Lila dan entah belajar dari mana juga, Tangan nya ikut aktiv bergerak.
Di raba nya terus menerus seluruh permukaan kulit mulus Lila hingga jari kekar nya sampai di Martabak mini milik nya.
" Kak,...Ssshhh...." Lila mendesis kala Jari Brian bermain di kacangan nya.
Bibir Brian terus menelusuri leher jenjang istri nya.
__ADS_1
Brian benar benar mempraktekan apa yang di lihat nya tadi.
" Sayang...."
" Kakak...." Lila menggeliat nakal dalam pangkuan Brian.
Rasa nya sangat berbeda, Sentuhan Brian kali ini membuat nya mabuk kepayang.
" Mendesah sayang..." Brian bicara sambil terus mencecap nakal puncak dada milik Lila.
Rasa nya sangat luar biasa sekali kenikmatan ini.
" Kakak...Aaaaa---aaahhhh...." Lila meledak saat jari Brian menusuk nusuk dengan nakal dan mendamba.
" Kita mulai Sayang..." Brian bangkit dan mendorong tubuh Lila, Hingga kini Lila memunggungi Brian di dalam Bathup.
Untuk pertama kali nya, Brian merasa gairah bercinta nya sangat luar biasa membara.
Cup...
" Kak..." Lila kaget saat bokong polos nya di kecup oleh Brian.
Bahkan sangking kaget nya Lila sampai meremang parah karena kelakuan Brian.
" Aku mencintai mu Daniella..."
Jleb...
" Aaahhh...Kakak...." Brian memejamkan mata nya saat Pisang Ambon kualitas super milik nya masuk sempurna di dalam martabak mini milik Lila.
" Eegghhh...." Erang Brian sambil terus memberi usapan dan remasan nakal di bokong istri nya.
" Kakak...Aaahhh...."
" Sayang.. Daniella...." Brian terus memacu diri nya dari belakang memberikan sensasi bercinta yang mulai di ekspresikan nya.
Tangan nya terus bergerak nakal sesuka nya hingga membuat Lila nya melayang.
Brian semakin merapatkan diri nya ke Lila, Dia juga bertopang pada pinggiran Bathup yang di pegang Lila.
Tubuh kedua nya saling merapat dan menempel.
Di sibakan Brian rambut blonde Lila hingga terpampang jelas leher jenjang yang putih bersih itu.
" Kakak...Ssshhh...Aaahhh...." Hentakan Brian, Sesapan di leher nya hingga usapan usapan Nakal yang di berikan Brian sangat membuat Lila mabuk bukan lagi kepayang.
Lila benar benar di puaskan oleh hasrat bercinta Brian kali ini.
Lila terus mendesah nakal sampai Brian benar benar sampai dan meledak.
" Aaahh...Brian Dominique Jade..."
" Yes Daniella...."
" Aaahhhkk....." Erangan penuh kepuasan terdengar sangat merdu di ruangan kamar mandi mewah mereka.
" Aku mencintai mu Daniella..." Lila meneteskan air mata nya merasa bahagia karena ucapan Cinta dari Brian sangat tulus untuk nya.
Dan Lila merasakan nya hingga menembus hati nya yang terdalam.
" Aku juga mencintai mu Brian Dominique Jade..." Jawab Lila penuh haru bercampur nafas nya yang masih berlarian.
__ADS_1
...❤️❤️❤️ ...